Dosen dan Guru Besar ASPIKOM Titip Harapan ke Wali Kota Munafri

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama para dosen dan guru besar ASPIKOM dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia saat kunjungan silaturahmi di Baruga Angin Mamiri, Jumat (1/8/2025).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama para dosen dan guru besar ASPIKOM dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia saat kunjungan silaturahmi di Baruga Angin Mamiri, Jumat (1/8/2025).

MAKASSAR, allnatsar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) di Baruga Angin Mamiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jumat (1/8/2025).

Kunjungan ini dihadiri para guru besar dan dosen Ilmu Komunikasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Munafri atau yang akrab disapa Appi, menekankan bahwa Makassar saat ini jauh berbeda dari persepsi negatif yang selama ini sering muncul di media.

“Banyak orang menilai Makassar sebagai kota demonstrasi, kota gaduh. Padahal tidak begitu. Makassar adalah kota yang aman, damai, dan nyaman dikunjungi,” tegas Appi.

Ia menambahkan, kondisi Kota Makassar yang semakin tertata turut berkontribusi terhadap citra positif di mata wisatawan dan tamu dari luar daerah.

Lanjut dia, Kota ini terus bertumbuh. Pertumbuhan ekonomi Makassar selalu berada di atas rata-rata nasional.

“Ini menjadi bukti bahwa Makassar berkembang dan terbuka bagi siapa saja,” lanjutnya.

Di hadapan para akademisi Ilmu Komunikasi, Appi juga menyinggung karakter khas Kota Makassar yang berada di wilayah pesisir dengan penduduk sekitar 1,4 juta jiwa.

Baca Juga :  Pesan Munafri di Pengukuhan PGRI: Guru Harus Menjadi Teladan

Menurutnya, Makassar tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan budaya, tetapi juga merupakan kota bersejarah dengan kekayaan identitas lokal yang kuat.

“Makassar adalah kota tua dengan peradaban yang maju sejak dulu. Kita punya bahasa sendiri, aksara sendiri, dan budaya yang masih hidup hingga hari ini,” pungkasnya.

Kunjungan ASPIKOM ini sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi, terutama dalam pengembangan narasi komunikasi yang konstruktif untuk kota dan warganya.

Kunjungan ASPIKOM ke Makassar tidak hanya memperkuat jejaring akademik, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun narasi komunikasi yang inklusif dan inspiratif.

Ketua ASPIKOM terpilih periode 2025–2028, Prof. Anang Sujoko, menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan luar biasa dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, serta keramahan masyarakat kota.

“Kami sangat bersyukur bisa menyelesaikan kongres ini dengan baik, dan yang lebih penting lagi, kami merasa diterima dengan hangat oleh warga Makassar, khususnya Pak Wali Kota. Sambutannya luar biasa,” ujar Prof. Anang.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Makassar Dukung Program Pemetaan Karakter Genetik BrainEvo untuk Siswa SD-SMP

Ia menilai, suasana damai dan kondusif selama penyelenggaraan kongres menjadi bukti bahwa Makassar adalah kota yang menginspirasi dalam hal kedamaian dan optimisme.

“Tidak ada reaksi negatif, semua berjalan lancar dan damai. Ini menunjukkan Makassar adalah kota penuh harapan,” tambahnya.

Prof. Anang juga menyampaikan doa dan harapan agar Kota Makassar terus mengalami kemajuan di bawah kepemimpinan yang berkelanjutan.

“Kami doakan Pak Wali sukses, dan semoga kepemimpinannya terus berlanjut demi kebaikan kota ini,” ungkapnya.

Sementara itu, akademisi dari Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin, Prof. Muhammad Akbar, mengungkapkan bahwa lebih dari 200 perwakilan peserta kongres hadir di Makassar dan merasa nyaman selama berada di kota ini.

“Mereka bisa menikmati Makassar, termasuk kuliner khas yang tersedia 24 jam. Kami harap pengalaman ini membekas positif bagi semua peserta,” singkat Prof. Akbar.

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem, Disdik Makassar Terbitkan SE Sekolah PAUD Hingga SMP Belajar Daring
Jaga Warisan Leluhur, Munafri Dorong Anak Muda Bangga Berbahasa Makassar
Kadisdik Makassar: Libur Ramadan Disesuaikan, Pendidikan Karakter Tetap Prioritas
Wali Kota Munafri Minta Sekolah Perkuat Edukasi Gizi dan Kesehatan Anak Lewat UKS dan MBG
Anggaran Pendidikan Guru Ditambah, Munafri Siapkan Program Guru Makassar ke Luar Negeri
Status Nonaktif Prof Karta Jadi Sorotan dalam Pengajuan Kasasi Sengketa WR II UNM
ZZ Travel Perkuat Layanan Umrah Sesuai Sunnah, Aslail Akbar: Jamaah Harus Tenang dan Terlayani
Mengabdi 16 Tahun, Tenaga Honorer Dipecat: Komisi E DPRD Sulsel Kritik Kinerja Dinas Pendidikan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:05 WIB

Cuaca Ekstrem, Disdik Makassar Terbitkan SE Sekolah PAUD Hingga SMP Belajar Daring

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:50 WIB

Jaga Warisan Leluhur, Munafri Dorong Anak Muda Bangga Berbahasa Makassar

Senin, 16 Februari 2026 - 15:10 WIB

Kadisdik Makassar: Libur Ramadan Disesuaikan, Pendidikan Karakter Tetap Prioritas

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:27 WIB

Wali Kota Munafri Minta Sekolah Perkuat Edukasi Gizi dan Kesehatan Anak Lewat UKS dan MBG

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:19 WIB

Anggaran Pendidikan Guru Ditambah, Munafri Siapkan Program Guru Makassar ke Luar Negeri

Berita Terbaru