IBI Kota Makassar Siap Perkuat Pemkot dalam Penurunan Stunting

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id — Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis Pemerintah Kota dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.

Melalui audiensi bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pengurus IBI siap mereka memperkuat kolaborasi, khususnya dalam program percepatan penurunan stunting yang saat ini menjadi prioritas nasional dan daerah.

Ketua IBI Makassar, Emilia Harnani, SST, M.Kes, mengawali pembicaraan dengan menyampaikan bahwa kegiatan Muscab yang digelar setiap lima tahun sekali ini menjadi momen penting bagi IBI dalam menyusun arah kebijakan organisasi.

Dalam pertemuan tersebut, Emilia juga memaparkan sejumlah kegiatan sosial yang telah dijalankan oleh IBI Makassar selama bulan Mei–Juni dalam rangka Bulan Bakti IBI.

Kegiatan meliputi pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemberian makanan tambahan (PMT), pelayanan KB, hingga edukasi tentang pencegahan stunting.

“Peran kami mungkin terlihat kecil, tetapi jika seluruh bidan bersatu dan bekerja bersama, kami yakin bisa memberikan dampak nyata di masyarakat,” ungkap Emilia, saat audiensi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Makassar dengan Wali Kota Makassar, di kantor Balai Kota, Selasa (24/6/2025).

Baca Juga :  Munafri Tekankan Komitmen SKPD: Implementasi SAKIP, Jadi Kunci Pemerintahan Transparan dan Akuntabel

Audiensi ini menjadi awal penguatan kolaborasi antara Pemkot Makassar dan IBI untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya perempuan dan anak-anak, sebagai fondasi utama pembangunan kota yang tangguh dan berdaya saing.

“Kami juga akan bekerjsama dalam hal penanganan dan penurunan stunting di Kota Makassar. Ini kami kolaborasi dengan Pemkot, PKK dan Dinkes,” tuturnya.

Kehadiran pengurus IBI Kota Makassar, bertemu dengan Wali Kota Munafri Arifuddin terkait Muscab ke VIII IBI dan Hut IBI ke 74, dalam waktu dekat. Pihak IDI, juga mengundang Wali Kota untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

Peringatan HUT IBI ke-74 dan Musyawarah Cabang ke-VIII IBI Makassar juga menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk menghadirkan pelayanan yang lebih responsif, berkelanjutan, dan berbasis komunitas.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi atas kiprah IBI sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan ibu dan anak.

Baca Juga :  BPBD Makassar Bantu Korban Kebakaran 7 Rumah di Jalan Cendrawasih

“Kami sangat terbantu dengan peran bidan di lapangan. Isu seperti stunting tidak bisa kita biarkan terjadi. Intervensi harus cepat, tidak hanya dua bulan, tapi minimal satu tahun, agar hasilnya berkelanjutan. Dan semua itu harus berbasis data,” tegas Munafri.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Makassar saat ini tengah memprioritaskan penurunan angka stunting, penanggulangan pernikahan usia dini, dan peningkatan edukasi kesehatan bagi calon ibu.

Wali Kota juga menekanakan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kota, Dinas Kesehatan, dan lembaga-lembaga mitra seperti BKKBN dan IBI dalam mendampingi keluarga melalui program Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari bidan, kader, dan petugas KB serta juga TP PKK.

“Kita semua harus turun tangan. Tidak bisa hanya satu pihak bekerja. IBI, Dinas Kesehatan, dan BKKBN serta TP PKK harus jadi satu kekuatan yang solid,” imbuh Wali Kota.

Berita Terkait

Bupati Jeneponto Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Nasional, Perkuat Komitmen Ketahanan Pangan Daerah
Munafri–Aliyah Tekankan Sinergi, Rekomendasi DPRD Jadi Penguatan Pembangunan Makassar
Seleksi BAZNAS Makassar Masuk Babak Krusial, Penentuan Final Lima Nama di Pusat
Kemenkes: Kasus Hantavirus Tipe HPS Belum Ditemukan di Indonesia, Masyarakat Diimbau Waspada Namun Tetap Tenang
Pimpin Rakor CSR: Bupati Jeneponto Tekankan Program Tepat Sasaran untuk Masyarakat
Genjot Perwali Inklusif, Munafri: Tak Boleh Ada Fasilitas Publik yang Abaikan Penyandang Disabilitas di Makassar
GOWA MEMANAS: Bentrok Massa Pecah di Depan DPRD Saat Sidang RDP Pansus
Kemendagri Setujui, Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut, 24 Peserta Siap Ikuti Tahap Wawancara
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:28 WIB

Bupati Jeneponto Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Nasional, Perkuat Komitmen Ketahanan Pangan Daerah

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:21 WIB

Munafri–Aliyah Tekankan Sinergi, Rekomendasi DPRD Jadi Penguatan Pembangunan Makassar

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:34 WIB

Seleksi BAZNAS Makassar Masuk Babak Krusial, Penentuan Final Lima Nama di Pusat

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:29 WIB

Kemenkes: Kasus Hantavirus Tipe HPS Belum Ditemukan di Indonesia, Masyarakat Diimbau Waspada Namun Tetap Tenang

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:58 WIB

Pimpin Rakor CSR: Bupati Jeneponto Tekankan Program Tepat Sasaran untuk Masyarakat

Berita Terbaru