Menuju Perumda Modern: Pemkot Makassar Terapkan Sistem Cashless dan Transparansi

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id – Pemerintah Kota Makassar terus mendorong perubahan signifikan dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, transformasi digital menjadi langkah strategis dalam menciptakan sistem yang efisien, transparan, dan modern.

Salah satu gebrakan utama adalah penerapan sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS secara menyeluruh di seluruh lini Perusahaan Daerah (Perusda), menghapus penggunaan uang tunai dalam transaksi pelayanan publik.

“Langkah ini tidak hanya memperkuat pengawasan dan akuntabilitas, tetapi juga sejalan dengan semangat tata kelola BUMD yang bersih dan profesional,” jelas Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat tatap muka dengan Plt Direksi BUMD di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (2/6/2025).

Hadir pada kesempatan ini, Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, Ricky Satria. Ia juga salah satu penggagas

QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard). Selain itu, hadir tim Ahli Pemkot Makassar, Andi Hudli Huduri, Dara Nasution.

Baca Juga :  Bumi Putra Samsuddin Nahkodai HIPMI PT UMI 2026–2027

Hadir juga, Plt Dirut Perusda Makassar, dinataranya. Hamzah Ahmad Plt Direktur Utama PDAM, Nanang Sutarjo Direktur Keuangan.

Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali selaku Plt Direktur Utama. Sementara itu, Perumda Pasar Makassar Raya hadir Plt Direktur Utama Ali Gauli Arif, Direktur Keuangan Aiman.

Untuk Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Makbul Amin selaku Plt Dirut, didampingi Amir Hamzah dari Dirut Keuangan.

Lebih lanjut, Munafri menegaskan bahwa digitalisasi dan keterbukaan informasi adalah pondasi penting untuk membangun kepercayaan publik dan meningkatkan kontribusi BUMD terhadap pendapatan daerah.

“Sehingga pentingnya digitalisasi sistem pembayaran dan peningkatan tata kelola yang transparan dalam setiap aktivitas BUMD di Makassar,” tuturnya.

Appi mengajak seluruh direksi untuk terus berinovasi dan memastikan bahwa setiap langkah membawa manfaat bagi masyarakat dan keuangan daerah.

Politisi Golkar itu menyampaikan bahwa seluruh pembayaran ke depan akan dilakukan secara digital, tanpa lagi menggunakan uang tunai.

“Sistem digitalisasi dan perangkat jalan, jadi tidak ada lagi pembayaran cash,” tegas Munafri.

Ia juga memastikan bahwa proses informasi yang berjalan di lingkungan pemerintah kota akan dilakukan secara transparan.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Bebaskan Iuran Sampah, Masyarakat Diajak Aktif Rawat Lingkungan

Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan keinginannya untuk mempererat komunikasi dan koordinasi dengan direksi BUMD.

Munafri juga mengungkapkan rencana penggabungan beberapa BUMD menjadi dua entitas besar: Perseroda Pangan dan Perseroda Infrastruktur.

Sedangkan, Rumah Potong Hewan (RPH) akan dikembangkan menjadi Perseroda Pangan, sementara terminal akan menjadi basis Perseroda Infrastruktur.

Selain itu, Pemkot Makassar juga tengah menyiapkan Badan Pembiayaan Nasional (BPN) yang akan menjadi mitra transaksi dan berperan menekan ketergantungan pegawai terhadap pinjaman online.

“Saya tekankan bahwa fokus utamanya bukan pada keuntungan semata, tetapi pada perbaikan tata kelola yang berkelanjutan,” terangnya.

Dalam konteks pendapatan daerah, Munafri juga menyoroti pembenahan sistem parkir dan optimalisasi sumber pendapatan di pasar-pasar tradisional.

“Kalau parkir, sudah satu saja yang berkuasa. Tidak boleh lagi ada parkir di pasar secara liar,” tegasnya.

Berita Terkait

TAPD dan Banggar DPRD Jeneponto Matangkan Penyempurnaan LKPJ APBD 2025
Wali Kota Munafri Resmikan MCH Kedua di Jalan Nusantara, Jadi Ruang Tumbuh Anak Muda Kreatif
BKPSDM Makassar Hadirkan AKSI ASN, Kompetensi Digital untuk Tingkatkan Kinerja Pegawai
Munafri: APBD Bukan Sekadar Angka, Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat
Pelantikan MWC NU se-Jeneponto, Bupati Dorong Sinergi Organisasi Keagamaan dan Pemerintah Daerah
Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Jamuan Resmi The 9th ASCN Annual Meeting dan BEC Awards 2026 di Banyuwangi
Kecamatan Ujung Pandang Edukasi Warga Pulau Lae-Lae Pilah Sampah, 353,1 Kg Berhasil Dikumpulkan
Pelayanan Makin Humanis, RSUD Daya Makassar Luncurkan Inovasi GELIAT Solusi Penahanan Pasien
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:20 WIB

TAPD dan Banggar DPRD Jeneponto Matangkan Penyempurnaan LKPJ APBD 2025

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:43 WIB

BKPSDM Makassar Hadirkan AKSI ASN, Kompetensi Digital untuk Tingkatkan Kinerja Pegawai

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:44 WIB

Munafri: APBD Bukan Sekadar Angka, Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:24 WIB

Pelantikan MWC NU se-Jeneponto, Bupati Dorong Sinergi Organisasi Keagamaan dan Pemerintah Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:16 WIB

Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Jamuan Resmi The 9th ASCN Annual Meeting dan BEC Awards 2026 di Banyuwangi

Berita Terbaru