Pemkot Makassar Hadirkan “Kado Pro-Rakyat”, PBB 2025 Dipastikan Tak Naik

- Jurnalis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, allnatsar.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memberi kado istimewa bagi masyarakat di momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2025.

Tahun ini, Pemkot dipimpin Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wawali Aliyah Mustika Ilham (Munafri-Aliyah) memastikan tidak ada kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Kepala UPT PBB Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Indirwan Dermayasair, menegaskan, kebijakan tersebut diambil sebagai langkah pemerintah untuk tidak membebani masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini.

“Memang tahun ini tidak ada kenaikan NJOP tanah maupun tarif PBB. Jadi cara kami meningkatkan pendapatan dilakukan dengan memaksimalkan potensi melalui pemuktahiran data,” ujarnya, Minggu (17/8/2025).

“Contohnya, lahan yang awalnya belum ada bangunan, sekarang sudah ada, itu yang kita masukkan,” jelas Indirwan.

Meski tanpa kenaikan tarif, Indirwan menyebutkan realisasi penerimaan PBB tetap menunjukkan tren positif.

Pada tahun 2024, Pemkot berhasil mengumpulkan Rp258 miliar. Sementara target PBB di tahun 2025 dipatok Rp275 miliar dalam anggaran perubahan.

Baca Juga :  Masjid Besar Nurul Ikhsan Membeludak, Warga dan Pemudik Arungkeke Kompak Gelar Shalat Idul Adha 2026

“Alhamdulillah, walaupun tidak signifikan, pendapatan kita perlahan meningkat, apalagi mendekati jatuh tempo 30 September nanti. Satu hal yang perlu dipahami, PBB ini sifatnya hanya dibayar sekali dalam setahun,” ujarnya.

Indirwan menegaskan, pemerintah menyadari adanya dua sisi dari kebijakan PBB. Jika dinaikkan, potensi fiskal kota memang meningkat, tetapi masyarakat akan terbebani.

Sebaliknya, ketika tidak dinaikkan, penerimaan tidak melonjak signifikan, namun kebijakan ini dinilai lebih pro-rakyat.

“Kami tetap konsisten pada pilihan pro masyarakat. Pendapatan tetap bisa kita optimalkan lewat basis data yang lebih akurat,” pungkasnya.

Ia juga meluruskan informasi yang beredar terkait wajib pajak yang diminta datang ke kantor Bapenda. Menurutnya, kehadiran wajib pajak lebih kepada pengecekan peta blok, bukan soal pembayaran.

“Kadang ada warga yang melihat posisi tanahnya berbeda di gambar peta blok,” tuturnya.

“Maka petugas kami minta sertifikat tanah dan keterangan dari kelurahan bahwa tidak dalam sengketa. Itu syarat untuk perbaikan data peta blok, bukan untuk urusan pembayaran pajak,” tambah dia.

Baca Juga :  Makassar Menuju BUMD Modern, Perseroda Infrastruktur dan Pangan Disiapkan

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaknai momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai hadiah istimewa bagi masyarakat.

Menurutnya, kado terbaik yang bisa diberikan pemerintah bukan hanya berupa kebijakan, tetapi wujud nyata kolaborasi erat dengan masyarakat dalam membangun kota.

“Kita mengharapkan kado itu bagaimana kolaborasi bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk melihat Kota Makassar ini semakin bagus,” ujar Munafri usai mengikuti upacara peringatan detik-detik Proklamasi di Lapangan Karebosi.

Ia menekankan, persatuan dan gotong royong menjadi kunci utama dalam menjadikan pembangunan lebih terasa manfaatnya.

Sebagai bentuk kepedulian pada masyarakat, Munafri juga menanggapi kebijakan yang berpihak pada masyarakat.

Termasuk keputusan tidak menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2025. Langkah ini diambil agar warga tidak terbebani di tengah kebutuhan ekonomi yang terus berkembang.

“Ya, peberapa hal memang perlu kajian lebih dalam, tapi intinya pemerintah selalu hadir untuk memastikan kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada masyarakat,” tuturnya.

Berita Terkait

Tingkatkan Kenyamanan Pengunjung, Mari Group Perbaiki Akses Kendaraan
Mari Kopi dan Resto Gelar “Ngopi” Bahas Rezeki Halal, H. Rahmat Nuju: Rezeki Sudah Tertakar, Tak Akan Tertukar
Kuasa Hukum Korban Investasi MBG, Ajukan Gugatan Minta Hak dan Keadilan Kliennya Ditegakkan
Silaturahmi Panitia Muswil ILUNI UI Sulsel dengan Kajati Sulsel, Perkuat Sinergi Alumni Untuk Pembangunan Daerah
Kopi Santai ILUNI UI Sulsel, Dari Cerita Kuliah hingga Persiapan Muswil Perdana
Musyawarah Daerah (Musda) IX MUI Sulsel Resmi Dibuka di Hotel Four Points Makassar
Promosi Doktor Dr. Sirajuddin, S.E.I., M.E Dipenuhi Karangan Bunga, Deng Ical Sampaikan Ucapan Selamat dan Sukses
Pemkab Jeneponto Gelar Malam Apresiasi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Tingkatkan Kenyamanan Pengunjung, Mari Group Perbaiki Akses Kendaraan

Minggu, 27 September 2026 - 23:53 WIB

Mari Kopi dan Resto Gelar “Ngopi” Bahas Rezeki Halal, H. Rahmat Nuju: Rezeki Sudah Tertakar, Tak Akan Tertukar

Minggu, 27 September 2026 - 21:26 WIB

Kuasa Hukum Korban Investasi MBG, Ajukan Gugatan Minta Hak dan Keadilan Kliennya Ditegakkan

Selasa, 22 September 2026 - 12:26 WIB

Silaturahmi Panitia Muswil ILUNI UI Sulsel dengan Kajati Sulsel, Perkuat Sinergi Alumni Untuk Pembangunan Daerah

Sabtu, 19 September 2026 - 20:03 WIB

Kopi Santai ILUNI UI Sulsel, Dari Cerita Kuliah hingga Persiapan Muswil Perdana

Berita Terbaru