Pimpin Rakor Program Sapta Mulia, Sekda Makassar Tekankan Penyelesaian Regulasi dan Penguatan Program MCH

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 05:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly saat memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, Dinas Perdagangan di ruang rapat Sekda Kantor Balai Kota Makassar

Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly saat memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, Dinas Perdagangan di ruang rapat Sekda Kantor Balai Kota Makassar

Makassar, allnatsar.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly, menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian regulasi dan penguatan tata kelola dalam pelaksanaan program Makassar Creative Hub (MCH).

Hal ini disampaikan Sekda Zulkifly saat memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, Dinas Perdagangan di ruang rapat Sekda Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (14/10).

Sekda Makassar Andi Zulkifly menyampaikan lima hal penting yang menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Makassar terkait keberlanjutan MCH yang merupakan bagian dari program Sapta Mulia, yaitu tujuh program prioritas Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin.

“Yang pertama adalah penyelesaian regulasi. Saya minta Dinas Pariwisata segera merampungkan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang MCH sebagai dasar pijakan hukum operasional. Kalau menunggu perda akan terlalu lama, sehingga perwali menjadi jalan yang lebih cepat dan efektif,” ujar Andi Zulkifly.

Menurutnya, rancangan perwali tersebut sudah melalui proses harmonisasi di Kementerian Hukum dan kini tinggal disempurnakan. Ia menegaskan agar Dinas Pariwisata sebagai leading sektor dapat segera menuntaskan revisi akhir agar operasional MCH memiliki dasar hukum yang kuat.

Baca Juga :  Wali Kota Munafri Perkenalkan Makassar Creative Hub ke Kampus Politeknik Negeri Media Kreatif Makassar

Selain regulasi, Sekda Zulkifly juga mengungkapkan. rencana pembangunan tiga lokasi MCH baru yang akan direalisasikan pada tahun 2026, masing-masing di Kecamatan Rappocini dan Biringkanaya, sementara satu lokasi lainnya di Tamalate masih akan dievaluasi karena secara tata ruang sebagian wilayahnya masuk dalam area administratif Kabupaten Gowa.

“Kita harus memastikan lokasi MCH sesuai dengan peruntukan tata ruang kota. Jangan sampai ada kendala hukum atau tumpang tindih wilayah,” tegasnya.

Lebih lanjut, mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengingatkan agar perencanaan program dan kegiatan MCH tahun 2026 memperhatikan aspek penganggaran, terutama untuk kebutuhan pemeliharaan (maintenance), sarana-prasarana, serta operasional harian seperti konsumsi bagi tamu dan kegiatan pelatihan.

“Banyak kegiatan di MCH Anjungan Pantai Losari yang membutuhkan dukungan logistik dan perawatan gedung. Semua itu harus dianggarkan dengan baik agar kegiatan berjalan optimal,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut, juga dibahas mengenai tata kelola dan penanggung jawab operasional MCH, termasuk kejelasan siapa pihak yang bertanggung jawab terhadap masing-masing gedung. Hal ini dinilai penting agar koordinasi antarinstansi berjalan lancar.

Baca Juga :  Pemkot Makassar & LMAN Kolaborasi Hadirkan MCH di Jalan Nusantara

Sementara itu, untuk rencana launching MCH di Kawasan Nusantara, Sekda Makassar itu menekankan perlunya kerja sama dengan pihak swasta melalui Nota Kesepahaman (MoU), salah satunya dengan PT Ilman, guna memperkuat kolaborasi dan keberlanjutan program.

Tentang Makassar Creative Hub (MCH)

Makassar Creative Hub merupakan salah satu inisiatif unggulan dalam Program Sapta Mulia Kota Makassar, yang berfokus pada pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan talenta muda. MCH menjadi ruang kolaborasi lintas sektor antara pelaku usaha kreatif, pemerintah, akademisi, dan komunitas, dengan tujuan mendorong pertumbuhan industri kreatif di Makassar.

Program ini telah diresmikan di Anjungan Pantai Losari sebagai pusat kegiatan kreatif pertama yang memfasilitasi pelatihan, inkubasi bisnis, hingga pameran karya lokal.

Ke depan, pembangunan MCH di tiga titik strategis diharapkan dapat memperluas jangkauan serta memperkuat posisi Makassar sebagai kota kreatif yang berdaya saing di kawasan timur Indonesia.

Berita Terkait

Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 Berlangsung Khidmat
Wali Kota Makassar Isi WFH Bersama SKPD Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah
Pemkab Jeneponto Perpanjang Kontrak Ratusan PPPK, Bupati Tekankan Disiplin dan Kinerja
Dari Desa untuk Negeri, TMMD ke-128 Jeneponto Fokus Bangun Infrastruktur dan Kesejahteraan
Wali Kota Makassar Hadiri Rakor Pengembangan Infrastruktur Dasar, Fokus PSEL di Antang
Pemkab Jeneponto Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi ke-163: A’bulo Sibatang, Ikhlas dan Bahagia
Buruh Tak Lagi Turun ke Jalan: Pemkot Makassar Siapkan Kegiatan Dialog dan Festival Saat May Day
Munafri–Aliyah Hadirkan Lampu Tenaga Surya di Kepulauan, Armada Laut Segera Terwujud
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 13:48 WIB

Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 Berlangsung Khidmat

Sabtu, 25 April 2026 - 06:43 WIB

Wali Kota Makassar Isi WFH Bersama SKPD Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah

Rabu, 22 April 2026 - 15:39 WIB

Pemkab Jeneponto Perpanjang Kontrak Ratusan PPPK, Bupati Tekankan Disiplin dan Kinerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:20 WIB

Dari Desa untuk Negeri, TMMD ke-128 Jeneponto Fokus Bangun Infrastruktur dan Kesejahteraan

Rabu, 22 April 2026 - 06:05 WIB

Wali Kota Makassar Hadiri Rakor Pengembangan Infrastruktur Dasar, Fokus PSEL di Antang

Berita Terbaru