Rapat Forkopimda Bahas Kelangkaan BBM dan LPG 3 Kg, Pemkab Jeneponto Ambil Langkah Penanganan

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE., MM. saat memimpin rapat koordinasi bersama Forkopimda

Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE., MM. saat memimpin rapat koordinasi bersama Forkopimda

Jeneponto, allnatsar.id – Pemerintah Kabupaten Jeneponto menggelar rapat koordinasi bersama Forkopimda untuk membahas langkah penanganan kelangkaan BBM dan LPG 3 Kg yang belakangan mulai dirasakan masyarakat, Selasa (15/9/2026).

Rapat yang dipimpin langsung Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE., MM. tersebut dihadiri unsur Kepolisian, TNI, Kejaksaan, para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat, serta para Manager SPBU se-Kabupaten Jeneponto.

Rapat ini digelar menyikapi keresahan masyarakat akibat antrean panjang di sejumlah SPBU dan sulitnya mendapatkan LPG 3 Kg di beberapa wilayah.

Bagi masyarakat, persoalan ini bukan sekadar soal antrean. BBM dibutuhkan untuk bekerja, mengantar anak sekolah, menjalankan usaha, hingga menunjang aktivitas sehari-hari. Begitu pula LPG 3 Kg yang menjadi kebutuhan penting bagi keluarga untuk memasak.

Karena itu, pemerintah bersama seluruh unsur terkait membahas langkah yang bisa dilakukan agar penyaluran BBM dan LPG kembali tertib, merata, dan tidak menimbulkan keresahan yang lebih luas.

Salah satu keputusan dalam rapat tersebut adalah penerapan sistem pengisian BBM ganjil-genap berdasarkan tanggal.

Hari ini, sistem tersebut baru diterapkan di tiga SPBU, yakni SPBU Paccellanga, SPBU Boyong dan SPBU Kalukuang.

Mulai besok, seluruh SPBU di Kabupaten Jeneponto diwajibkan menerapkan sistem pengisian BBM ganjil-genap sesuai tanggal.

Baca Juga :  Sinergi Disdukcapil dan P2KB Jeneponto Sukses Padankan 13.823 Data Keluarga Risiko Stunting

Dengan ketentuan tersebut, kendaraan dengan nomor polisi akhir ganjil melakukan pengisian pada tanggal ganjil, sementara kendaraan dengan nomor polisi akhir genap melakukan pengisian pada tanggal genap.

Penerapan sistem ini diharapkan dapat membantu mengurai antrean sekaligus memberikan kesempatan yang lebih merata kepada masyarakat untuk mendapatkan BBM.

Saat ini terdapat 10 SPBU di Kabupaten Jeneponto, yaitu SPBU Allu, SPBU Paccellanga, SPBU Boyong, SPBU Kalukuang, SPBU Jalan Pahlawan 1, SPBU Jalan Pahlawan 2, SPBU Bulobulo, SPBU Lingkar, SPBU Taroang dan SPBU Tolo’.

Selain BBM, persoalan LPG 3 Kg turut menjadi pembahasan serius dalam rapat.

Masyarakat tidak hanya mengeluhkan sulitnya mendapatkan LPG 3 Kg, tetapi juga adanya perbedaan harga di lapangan. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena LPG 3 Kg merupakan kebutuhan sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang sangat bergantung pada gas bersubsidi tersebut untuk kebutuhan rumah tangga.

Pemerintah Kabupaten Jeneponto bersama unsur Forkopimda akan terus melakukan koordinasi dan pengawasan terhadap distribusi LPG 3 Kg agar penyalurannya berjalan sesuai ketentuan dan masyarakat tidak menjadi pihak yang dirugikan.

Di tengah kondisi ini, pemerintah juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying atau membeli BBM maupun LPG secara berlebihan karena takut kehabisan.

Baca Juga :  Aliyah Mustika Ilham Sambut Audiensi IAI, Siap Dukung Rakernas dan PIT 2025 di Makassar

Kekhawatiran masyarakat tentu dapat dipahami. Namun, jika semua orang membeli melebihi kebutuhannya karena rasa takut, keadaan justru bisa menjadi semakin sulit.

BBM yang seharusnya cukup untuk kebutuhan beberapa hari bisa habis lebih cepat karena dibeli dan disimpan secara berlebihan. Begitu pula LPG yang semestinya dapat dinikmati banyak keluarga.

Belilah sesuai kebutuhan. Jangan menimbun. Jangan panik.

Pemerintah memahami keresahan masyarakat dan memastikan persoalan ini terus ditangani serta dipantau bersama seluruh pihak terkait.

Masyarakat juga diimbau tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya dan tidak ikut menyebarkan kabar yang dapat menimbulkan kepanikan.

Pemerintah menjalankan tugasnya, aparat melakukan pengawasan, pengelola SPBU dan penyalur LPG menjalankan aturan, sementara masyarakat diharapkan ikut membantu dengan tetap tertib dan membeli sesuai kebutuhan.

Sebab dalam situasi seperti ini, yang kita jaga bukan hanya ketersediaan BBM dan LPG, tetapi juga ketenangan masyarakat.

Mari saling memberi ruang dan saling menjaga. Jeneponto bisa melewati kondisi ini dengan tenang jika semua pihak memilih untuk tidak panik dan mau bekerja sama.

Berita Terkait

Respons Kelangkaan LPG 3 Kg di Makassar, Munafri Minta Pertamina Tambah Pasokan dan Perketat Pengawasan
Dalam Rakor BBM Bersama Gubernur dan Pertamina, Appi Minta Kebijakan BBM Berpihak Mobilitas Pengemudi Ojol
Usai Bertamu Appi, Pertamina Janji Tingkatkan Pelayanan SPBU dan Urai Antrean Lewat Buffer Zone 24 Jam
Bertemu Appi, Dirut Pertamina Pastikan Stok BBM Ditambah dan Pelayanan SPBU Dimaksimalkan
Wali Kota Appi Minta Pertamina Fungsikan Seluruh Nozzle di SPBU, Usul Truk dan Bus Antre Malam Hingga Subuh
Jukir Liar Jadi Sorotan: Munafri Tantang Direksi Perumda Parkir Ubah Wajah Perparkiran Makassar
Cegah Kebakaran di Lingkungan Kerja, Satpol PP dan Damkar Jeneponto Sosialisasi Tanggap Darurat di Kejari
Cegah Kemacetan, Perumda Parkir Tertibkan Parkiran Depan Samsat 
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:19 WIB

Rapat Forkopimda Bahas Kelangkaan BBM dan LPG 3 Kg, Pemkab Jeneponto Ambil Langkah Penanganan

Senin, 14 September 2026 - 17:12 WIB

Respons Kelangkaan LPG 3 Kg di Makassar, Munafri Minta Pertamina Tambah Pasokan dan Perketat Pengawasan

Minggu, 13 September 2026 - 22:01 WIB

Usai Bertamu Appi, Pertamina Janji Tingkatkan Pelayanan SPBU dan Urai Antrean Lewat Buffer Zone 24 Jam

Minggu, 13 September 2026 - 20:15 WIB

Bertemu Appi, Dirut Pertamina Pastikan Stok BBM Ditambah dan Pelayanan SPBU Dimaksimalkan

Jumat, 11 September 2026 - 20:39 WIB

Wali Kota Appi Minta Pertamina Fungsikan Seluruh Nozzle di SPBU, Usul Truk dan Bus Antre Malam Hingga Subuh

Berita Terbaru