TP PKK Makassar, Dekranasda dan Pokja Bunda PAUD Dukung Program Jumat Bersih Lewat Aksi Tanam Pohon dan Lubang Biopori

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa, bersama petugas dan pengurus organisasi perempuan menanam pohon bougenville di kawasan Anjungan Pantai Losari, Jumat (1/8/2025), sebagai bagian dari program Jumat Bersih.

Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa, bersama petugas dan pengurus organisasi perempuan menanam pohon bougenville di kawasan Anjungan Pantai Losari, Jumat (1/8/2025), sebagai bagian dari program Jumat Bersih.

MAKASSAR, allnatsar.id — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian lingkungan dengan menanam pohon bougenville dan kompos biopori di sekitar ruang terbuka hijau Anjungan Pantai Losari, Jumat (01/8/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungannya terhadap program “Jumat Bersih” yang digagas Pemerintah Kota Makassar sebagai gerakan bersama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Melinda hadir bersama jajaran pengurus TP PKK, Dekranasda, Pokja Bunda PAUD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar, serta petugas kebersihan yang turut serta dalam kegiatan penanaman tersebut.

Diketahui, pada pekan lalu, sebanyak 30 lubang kompos biopori ditanam di area Taman Gajah Anjungan, masing-masing memiliki kedalaman antara 80 cm hingga 1 meter, sebagai bentuk pemanfaatan sampah organik yang ramah lingkungan.

Pada pekan ini, kembali menanaman 39 lubang kompos biopori serta penanaman 160 pohon bougenville dilakukan di sekitar taman untuk menambah keindahan sekaligus memperkuat fungsi ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan Anjungan Pantai Losari.

Baca Juga :  Melinda Aksa Sebut Posyandu Garda Terdepan Layanan Kesehatan Masyarakat

Melinda Aksa dalam keterangannya menyampaikan kegiatan ini sebagai bentuk sinergitas dalam menjaga lingkungan di Kota Makssar.

“Melalui aksi ini, kami ingin menunjukkan pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari hal-hal sederhana dan dilakukan secara konsisten,” ujar Melinda Aksa di sela kegiatan.

Melinda menjelaskan, lubang biopori tidak hanya membantu mengurangi genangan air, tetapi juga mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos alami yang bermanfaat bagi tanaman.

“Sampah-sampah tersebut akan terurai secara alami di dalam tanah dan menghasilkan kompos yang dapat digunakan kembali untuk menyuburkan tanaman di sekitar taman,” ujarnya.

Sementara itu, Melinda juga menekankan pentingnya fungsi tanaman bougenville dalam mempercantik kawasan publik sekaligus memperkuat fungsi ekologis ruang terbuka hijau.

“Dengan karakteristiknya yang mudah tumbuh dan berbunga lebat. Tanaman ini juga dapat membantu menurunkan suhu udara, mengurangi polusi, serta menciptakan suasana yang asri dan nyaman di kawasan publik,” jelasnya.

Baca Juga :  Wujudkan Kota Tangguh, Pemkot Makassar Bangun Budaya Siaga Bencana

Melinda berkomitmen untuk terus melanjutkan aksi hijau ini bersama jajaran pengurusnya dan Dinas Lingkungan Hidup, tidak hanya di Anjungan Losari, tetapi juga di taman-taman kota lainnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga dan merawat ruang terbuka hijau yang telah dipercantik bersama agar tetap bersih, hijau, dan nyaman untuk dinikmati.

“Ini adalah kota kita bersama. Kalau kita jaga lingkungan bersama, kita pun akan menikmati manfaatnya dalam jangka panjang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyambut baik keterlibatan TP PKK dalam gerakan pelestarian lingkungan.

“Ini adalah bagian dari upaya kita bersama untuk menghadirkan ruang kota yang lebih hijau, lebih sejuk, dan lebih sehat untuk warga Makassar,” ujar Helmy.

Lebih lanjut, Helmy berkomitmen akan dilakukan perluasan area penghijauan secara bertahap, termasuk rencana penanaman palem merah di sekitar kawasan Anjungan dan sepanjang jalur pedestrian utama kota.

Berita Terkait

Munafri: Kami Dengarkan Aspirasi Warga, PLTSa di TPA Antang Tak Ada Ongkos Tambahan
Status Nonaktif Prof Karta Jadi Sorotan dalam Pengajuan Kasasi Sengketa WR II UNM
Pemkot Makassar Tegaskan PSEL Tunggu Kajian yang Matang dan Jaminan Lingkungan
ZZ Travel Perkuat Layanan Umrah Sesuai Sunnah, Aslail Akbar: Jamaah Harus Tenang dan Terlayani
Kurangi Sampah ke TPA, KLH Apresiasi Aktivasi Bank Sampah dan TPS 3R di Makassar
Wali Kota Makassar Paparkan Strategi Hadapi Banjir, Air Bersih, dan Sanitasi di Hadapan WRI–RISE Indonesia
Air Tercemar dan Bau Menyengat, Lindi TPA Tamangapa Jadi Ancaman Kesehatan Warga Makassar
Mengabdi 16 Tahun, Tenaga Honorer Dipecat: Komisi E DPRD Sulsel Kritik Kinerja Dinas Pendidikan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:28 WIB

Munafri: Kami Dengarkan Aspirasi Warga, PLTSa di TPA Antang Tak Ada Ongkos Tambahan

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:54 WIB

Pemkot Makassar Tegaskan PSEL Tunggu Kajian yang Matang dan Jaminan Lingkungan

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:40 WIB

ZZ Travel Perkuat Layanan Umrah Sesuai Sunnah, Aslail Akbar: Jamaah Harus Tenang dan Terlayani

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:34 WIB

Kurangi Sampah ke TPA, KLH Apresiasi Aktivasi Bank Sampah dan TPS 3R di Makassar

Rabu, 14 Januari 2026 - 05:35 WIB

Wali Kota Makassar Paparkan Strategi Hadapi Banjir, Air Bersih, dan Sanitasi di Hadapan WRI–RISE Indonesia

Berita Terbaru