Tragedi 23 agustus 2025 kebocoran pipa minyak milik PT Vale di desa lioka kecamatan Towuti sangat di sayangkan

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua HMI Badko Sulsel, Muhammad Arijal, menyoroti investigasi dampak kebocoran pipa minyak PT Vale di Desa Lioka, Towuti, Luwu Timur.

Ketua HMI Badko Sulsel, Muhammad Arijal, menyoroti investigasi dampak kebocoran pipa minyak PT Vale di Desa Lioka, Towuti, Luwu Timur.

Towuti, Luwu Timur, allnatsar.id – Tragedi kebocoran pipa minyak milik PT Vale pada 23 Agustus 2025 di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, menuai sorotan dari berbagai pihak. Ketua HMI Badko Sulawesi Selatan, Muhammad Arijal, menyebut insiden tersebut sangat disayangkan dan berpotensi menimbulkan dampak serius bagi masyarakat sekitar.

Sejumlah pihak telah melakukan investigasi, di antaranya tim Disaster Risk Reduction Center Universitas Indonesia (DRRC UI) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Luwu Timur dan PT Global Environment Laboratory. Mereka melakukan pengambilan sampel air dan udara di sekitar lokasi kebocoran untuk menguji kualitas lingkungan pasca insiden.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa sampel air masih memenuhi baku mutu kelas II sesuai dengan PP No. 22 Tahun 2021 Lampiran VI dan VII. Artinya, air di wilayah tersebut dinyatakan layak untuk rekreasi, budidaya ikan air tawar, peternakan, pengairan, hingga pertamanan. Sementara itu, sampel udara juga memenuhi baku mutu udara ambien nasional, sehingga dianggap aman dan tidak menimbulkan risiko kesehatan.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Rapat Kerja Garda 145 Tahun 2025

Meski demikian, Arijal menilai ada kejanggalan dalam proses investigasi tersebut. Ia mempertanyakan mengapa hanya satu lembaga laboratorium yang dilibatkan dalam pengujian, padahal di Makassar terdapat beberapa laboratorium terakreditasi yang bisa menjadi pembanding.

“Pengambilan sampel memang dilakukan secara terbuka dan diuji di laboratorium resmi, tapi tidak ada data pembanding. Ini menimbulkan pertanyaan besar,” ujar Arijal.

Ketua DRRC UI sebelumnya menegaskan bahwa hasil uji yang dilakukan timnya sahih dan kredibel. Namun, HMI Badko Sulsel tetap menyatakan sikap kritis. Mereka berencana melakukan investigasi langsung di titik aliran minyak serta mendatangkan laboratorium terakreditasi lain untuk menguji kembali sampel air.

Baca Juga :  Bentuk Perhatian dan Kepedulian Pemerintah Kota, Munafri-Aliyah Serahkan Santunan Bagi Keluarga Korban

“HMI Badko Sulsel masih pesimis bahwa hasil yang disampaikan DRRC UI sepenuhnya aman. Karena itu, kami akan melakukan langkah investigasi mandiri,” tegas Arijal.

Pasca berakhirnya masa tanggap darurat pada 12 September 2025, HMI Badko Sulsel juga berencana berkolaborasi dengan sejumlah organisasi yang konsen terhadap isu lingkungan hidup. Tujuannya, untuk mengawal dampak kebocoran pipa minyak PT Vale yang diduga merugikan masyarakat setempat.

“Sebagai putra daerah Luwu Timur, kami tidak akan tinggal diam. Perlu ada pengawasan bersama agar dampak lingkungan dan sosial akibat kebocoran ini tidak diabaikan,” pungkas Arijal.

Berita Terkait

Bertemu Wali Kota, PT GMTD Percepat Penyerahan PSU: Munafri Tegaskan Kepastian Aset
Makassar Perkuat Kebijakan Bencana Inklusif, Penyandang Disabilitas Jadi Prioritas
Razia Anjal & Gepeng: Dinsos Makassar Amankan 10 Anak Jalanan Dugaan Eksploitasi di BTP
Pemkot Makassar Sulap Mobil Bekas Jadi Armada Sosial, Munafri Luncurkan 6 Unit TRC Saribattang
Wali Kota Makassar Cek Langsung Pengungsi Banjir, Jamin Bantuan dan Layanan Kesehatan Berjalan Optimal
Family Gathering Dishub, Wali Kota Makassar Serukan Pelayanan Publik dan Penataan Lalu Lintas
Kekerasan Masih Menghantui Perempuan & Anak: Ada 1.222 Kasus, Bukti DPPPA Makassar Lakukan Penanganan Aktif
Sinergi Pengusaha Muda: Empat Komisariat HIPMI PT Resmi Dilantik di Gedung AAS Building
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:56 WIB

Bertemu Wali Kota, PT GMTD Percepat Penyerahan PSU: Munafri Tegaskan Kepastian Aset

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:19 WIB

Razia Anjal & Gepeng: Dinsos Makassar Amankan 10 Anak Jalanan Dugaan Eksploitasi di BTP

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:49 WIB

Pemkot Makassar Sulap Mobil Bekas Jadi Armada Sosial, Munafri Luncurkan 6 Unit TRC Saribattang

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:52 WIB

Wali Kota Makassar Cek Langsung Pengungsi Banjir, Jamin Bantuan dan Layanan Kesehatan Berjalan Optimal

Minggu, 11 Januari 2026 - 07:17 WIB

Family Gathering Dishub, Wali Kota Makassar Serukan Pelayanan Publik dan Penataan Lalu Lintas

Berita Terbaru