Wali Kota Munafri Paparkan Pentingnya Kerja Keras dan Reformasi Birokrasi di Acara LK III HMI

- Jurnalis

Jumat, 30 Mei 2025 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan sambutan pada acara Advance Training (Latihan Kader III) HMI tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Badko HMI Sulawesi Selatan di Sultan Alauddin Hotel and Convention, Makassar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan sambutan pada acara Advance Training (Latihan Kader III) HMI tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Badko HMI Sulawesi Selatan di Sultan Alauddin Hotel and Convention, Makassar.

Makassar, allnatsar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir sebagai pembicara dalam acara Advance Training atau Latihan Kader (LK III) tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi HMI Sulawesi Selatan.

Acara Advance Training (Latihan Kader III) ini, berlangsung di Sultan Alauddin Hotel and Convention, Kota Makassar, sejak tanggal 21 Mei. Kini, giliran Munafri mepaparkan ide dan gagasan sesuai undangan pengurus HMI.

Dalam paparanya, Munafri menekankan pentingnya kerja keras, disiplin, dan ketulusan niat dalam perjuangan politik maupun pemerintahan.

Ia menceritakan pengalamannya bertarung dalam tiga kali Pilkada Kota Makassar dalam kurun waktu enam tahun, sebuah proses yang ia sebut sebagai “perjuangan yang penuh pelajaran”.

“Mungkin saya satu-satunya di Indonesia yang bertarung dalam Pilkada tiga kali dalam enam tahun. Tahun 2018, kemudian 2020 saya maju melawan kotak kosong, dan tahun 2024 akhirnya saya dipercaya untuk memimpin Kota Makassar,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Gandeng STIBA Perkuat Edukasi Bahasa Arab dan Gerakan Ramah Lingkungan

Munafri juga menyampaikan bahwa dalam kepemimpinannya, prioritas utamanya adalah pembenahan sistem birokrasi, terutama dalam menempatkan orang-orang yang tepat di posisi yang tepat.

Menurutnya, sumber daya manusia menjadi kunci dalam menjalankan program-program pemerintahan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa dalam sistem pemerintahan yang ideal, tidak boleh ada ego sektoral antar instansi.

“Semua dinas harus punya nilai tawar yang sama. Tidak boleh ada yang merasa paling penting atau paling kecil. Ini demi efektivitas dalam mendeliver program untuk masyarakat,” jelasnya.

Munafri juga memaparkan tujuh program unggulan Pemerintah Kota Makassar, yang saat ini dalam proses pelaksanaan. Tujuh program tersebut meliputi:

Baca Juga :  Perdana Disalurkan, Program Seragam Gratis Pemkot Makassar Sasar Delapan Sekolah

Gratis Seragam Sekolah, sebagai bentuk dukungan pendidikan dan pengurangan beban biaya keluarga, gratis Iuran Sampah, guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi seluruh warga.

Kemudian, gratis Pemasangan Instalasi Air Bersih, untuk menjamin akses air yang adil dan merata, pembangunan Stadion Bertaraf Internasional, mendukung pengembangan olahraga dan ekonomi kreatif.

Ada juga MULIA Berjasa, program jaminan sosial yang difokuskan pada kelompok masyarakat rentan. Makassar Super Apps, aplikasi digital terpadu untuk layanan publik yang cepat dan efisien. Serta Makassar Creative Hub.

Ia menutup paparannya dengan pesan agar para kader HMI terus berjuang dengan penuh keyakinan dan semangat kebersamaan.

“Kalau kita mengejar cita-cita dengan niat tulus untuk kepentingan masyarakat, maka langkah kita akan menjadi langkah yang diberkahi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pesan Appi ke JCH Makassar: Luruskan Niat, Jaga Kesehatan, Haji adalah Perjalanan Spiritual, Bukan Rekreasi
Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Pertanian UIT Kunjungi TPS 3R Rusunawa Mariso
Sambut Hari Buruh 2026, Pemkot Makassar Libatkan Forkopimda Pusatkan Perayaan May Day di Lapangan Karebosi
STAI DDI Jeneponto Gelar Seminar Proposal Penelitian Mahasiswa Tahun Ajaran 2025–2026
Fokus Perkuat UMKM Lokal, KKN Berdampak Angkatan IV INTI Turun ke Enam Kecamatan
Kadis Dikbud Jeneponto Ikuti Pendampingan Perencanaan SPM Pendidikan 2026 di Makassar
Kemdiktisaintek Umumkan Penerima Pendanaan Riset 2026, Anggaran Capai Rp1,7 Triliun
Bupati Jeneponto Resmikan Reading Corner SDN 20 Bangkala, Dorong Penguatan Literasi Siswa Sejak Dini
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:25 WIB

Pesan Appi ke JCH Makassar: Luruskan Niat, Jaga Kesehatan, Haji adalah Perjalanan Spiritual, Bukan Rekreasi

Senin, 27 April 2026 - 13:35 WIB

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Pertanian UIT Kunjungi TPS 3R Rusunawa Mariso

Sabtu, 25 April 2026 - 06:45 WIB

Sambut Hari Buruh 2026, Pemkot Makassar Libatkan Forkopimda Pusatkan Perayaan May Day di Lapangan Karebosi

Sabtu, 18 April 2026 - 20:07 WIB

STAI DDI Jeneponto Gelar Seminar Proposal Penelitian Mahasiswa Tahun Ajaran 2025–2026

Kamis, 16 April 2026 - 15:30 WIB

Fokus Perkuat UMKM Lokal, KKN Berdampak Angkatan IV INTI Turun ke Enam Kecamatan

Berita Terbaru