Gubernur Andalan Harap Kota Makassar Menjadi Role Model Pengelolaan Persampahan

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, saat memberikan keterangan pers terkait pengelolaan sampah berbasis RDF di Makassar, Senin (5/5/2025).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, saat memberikan keterangan pers terkait pengelolaan sampah berbasis RDF di Makassar, Senin (5/5/2025).

Makassar, allnatsar.id – Pemerintah Provinsi Sulsel, mendorong Kota Makassar menjadi salah satu perwakilan dari Sulsel untuk menjadi role model atau percontohan pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman berharap Kota Makassar adalah daerah yang menjadi pilihan untuk pengelolaan sampah dengan metode Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Refuse Derived Fuel (TPST RDF).

“Pak Wali Kota, insya Allah Makassar menjadi salah satu program soal pengelolaan sampah berbasis Terpadu Refuse Derived Fuel (RDF) sudah kita uji coba di Pangkep,” kata Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD, di Lapangan Karebosi Makassar, Senin (5/5/2025).

Dalam metode ini, sampah diubah menjadi bahan bakar setara batu bara. Material bahan bakar itu kemudian dimanfaatkan oleh pabrik semen.

Baca Juga :  Wali Kota Munafri Dorong Bukit Baruga Antang Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Mandiri

Pengelolaan sampah berbasis RDF merupakan hasil pengolahan sampah yang dikeringkan untuk menurunkan kadar air dan menaikkan nilai kalornya.

Ini adalah program Pemerintah Pusat. Andi Sudirman menjelaskan gagasan ini diterapkan Kementrian infrastruktur untuk energi listrik. Bahkan Pemprov sudah mendiskusikan dengan Pemerintah pusat.

ASS berharap bahwa Kota Makassar masuk dalam dalam beberapa kota di Indonesia, yang masuk menjadi percontohan mengelola persampahan menggunakan energi listrik.

“Harapan kami, Kota Makassar masuk percontohan, bersama beberapa kota di Indonesia. Jadi, nanti kalau ada dicontohkan bisa di Kota Makassar,” jelas adik Menteri Pertanian itu.

Saat ini persoalan sampah merupakan masalah lingkungan yang sangat serius yang dihadapi masyarakat pada umumnya. Baik itu sampah organik maupun sampah nonorganik. ASS meminta Pemkot Makassar memperhatikan persoalan ini.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Pacu Pengelolaan Sampah Organik: Dari Limbah Jadi Peluang Usaha

“Isu terkait lingkungan, soal persampahan. Kota akan banyak penduduk dan banyak sampahnya. Jangan pikir masuknya saja, yang keluar tidak dipikir. Kalau sampah tidak selesai, ini masalah besar kita. Jadi, pak Wali Kota perhatikan ini,” tuturnya.

Keberadaan RDF ini akan menjadi sumber pendapatan asli daerah melalui Clean Energy System. Teknologi ini juga tidak memiliki dampak negatif ke masyarakat dan lingkungan selama masa pakainya.

Dia menambahkan, ada sekitar 26 hektar area TPA Antang itu menjadi solusi solusi. Disini kebutuhannya, minimal 1200 ton untuk menjadi energi.

“Disini kebutuhannya, minimal 1200 ton untuk menjadi energi. Kalau seperti teknologi RDF butuh 900 itu pak Wali, kita butuh 300 alat, di kali Rp10 miliar lebih. Ini bisa menyelesaikan persoalan besar di Makassar,” tutupnya.

Berita Terkait

Wali Kota Makassar Bekali Ribuan Maba Bosowa Jadi Bagian dari Pembangunan Kota
Wakapolres Instruksikan Tindak Tegas APMS Nakal
Audiensi dengan HMI, PLN UID Sulselbar Janji Respon Cepat Aduan dan Klaim Kerusakan Elektronik
Iuran Sampah Gratis di Kecamatan Makassar Capai 3.832 KK, Appi Siapkan Perluasan hingga 1.300 VA
Munafri Tepati Janji Politik: Beban Warga Dirinngankan, 9.307 KK Tamalate Bebas Iuran Sampah
Iuran Sampah Gratis Diperluas, 12.501 KK di Tamalanrea Berpotensi Nikmati Pembebasan di 2026
Appi Bawa Kepala OPD Menyeberang ke Pulau Sangkarrang, Janji Percepat Pembangunan di Pulau
Jalan Balaikota-Thamrin Jadi Proyek Percontohan Pedestrian Ramah Disabilitas di Makassar
Berita ini 225 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:51 WIB

Wali Kota Makassar Bekali Ribuan Maba Bosowa Jadi Bagian dari Pembangunan Kota

Rabu, 9 September 2026 - 15:02 WIB

Wakapolres Instruksikan Tindak Tegas APMS Nakal

Selasa, 8 September 2026 - 21:02 WIB

Audiensi dengan HMI, PLN UID Sulselbar Janji Respon Cepat Aduan dan Klaim Kerusakan Elektronik

Selasa, 8 September 2026 - 18:56 WIB

Iuran Sampah Gratis di Kecamatan Makassar Capai 3.832 KK, Appi Siapkan Perluasan hingga 1.300 VA

Senin, 7 September 2026 - 06:50 WIB

Munafri Tepati Janji Politik: Beban Warga Dirinngankan, 9.307 KK Tamalate Bebas Iuran Sampah

Berita Terbaru