Gelar Doa Bersama, Ketua KNPI Kota Makassar Baso Muhammad Ikram Menyampaikan Pesan Yang Dalam Untuk Kota Makassar

- Jurnalis

Rabu, 3 September 2025 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua DPD KNPI Kota Makassar Baso Muhammad Ikram saat memberikan sambutan dalam kegiatan Doa bersama untuk Makassar

Foto: Ketua DPD KNPI Kota Makassar Baso Muhammad Ikram saat memberikan sambutan dalam kegiatan Doa bersama untuk Makassar

Makassar, allnatsar.id — Jaga MakassarTa’ begitulah sebuah tagline yang ramai tersebar luas di Kota Makassar. Berawal dari tagline tersebut, DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Makassar bersama Pemerintah Kota Makassar menggelar Doa bersama untuk Kota Makassar.

Bertempat dilapangan Karebosi, kegiatan yang di inisiasi oleh DPD KNPI Kota Makassar tersebut di hadiri oleh Walikota Makassar, Wakil Walikota Makassar, Forkopimda Kota Makassar, Camat dan Lurah sekota Makassar, Ketua LPM dan RW sekota Makassar, Masyarakat, Pemuda, Tokoh lintas agama, Ketua BEM sekota Makassar, Walikota Makassar periode 2004-2014, dan komunitas ojol Makassar.

Kegiatan ini sebagai wujud ikhtiar sekaligus merawat kebersamaan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara terkhusus di Kota Makassar.

Ketua Umum DPD KNPI Kota Makassar Baso Muhammad Ikram dalam sambutan menyampaikan silaturrahmi pejabat pemerintah dengan masyarakat penting untuk membangun masyarakat yang sejahtera.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Bergerak Cepat Koordinasi Pulihkan Kondisi Pasca Insiden di DPRD

“Dalam kesempatan ini, izinkan saya menyampaikan tanpa mengurangi rasa hormat saya. Saya mengajak kepada seluruh pejabat untuk memuliakan Masyarakat, dengan lebih dekat kepada masyarakat, menjaga tutur kata, dan jangan sampai menyakiti hati rakyat,” ungkapnya. Selasa (2/9/2025) malam.

Baginya tanpa adanya ta’aruf dengan lapisan masyarakat dan dukungan semua pihak maka pembangun tidak akan dapat berjalan dengan lancar, karena untuk mensukseskan program pembangunan tersebut, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa melibatkan masyarakat.

“Semakin dekat pejabat dengan masyarakat, pejabat dapat menerima langsung saran dan pemikiran terkait pelaksanaan program pemerintahan dalam pembangunan yang saat ini terus dijalankan, sehingga tercipta persamaan visi, misi dan persepsi untuk bersama-sama membangun Kota Makassar,” pesannya.

Demonstrasi dengan Pola kerusuhan dan penjarahan bukan hal baru. Pada Mei 1998, kerusuhan terjadi setelah muncul kelompok tak dikenal bergerak di luar tuntutan masyarakat.

Baca Juga :  Pemkot Makassar - PMI Gencarkan Donor Darah Keliling Seluruh Kecamatan dan Kelurahan

Baso Muhammad Ikram menekankan pesan untuk Pemuda dan Aktivis agar tetap mengedepankan Intelektualitas sebagai seorang Pemuda dan aktivis menjaga kota makassar jangan menjadikan demonstrasi sebagai alasan pemecah bela.

“Menyampaikan Pendapat di muka umum adalah hak setiap warga Negara untuk mengekspresikan pikiran secara bebas dan bertanggung jawab di hadapan umum. Demonstrasi damai adalah metode protes yang tidak menggunakan kekerasan dalam perjuangan,” tegasnya.

“Mari tanamkan kepada diri kita, dalam menyampaikan pendapat dengan cara-cara yang mulia, jika ingin demonstrasi untuk memperjuangkan kebenaran, maka dilaksanakan tanpa kekerasan. Sebab, kebenaran lebih kuat dari kebohongan, cinta lebih kuat dari benci, dan damai lebih kuat dari perang,” tutup ikram.

Berita Terkait

Pemkab Jeneponto dan Dewan Profesor Unhas Bahas Solusi Ilmiah untuk Percepatan Pembangunan Daerah
SI-PAKATAU Diluncurkan, Bupati Paris Yasir Harap Inovasi Perlindungan Tenaga Kerja Maritim Benar-Benar Dirasakan Masyarakat
Awasi Tata Ruang dari Pesisir hingga Pulau, Distaru Makassar Hadirkan Inovasi Railing Besi
Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Jamuan Resmi The 9th ASCN Annual Meeting dan BEC Awards 2026 di Banyuwangi
Pemkab Jeneponto Bahas Rencana Pembangunan Industri Pakan Ternak, Sambut Tim Verifikasi Lapangan SSIC 2026
Pemkot Makassar Hadirkan Sao Raja Tana Daeng Festival 2026, Aliyah Mustika Ilham: Budaya Adalah Amanah yang Harus Dijaga
Ketua KONI Makassar: Anggaran Hibah Lewat Mekanisme APBD di SKPD, Jangan Kaitkan Nama Wali Kota
Pemkot Makassar Jawab Isu Hibah KONI, Sekda Tegaskan Dasar Hukumnya Jelas, Semua Sesuai Aturan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:38 WIB

Pemkab Jeneponto dan Dewan Profesor Unhas Bahas Solusi Ilmiah untuk Percepatan Pembangunan Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:13 WIB

SI-PAKATAU Diluncurkan, Bupati Paris Yasir Harap Inovasi Perlindungan Tenaga Kerja Maritim Benar-Benar Dirasakan Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:45 WIB

Awasi Tata Ruang dari Pesisir hingga Pulau, Distaru Makassar Hadirkan Inovasi Railing Besi

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:16 WIB

Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Jamuan Resmi The 9th ASCN Annual Meeting dan BEC Awards 2026 di Banyuwangi

Senin, 20 Juli 2026 - 14:08 WIB

Pemkab Jeneponto Bahas Rencana Pembangunan Industri Pakan Ternak, Sambut Tim Verifikasi Lapangan SSIC 2026

Berita Terbaru