Dr. Natsar Desi Sosok Akademisi dan Konsultan Lingkungan Jadi Ketua Prodi MRIL Universitas Fajar

- Jurnalis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Prodi MRIL Unifa, Dr. Natsar Desi, tekankan pentingnya SDM unggul di bidang infrastruktur ramah lingkungan.

Ketua Prodi MRIL Unifa, Dr. Natsar Desi, tekankan pentingnya SDM unggul di bidang infrastruktur ramah lingkungan.

Makassar, allnatsar.id – Pascasarjana Universitas Fajar (Unifa) memberi amanah kepada Dr. Ir. Natsar Desi, S.P, M.Si., IPM, sebagai Ketua Program Studi Magister Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan (MRIL) sejak Juni 2025.

Sosok yang akrab disapa Aloq ini lahir di Jeneponto dan menempuh pendidikan S1 Ilmu Tanah di Universitas Muslim Indonesia (UMI), S2 Ilmu Lingkungan di Universitas Indonesia (UI), serta S3 Lingkungan Hidup di Universitas Negeri Makassar (UNM).

Selain berkiprah di dunia akademik, Dr. Natsar Desi juga dikenal aktif sebagai konsultan izin lingkungan dan Founder PT Allnatsar Enviro Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang konsultan dan engineering lingkungan. Saat ini, ia masih tercatat sebagai Tim Teknis Penilai Dokumen AMDAL di Pemkot Makassar.

Ketua Program Studi Magister Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan (MRIL) Natsar Desi  kepada media, Kamis 2 Oktober 2025 menegaskan,  selama ini program studi, MRIL Unifa telah menghasilkan puluhan lulusan magister kini berkarier di sektor pertambangan, konsultan lingkungan, hingga instansi pemerintahan.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Optimalisasi Urban Farming untuk Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

Didukung oleh tenaga pengajar bergelar doktor, alumni UMI, Unhas, dan UNM, program studi ini terus memperkuat kualitas akademiknya.

Menurut Dr. Natsar, peluang kerja alumni MRIL sangat luas dan jelas. Mereka dapat berkarier di berbagai sektor, mulai dari instansi pemerintah, perusahaan swasta, konsultan, hingga lembaga internasional.

Beberapa bidang yang menjadi prospek kerja antara lain: instansi pemerintah: perencana infrastruktur dan lingkungan di Bappeda, Kementerian PUPR, KLHK, Kementerian ESDM, hingga pejabat fungsional penata ruang dan pengendali AMDAL.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Buka Seleksi Direksi dan Dewan Pengawas BUMD, PDAM Paling Banyak Peminat

Konsultan & Kontraktor: project manager, environmental engineer, ahli infrastruktur berkelanjutan, hingga quality control engineer.

Perusahaan Swasta & Industri: manajer K3 & lingkungan, spesialis pengolahan limbah, hingga manajer CSR dan sustainability.

Lembaga Internasional/NGO: tenaga ahli pembangunan berkelanjutan, koordinator proyek air bersih, hingga peneliti bidang infrastruktur dan lingkungan.

Akademisi & Peneliti: dosen, peneliti terapan, serta konsultan kebijakan pembangunan berkelanjutan.

Wirausaha: founder konsultan lingkungan, pengembang teknologi sederhana, hingga arsitek green building.

“Magister Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan hadir untuk menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan, sekaligus menyiapkan SDM yang kompeten di bidang infrastruktur ramah lingkungan,” ujar Dr. Natsar.

Prospek kerja yang beragam, alumni MRIL Universitas Fajar diharap dapat memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, nasional, hingga internasional, tandasnya. *

Berita Terkait

Munafri Tinjau Urban Farming di Tamalate–Wajo, Targetkan Kemandirian Pangan Bagi Warga
Langkah Strategis PDAM Makassar, Siapkan Solusi Jangka Pendek dan Panjang Atasi Krisis Air di Musim Kemarau
Makassar Perkuat Kesiapsiagaan, Munafri-Aliyah Tekankan Kolaborasi Jadi Kunci Utama Hadapi Bencana
Komisi IV DPRD Jeneponto Gelar RDP Bahas Program Pendidikan dan Kebudayaan 2026
Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 Berlangsung Khidmat
Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Pertanian UIT Kunjungi TPS 3R Rusunawa Mariso
Hadiri HUT KPI Gereja Toraja, Appi: Kota Makassar Dibangun dengan Semangat Kebersamaan
Wali Kota Makassar Isi WFH Bersama SKPD Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:39 WIB

Munafri Tinjau Urban Farming di Tamalate–Wajo, Targetkan Kemandirian Pangan Bagi Warga

Kamis, 30 April 2026 - 13:35 WIB

Langkah Strategis PDAM Makassar, Siapkan Solusi Jangka Pendek dan Panjang Atasi Krisis Air di Musim Kemarau

Rabu, 29 April 2026 - 17:06 WIB

Komisi IV DPRD Jeneponto Gelar RDP Bahas Program Pendidikan dan Kebudayaan 2026

Senin, 27 April 2026 - 13:48 WIB

Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 Berlangsung Khidmat

Senin, 27 April 2026 - 13:35 WIB

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Pertanian UIT Kunjungi TPS 3R Rusunawa Mariso

Berita Terbaru