Silaturahim Santri se-Indonesia Timur, Munafri: Pemerintah Wajib Melindungi Santri

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat memberikan sambutan dalam acara Silaturahim Munajat Santri dan Ulama Pesantren (SITARUPA) se-Indonesia Timur

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat memberikan sambutan dalam acara Silaturahim Munajat Santri dan Ulama Pesantren (SITARUPA) se-Indonesia Timur

Makassar, allnatsar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menghadiri Silaturahim Munajat Santri dan Ulama Pesantren (SITARUPA) se-Indonesia Timur yang digelar di Balai Manunggal Prajurit Jenderal M. Yusuf, Jalan Jenderal Sudirman Makassar, Selasa (28/10/2025).

Acara religius yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Santri 2025 itu menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya santri, kiai, dan pimpinan pondok pesantren dari 11 Provinsi di kawasan Indonesia Timur berkumpul di Kota Makassar dalam satu majelis besar.

Dengan mengusung semangat persatuan umat, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang doa bersama seribu santri, tetapi juga memperkuat silaturahmi ulama pesantren.

Serta membuka ruang kolaborasi melalui Pesantren Business Forum sebagai langkah nyata memperkuat kemandirian ekonomi pesantren.

Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi mengucapkan selamat datang kepada para kiai, ulama, dan santri dari berbagai daerah yang hadir di Kota Makassar. Ia menyebut kehadiran mereka menjadi rahmat bagi kota ini.

“Selamat datang di Kota Makassar, kota lahirnya para pemberani. Kehadiran para santri dan ulama di kota ini tentu membawa harapan besar untuk kemajuan pesantren, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar,” ucap Appi.

Di hadapan ribuan santri dan ulama, Munafri menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar, berkomitmen kuat mendukung kemajuan pesantren.

Baca Juga :  Makassar Dipercaya Tuan Rumah MTQ Korpri ke-VIII, Munafri: Kami Siap Beri Pelayanan Terbaik

Salah satunya melalui penyiapan Peraturan Daerah (Perda) tentang Sistem Pengelolaan Pesantren, kini sudah dibahas bersama DPRD lewat pandangan umum fraksi, ditargetkan disahkan pada tahun 2026 mendatang.

“Komitmen kami terhadap perkembangan pesantren dan pendidikan Islam sudah kami jalankan,” tuturnya.

“Tahun ini kami telah mengajukan Rancangan Perda Sistem Pengelolaan Pesantren dna dibahas bersama Dewan. Insya Allah akan disahkan DPRD Kota Makassar pada 2026,” lanjutanya.

Ia menjelaskan, Perda tersebut sangat penting untuk memberikan payung hukum bagi keberlangsungan pesantren, termasuk tata kelola kelembagaan, penguatan kurikulum keagamaan, dan perlindungan santri.

“Kami tidak ingin pesantren hanya dijadikan objek atau dikambinghitamkan ketika ada persoalan. Pemerintah harus hadir melindungi santri, para pengajar, dan lembaga pesantren,” tegasnya.

Mantannbos PSM itu menambahkan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam mencegah perpecahan bangsa dan menjaga persatuan umat.

Menurutnya, pondok pesantren bukan hanya lembaga pendidikan agama, tetapi juga penjaga nilai moral masyarakat dan perekat persatuan bangsa.

Baca Juga :  Kado Hari Santri 2025, Pemkot Makassar dan DPRD Rancang Ranperda Fasilitas Pesantren

“Kami berharap doa mustajab dari para ulama senantiasa menyertai perjalanan kami dalam membangun kota ini,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, orang nomor satu Kota Makassar itu menyampaikan bahwa pembangunan Kota Makassar tidak akan berhasil tanpa doa para ulama dan peran kalangan pesantren.

“Di Makassar ini hidup 1,4 juta jiwa. Apa yang kami lakukan sebagai pemerintah tidak akan cukup tanpa doa-doa para ulama,” jelasnya.

Selain itu, Appi juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kota Makassar.

Menurutnya, Kota Makassar harus menjadi kota yang taat pada agama, sekaligus tetap hidup dalam keberagaman.

“Kami tidak membedakan siapa pun, dari mana pun asalnya. Inilah bingkai toleransi yang harus kita jaga,” tegasnya lagi.

Mengakhiri sambutannya, Appi mengajak seluruh tamu untuk menikmati suasana Kota Makassar dan keramahan warganya.

“Nikmatilah Kota Makassar. Kalau ada hal yang kurang berkenan, sampaikan kepada kami agar kami terus berbenah,” pesan Munafri.

“Ada dua larangan di Makassar. Pertama, dilarang diet. Kedua, dilarang buru-buru pulang. Minimal dua sampai tiga hari tinggal di Makassar, rasakan semilir angin Mamiri dan keindahan Pantai Losari,” tambah Appi disambut tawa peserta.

Berita Terkait

Kemdiktisaintek Umumkan Penerima Pendanaan Riset 2026, Anggaran Capai Rp1,7 Triliun
Bupati Jeneponto Resmikan Reading Corner SDN 20 Bangkala, Dorong Penguatan Literasi Siswa Sejak Dini
Laksanakan Ujian Akhir, Kepsek SMK Negeri 3 Jeneponto Targetkan Siswa Lulus Berkualitas
Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Jeneponto Jalani Ujian Akhir, Sekolah Pastikan Berjalan Tertib dan Lancar
SMK Negeri 8 Jeneponto Gelar Ujian Kompetensi Kejuruan, Libatkan Penguji Eksternal dari Perguruan Tinggi dan Lembaga Profesional
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir Tahun
DLH Jeneponto Beri Ultimatum Yayasan Terkait Pengelolaan IPAL di Lokasi MBG
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:33 WIB

Kemdiktisaintek Umumkan Penerima Pendanaan Riset 2026, Anggaran Capai Rp1,7 Triliun

Kamis, 9 April 2026 - 17:38 WIB

Bupati Jeneponto Resmikan Reading Corner SDN 20 Bangkala, Dorong Penguatan Literasi Siswa Sejak Dini

Rabu, 8 April 2026 - 19:46 WIB

Laksanakan Ujian Akhir, Kepsek SMK Negeri 3 Jeneponto Targetkan Siswa Lulus Berkualitas

Rabu, 8 April 2026 - 19:35 WIB

Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Jeneponto Jalani Ujian Akhir, Sekolah Pastikan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 8 April 2026 - 15:07 WIB

SMK Negeri 8 Jeneponto Gelar Ujian Kompetensi Kejuruan, Libatkan Penguji Eksternal dari Perguruan Tinggi dan Lembaga Profesional

Berita Terbaru