Jeneponto, allnatsar.id — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Jeneponto menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana ke-XXXI Tahun Akademik 2025/2026. Acara berbahagia ini berlangsung khidmat di Gedung Empo Sipitanggarri, Bontosunggu, Kabupaten Jeneponto, pada Sabtu (25/7/2026).
Pada prosesi wisuda kali ini, sebanyak 250 wisudawan dan wisudawati resmi dilantik. Mereka berasal dari berbagai program studi dan konsentrasi di bawah Jurusan Tarbiyah (Pendidikan) serta Jurusan Hukum Islam.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Jeneponto yang dalam hal ini diwakili oleh pejabat Pemkab Jeneponto, tokoh masyarakat, serta sivitas akademika STAI DDI Jeneponto.
Prosesi penyerahan ijazah dan pemindahan pita toga dipimpin langsung oleh Ketua STAI DDI Jeneponto, Ibu Nur Akida, S.Sos.I., M.A., didampingi oleh Ketua Yayasan, Ibu Nurmiati, S.Ag., M.M., Wakil Ketua Bidang Administrasi & Keuangan, Bapak Zaenal Dg. Tutu, S.Pd., M.M., serta Ketua Panitia Wisuda, Sirajuddin, S.Pd., M.Pd. (Dg. Minro).
Dalam keterangannya, Ketua Panitia Wisuda, Sirajuddin (Dg. Minro), menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian acara.

“Alhamdulillah, pelaksanaan wisuda berjalan dengan sangat tertib, aman, dan penuh kebahagiaan. Semoga STAI DDI Jeneponto semakin sukses dan terus menjaga amanah dalam mengawal serta memajukan pendidikan tinggi di Kabupaten Jeneponto,” ujar Dg. Minro.
Ada pemandangan unik dan khas yang mewarnai momen kelulusan kali ini. Sesuai tradisi masyarakat Turatea di Jeneponto, antusiasme keluarga wisudawan sangat tinggi dalam merayakan kelulusan sanak saudaranya.
“Sudah menjadi tradisi warga Jeneponto, kalau ada satu anggota keluarga yang diwisuda, tidak tanggung-tanggung biasanya sampai tiga mobil rombongan keluarga yang ikut mengantar ke lokasi wisuda. Ini bentuk rasa bangga dan kebersamaan yang luar biasa,” tambah Ketua Panitia.
Menatap masa depan perguruan tinggi yang lebih mantap, STAI DDI Jeneponto juga mengumumkan rencana strategisnya untuk terus berkembang. Pada tahun akademik mendatang, kampus ini berencana membuka dua program studi (Prodi) baru, yaitu Program Studi Ekonomi Syariah dan Program Studi Hukum Syariah.
Penambahan prodi baru ini diharapkan dapat memberi lebih banyak pilihan pendidikan tinggi bernuansa Islami yang relevan dengan kebutuhan lapangan kerja bagi masyarakat Jeneponto dan sekitarnya.
(Penulis: Maryullah Sahran, S.E / Biro Jeneponto)









