Appi Fokuskan Penanganan Kekeringan, Kerahkan 25 Armada Layani Kekeringan di 58 Kelurahan

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyaluran air bersih sebanyak  3.043.800 liter air melalui 310 titik distribusi

Penyaluran air bersih sebanyak 3.043.800 liter air melalui 310 titik distribusi

Makassar, allnatsar.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, terus memperkuat penanganan Tanggap Darurat Bencana (TDB) Kekeringan dengan memperluas distribusi air bersih ke wilayah yang mengalami keterbatasan akses air.

Hingga pembaruan data operasional terakhir, BPBD Makassar telah menyalurkan sebanyak 3.043.800 liter air bersih melalui 310 titik distribusi yang tersebar di sejumlah wilayah terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengatakan distribusi tersebut telah menjangkau 8 kecamatan dan 58 kelurahan, dengan total penerima manfaat mencapai 26.888 kepala keluarga atau 92.931 jiwa.

“Pelayanan tersebut telah menjangkau 8 kecamatan dan 58 kelurahan, dengan total penerima manfaat mencapai 26.888 kepala keluarga atau 92.931 jiwa,” kata Fadli Tahar, Selasa (15/9/2026).

Dia mengatakan, seluruh langkah penanganan yang dilakukan BPBD merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi untuk memusatkan perhatian pada sejumlah persoalan dan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan respons cepat pemerintah.

Menurutnya, penanganan kekeringan tidak semata-mata diukur dari jumlah air yang disalurkan, tetapi juga dari kemampuan pemerintah memastikan masyarakat tetap memperoleh kebutuhan dasar di tengah kondisi sulit.

Baca Juga :  Walikota Munafri Respon Aspirasi Warga, Rp4 Miliar untuk Perbaikan Jalan di Romang Tangayya

Lanjut dia, penanganan kekeringan bukan sekadar mendistribusikan air, tetapi memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan dasar.

“Setiap titik distribusi adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk menjaga kehidupan dan ketahanan warga,” ungkapnya.

Untuk memperkuat operasi di lapangan, BPBD Makassar mengerahkan 25 kendaraan operasional dengan total pergerakan mencapai 705 rit atau trip perjalanan.

Disebutkan, armada tersebut terdiri dari 4 mobil pemadam kebakaran (Damkar), 4 mobil tangki, 3 mobil pick up, dan 14 mobil dump truck.

Dengan dukungan armada tersebut, distribusi air dilakukan secara berkelanjutan ke berbagai kawasan terdampak, termasuk permukiman yang mengalami keterbatasan sumber air bersih.

Setiap perjalanan armada menjadi bagian dari upaya memastikan kebutuhan masyarakat dapat dilayani secara cepat, terukur, dan tepat sasaran.

“Capaian 310 titik distribusi menunjukkan penanganan kekeringan terus bergerak mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat di lapangan,” tuturnya.

Baca Juga :  Dari Redaksi Detik Nasional, Appi Tekankan Transformasi Kebersihan, Dari Darurat Sampah ke Ekonomi

Dia menambahkan, BPBD Makassar bersama unsur terkait melakukan pemantauan, koordinasi, serta penyesuaian pola pelayanan untuk memastikan distribusi air menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.

Penanganan juga dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan sejumlah unsur pemerintah dan mitra penanggulangan bencana, di antaranya Damkarmat, PDAM, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), PMI, serta unsur terkait lainnya.

“Kolaborasi ini, menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan distribusi air sekaligus mempercepat respons terhadap laporan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak,” terangnya.

Ia menilai bahwa, kondisi kekeringan, distribusi air bersih menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Menurutnya, warga yang terdampak, air yang tiba di titik distribusi bukan sekadar angka dalam laporan operasional, melainkan kebutuhan untuk memenuhi aktivitas sehari-hari dan menjaga keberlangsungan hidup keluarga.

“Kami BPBD Kota Makassar komitmen untuk terus hadir dan bergerak selama penanganan TDB Kekeringan berlangsung, dengan memperluas jangkauan pelayanan sesuai kebutuhan di lapangan,” tukasnya.

Berita Terkait

TP PKK Makassar Edukasi Kader tentang Bahaya dan Modus Perdagangan Orang
BAZNAS Makassar Bergerak Atasi Krisis Air, Siapkan Tandon dan Sumur Bor untuk Warga di Utara Kota
Usai Bertamu Appi, Pertamina Janji Tingkatkan Pelayanan SPBU dan Urai Antrean Lewat Buffer Zone 24 Jam
Warga Antusias Ikuti Program “Kamis Manis” Makan Gratis di Polres Jeneponto
Wali Kota Makassar Bekali Ribuan Maba Bosowa Jadi Bagian dari Pembangunan Kota
Distribusi Air Bersih di Makassar Tembus 3.802 KK, Respons Cepat Pemkot Kian Diperluas
Audiensi dengan HMI, PLN UID Sulselbar Janji Respon Cepat Aduan dan Klaim Kerusakan Elektronik
Wali Kota Makassar Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan di Muscab HNSI
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:26 WIB

Appi Fokuskan Penanganan Kekeringan, Kerahkan 25 Armada Layani Kekeringan di 58 Kelurahan

Senin, 14 September 2026 - 18:36 WIB

TP PKK Makassar Edukasi Kader tentang Bahaya dan Modus Perdagangan Orang

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

BAZNAS Makassar Bergerak Atasi Krisis Air, Siapkan Tandon dan Sumur Bor untuk Warga di Utara Kota

Minggu, 13 September 2026 - 22:01 WIB

Usai Bertamu Appi, Pertamina Janji Tingkatkan Pelayanan SPBU dan Urai Antrean Lewat Buffer Zone 24 Jam

Kamis, 10 September 2026 - 19:02 WIB

Warga Antusias Ikuti Program “Kamis Manis” Makan Gratis di Polres Jeneponto

Berita Terbaru