Dari Rumah hingga Kantor, Siap Berhias untuk HUT Kota Makassar: Semangat Kebersamaan dan Kearifan Lokal

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat memberikan sambutan dalam rapat koordinasi persiapan HUT Kota Makassar

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat memberikan sambutan dalam rapat koordinasi persiapan HUT Kota Makassar

Makassar, allnatsar.id — Menjelang perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-418 Kota Makassar, yang akan digelar pada 9 November mendatang di Lapangan Karebosi, Pemerintah Kota Makassar terus mematangkan berbagai persiapan.

Rangkaian kegiatan sosial, budaya, hingga kolaborasi lintas sektor kini disiapkan bukan sekadar sebagai ajang perayaan, tetapi juga sebagai momen kebersamaan dan kepedulian untuk masyarakat.

Sejauh ini, berbagai kegiatan telah dan terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya menghadirkan partisipasi masyarakat secara luas dalam momentum hari jadi kota Makassar.

Persiapan tersebut menjadi fokus dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Makassar.

Serta seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan tim ahli Pemkot Makassar, bertempat di Rumah Jabatan Wali Kota, Selasa (4/11/2025) malam.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa perayaan HUT ke-418 Kota Makassar, bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum kebersamaan dan kepedulian bersama seluruh elemen masyarakat.

Munafri menjelaskan bahwa rapat tersebut bertujuan membahas kesiapan serta memastikan pelaksanaan setiap kegiatan berjalan sesuai dengan tupoksi masing-masing SKPD, dengan fokus utama menghadirkan keterlibatan aktif masyarakat.

“Pertemuan ini untuk mematangkan kegiatan sesuai tanggung jawab tiap SKPD. Tapi yang paling penting, bagaimana seluruh masyarakat Kota Makassar bisa ikut terlibat dan merasakan kebersamaan di dalamnya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan HUT harus dikontrol secara bersama-sama agar berjalan rapi dan terkoordinasi, tanpa kehilangan esensi utama: kehadiran dan partisipasi masyarakat dari semua kalangan.

Dia menekankan, pesta ini dinikmati masyarakat, harus rapi dan terkontrol, tapi di dalamnya harus hadir seluruh elemen masyarakat.

“Mereka yang datang menonton, yang ikut mengisi acara, semuanya harus berbaur jadi satu,” tuturnya.

“Kita juga akan memberi penghargaan kepada orang-orang yang telah memberikan sumbangsih bagi Kota Makassar,” jelasnya melanjutkan.

Appi menambahkan, ke depan, perayaan HUT Kota Makassar akan diarahkan agar memiliki anggaran khusus dan konsep terencana jauh hari sebelumnya, bukan sekadar hasil penggabungan dari berbagai kegiatan lintas SKPD.

” Tahun depan kita akan atur agar ada anggaran tersendiri untuk perayaan ini, dengan konsep yang matang dan terukur, bukan hanya kegiatan yang dijahit dari berbagai dinas,” tegasnya.

Dalam arahannya, Wali Kota juga menekankan bahwa HUT Makassar harus menjadi momentum berbagi dan menunjukkan empati terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga :  Perlindungan Warga Jadi Prioritas, Makassar Perkuat Mitigasi Banjir dengan Teknologi Jepang

Ia menegaskan pentingnya menghadirkan konsep sosial dan charity dalam setiap pelaksanaan kegiatan.

Lanjut dia, Kota ini butuh sentuhan dan perhatian dari kita semua. Karena itu, ia menginginkan setiap perayaan ulang tahun kota selalu punya nilai sosial.

“Kita boleh tertawa dan bergembira, tapi bukan hanya kita, masyarakat juga harus ikut bahagia. Ada banyak orang di luar sana yang berjuang setiap hari, dan mereka juga harus merasakan kehadiran pemerintah,” ungkapnya.

Politisi Golkar itu juga mengingatkan agar perayaan HUT tidak berlebihan dalam euforia, namun tetap mengandung makna spiritual dengan menghadirkan doa dan kepedulian terhadap sesama.

“Jangan sampai kita terlalu larut dalam euforia perayaan, tapi lupa bahwa ada doa-doa tulus dari masyarakat kecil yang menjadi kekuatan kota ini. Itu yang harus kita jaga,” pesannya.

Munafri mengingatkan seluruh ASN agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga terlibat aktif dalam setiap kegiatan HUT.

Dia mengajak seluruh jajaran SKPD untuk hadir, mendukung, dan memberikan semangat kepada rekan-rekan yang menyelenggarakan kegiatan di lapangan.

“Jangan sampai kegiatan hanya dihadiri dinas yang melaksanakan. Datanglah, lihat, apresiasi, beri semangat. Tidak ada ruginya meluangkan untuk hadir. Ini bentuk kepedulian kita,” tuturnya.

Menurutnya, dari lebih 23.000 ASN Pemkot Makassar, hanya sebagian yang menunjukkan kepedulian aktif terhadap kegiatan kota.

Mantan bos PSM ini berharap seluruh pegawai dapat ikut memeriahkan HUT ini sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kebanggaan bersama. Kepedulian itu tidak cukup hanya di mulut.

“Ini bukan acara pribadi, ini acara kita semua. Kewajiban kita untuk membuatnya meriah dan memperlihatkan bahwa pemerintahan ini hadir untuk rakyatnya,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menekankan agar seluruh kegiatan HUT memiliki standar pelaksanaan yang aman, tertib, dan bermakna. Ia mencontohkan kegiatan gerak jalan sehat Korpri yang menjadi ajang silaturahmi dan kepedulian terhadap kebersihan kota.

“Saya tidak ingin acara yang glamour, tapi harus punya standar dan makna. Jalan sehat itu bukan sekadar olahraga, tapi ajang silaturahmi seluruh pegawai dan masyarakat,” imbuh Appi.

“Kalau melihat sampah di jalan, pungutlah. Mari kita jadikan kegiatan ini momentum kebersamaan dan kepedulian,” sambung Munafri.

Ia meminta setiap perangkat daerah agar aktif berkontribusi dan memastikan setiap agenda berjalan dengan tertib, rapi, dan terkoordinasi.

“Kewajiban kita bersama untuk memperlihatkan bahwa pemerintahan ini hadir dan peduli pada masyarakatnya,” tutup Munafri.

Rangkaian kegiatan peringatan HUT telah dimulai sejak tangga 2 sampai 8 November, mulai porseni Dispora, Urban Farming Festival yang digelar oleh Dinas Pertanian dan Perikanan di Anjungan City of Makassar.

Baca Juga :  Wali Kota Munafri Dorong Asosiasi Aspal dan Beton Terlibat Benahi Insfrastruktur di Makassar

Setelah itu, akan dilaksanakan sejumlah kegiatan, di antaranya penandatanganan kerja sama (MoU) dengan Kemenkumham, nikah massal di Lapangan Karebosi, pembukaan Pameran Dekranasda di Trans Studio Mall, serta launching Modul Muatan Lokal (Mulok) SD di Museum Kota Makassar.

Sementara itu, akan menjadi hari padat kegiatan dengan agenda jalan sehat Korpri yang melibatkan seluruh ASN dan keluarga, sunatan massal bagi 418 anak, serta donor darah di Lapangan Karebosi.

Saat ini juga peran aplikasi LONTARA+ yang kini menjadi media pendaftaran kegiatan jalan sehat dan pemberian nomor undian doorprize HUT Makassar.

Pada hari yang sama, akan dilaksanakan pula pemecahan rekor MURI pemasangan gigi palsu terbanyak, pameran UMKM dan kuliner lokal dari 28 booth binaan Dinas Koperasi, serta Kirab Budaya Singara Bulan yang dimotori Dinas Kebudayaan.

Sementara di Lapangan Karebosi akan berlangsung konser “100% Anak Makassar” yang menampilkan musisi-musisi lokal seperti Oding Leaders, Gege Abbas, Flowers, dan Teras Sinar.

Rangkaian acara akan mencapai puncaknya pada 9 November, dengan Upacara HUT ke-418 Kota Makassar di Lapangan Karebosi pada pukul 07.00 WITA, disusul dengan salat Magrib dan Isya berjamaah, serta penyerahan bantuan bagi anak yatim dan para tahfiz se-Kota Makassar.

Malam harinya, perayaan akan ditutup dengan Malam Puncak HUT yang menghadirkan hiburan rakyat bersama artis nasional, termasuk Armada Band dan musisi dari kawasan timur Indonesia.

——————————
SURAT EDARAN NOMOR 285 / TAHUN 2025: TENTANG PARTISIPASI MENYEMARAKKAN HARI JADI KOTA MAKASSAR KE-418 TAHUN 2025.

Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Makassar Ke-418 Tahun 2025, dengan ini dihimbau untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan di lingkungan instansi sebagai berikut:

  1. Pemasangan umbul-umbul dan dekorasi lainnya di depan rumah/bangunan/gedung masing-masing.
  2. Pemakaian baliho, banner, dan dekorasi lainnya sesuai dengan tema dan logo Hari Jadi Kota Makassar.
  3. Mengkoordinir pemakaian Baju Adat Sulawesi Selatan untuk seluruh ASN, PPPK, Non ASN, Pimpinan Organisasi, Pengelola Usaha, Sekolah Negeri/Swasta, Hotel, Restoran, Mall, dan Pengurus Mesjid, Gereja serta Rumah Ibadah lainnya, termasuk Toko, Cafe, Warkop, Mini Market, Rumah Makan, Pasar Tradisional, Juru Parkir, dan Petugas Kebersihan pada tanggal 9 November 2025.
  4. Camat dan Lurah mengkoordinir Ketua RW/RT masing-masing untuk berpartisipasi melaksanakan hal sebagaimana dimaksud poin 1-3 di atas.

Berita Terkait

Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 Berlangsung Khidmat
Wali Kota Makassar Isi WFH Bersama SKPD Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah
Pemkab Jeneponto Perpanjang Kontrak Ratusan PPPK, Bupati Tekankan Disiplin dan Kinerja
Dari Desa untuk Negeri, TMMD ke-128 Jeneponto Fokus Bangun Infrastruktur dan Kesejahteraan
Wali Kota Makassar Hadiri Rakor Pengembangan Infrastruktur Dasar, Fokus PSEL di Antang
Pemkab Jeneponto Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi ke-163: A’bulo Sibatang, Ikhlas dan Bahagia
Buruh Tak Lagi Turun ke Jalan: Pemkot Makassar Siapkan Kegiatan Dialog dan Festival Saat May Day
Munafri–Aliyah Hadirkan Lampu Tenaga Surya di Kepulauan, Armada Laut Segera Terwujud
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 13:48 WIB

Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 Berlangsung Khidmat

Sabtu, 25 April 2026 - 06:43 WIB

Wali Kota Makassar Isi WFH Bersama SKPD Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah

Rabu, 22 April 2026 - 15:39 WIB

Pemkab Jeneponto Perpanjang Kontrak Ratusan PPPK, Bupati Tekankan Disiplin dan Kinerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:20 WIB

Dari Desa untuk Negeri, TMMD ke-128 Jeneponto Fokus Bangun Infrastruktur dan Kesejahteraan

Rabu, 22 April 2026 - 06:05 WIB

Wali Kota Makassar Hadiri Rakor Pengembangan Infrastruktur Dasar, Fokus PSEL di Antang

Berita Terbaru