DPP KEPMI Bone Klarifikasi Isu Dana Hibah: Tegaskan Tidak Pernah Mencairkan

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah DPP KEPMI Bone, Irham, saat memberikan pernyataan klarifikasi terkait isu pengelolaan dana hibah.

Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah DPP KEPMI Bone, Irham, saat memberikan pernyataan klarifikasi terkait isu pengelolaan dana hibah.

Bone, allnatsar.id — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kesatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (KEPMI) Bone resmi mengeluarkan klarifikasi terkait isu dugaan pengelolaan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Bone. Dalam pernyataan resminya, pengurus menegaskan tidak pernah menerima, mencairkan, ataupun menggunakan dana hibah tersebut sepanjang masa kepengurusan berjalan.

Tegaskan Tidak Pernah Menerima Dana Hibah

Dalam rilis yang disampaikan, DPP KEPMI Bone menyebut tuduhan terkait penggunaan dana hibah adalah informasi yang menyesatkan. Mereka memastikan organisasi tetap berkomitmen pada integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan program.

“Dalam tradisi komunikasi yang sehat, verifikasi adalah prasyarat utama agar kebenaran tidak dikorbankan oleh sensasi,” ujar Irham, Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah DPP KEPMI Bone.

Irham juga menekankan bahwa mekanisme pengawasan struktural di organisasi berjalan sebagaimana mestinya. Menurutnya, isu ini harus dimaknai sebagai momentum pembelajaran untuk memperkuat transparansi dan etika komunikasi publik.

Baca Juga :  Siapkan ASN Profesional dan Berdaya Saing, Pj Sekda Jeneponto Resmi Buka Latsar CPNS Angkatan XII Tahun 2026

Audiensi dengan Wakil Bupati Diluruskan

DPP KEPMI Bone turut meluruskan pemberitaan mengenai pertemuan dengan Wakil Bupati Bone. Mereka menegaskan audiensi tersebut tidak ada kaitannya dengan pencairan dana hibah, melainkan membahas masa depan organisasi serta harapan dukungan yang lebih besar bagi dunia pendidikan dan mahasiswa pada kepengurusan berikutnya.

Keterlambatan Kongres Diakui

Terkait dinamika internal, pengurus mengakui adanya keterlambatan pelaksanaan kongres. Meski begitu, mereka menegaskan hal itu bukan bentuk penelantaran organisasi.

“Kami masih dan akan terus berupaya menyelenggarakan kongres secepat mungkin, karena bagi kami organisasi ini adalah rumah besar yang harus tetap terjaga marwahnya,” tegas Irham.

Senada, Syarwan, Sekretaris Jenderal DPP KEPMI Bone, menambahkan bahwa hingga saat ini tidak ada dokumen pencairan dana hibah yang ditandatangani oleh tiga pengurus inti—Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, dan Bendahara Umum—sebagaimana syarat pencairan yang berlaku.

“Kongres bukan hanya soal pergantian kepengurusan, melainkan momentum memperbarui visi dan meneguhkan kembali marwah organisasi. Keterlambatan ini harus dipahami sebagai bagian dari proses kedewasaan organisasi,” ujar Syarwan.

Komitmen Menjaga Marwah Organisasi

Baca Juga :  Komunitas Ruang Buka Konawe Mengadakan Kegiatan LiteraTalk

Menutup klarifikasinya, DPP KEPMI Bone menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil ditujukan untuk menjaga kesinambungan organisasi dan mempersiapkan landasan bagi generasi penerus.

“Organisasi akan semakin matang bukan ketika ia terhindar dari tuduhan, melainkan ketika ia mampu merespons dengan jernih dan berpegang teguh pada integritas,” pungkas Irham.

Berita Terkait

Bupati Jeneponto Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Nasional, Perkuat Komitmen Ketahanan Pangan Daerah
Perkuat Implementasi Smart Forest Management, Fakultas Pertanian UIT Ikuti ToF Inventarisasi Hutan Nasional (IHN) 2.0
Munafri–Aliyah Tekankan Sinergi, Rekomendasi DPRD Jadi Penguatan Pembangunan Makassar
Mengintegrasikan Teori di Balik Tongkonan: Field Trip Ekowisata Mahasiswa Pertanian UIT ke Toraja
Seleksi BAZNAS Makassar Masuk Babak Krusial, Penentuan Final Lima Nama di Pusat
Universitas Indonesia Timur (UIT) Kukuhkan Posisi di Peringkat 5 Besar Pemenang Hibah Penelitian dan PKM Klaster Pratama LLDIKTI IX
Pimpin Rakor CSR: Bupati Jeneponto Tekankan Program Tepat Sasaran untuk Masyarakat
Genjot Perwali Inklusif, Munafri: Tak Boleh Ada Fasilitas Publik yang Abaikan Penyandang Disabilitas di Makassar
Berita ini 616 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:28 WIB

Bupati Jeneponto Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Nasional, Perkuat Komitmen Ketahanan Pangan Daerah

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:13 WIB

Perkuat Implementasi Smart Forest Management, Fakultas Pertanian UIT Ikuti ToF Inventarisasi Hutan Nasional (IHN) 2.0

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:21 WIB

Munafri–Aliyah Tekankan Sinergi, Rekomendasi DPRD Jadi Penguatan Pembangunan Makassar

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:19 WIB

Mengintegrasikan Teori di Balik Tongkonan: Field Trip Ekowisata Mahasiswa Pertanian UIT ke Toraja

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:34 WIB

Seleksi BAZNAS Makassar Masuk Babak Krusial, Penentuan Final Lima Nama di Pusat

Berita Terbaru