Instruksi Wali Kota Makassar, Tim Gabungan BPBD Tuntaskan Sampah Kanal Karuwisi–Pettarani dalam Waktu Singkat

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Kecamatan Panakkukang bersama kelurahan, RT/RW, serta tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar

Tim Kecamatan Panakkukang bersama kelurahan, RT/RW, serta tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar

Makassar, allnatsar.id — Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat merespons aduan masyarakat terkait persoalan kebersihan lingkungan, khususnya penumpukan sampah di aliran kanal.

Penanganan dilakukan secara lintas sektor sebagai bentuk komitmen menjaga kondisi lingkungan sekaligus mencegah potensi bencana perkotaan.

Salah satu aduan yang langsung ditindaklanjuti terjadi di kanal Karuwisi–Pettarani, Kota Makassar, pada Senin (13/4/2026).

Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, kondisi tersebut dipicu oleh terbukanya salah satu saluran kanal, sehingga aliran sampah dari wilayah Bara-baraya Timur dan Bara-baraya Selatan terbawa arus menuju kawasan Karuwisi hingga Tamamaung.

Atas arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pihak Kecamatan Panakkukang bersama kelurahan, RT/RW, serta tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar segera turun ke lokasi melakukan pembersihan.

Dengan dukungan perahu jenis viber pengangkut sampah, proses pengerukan dilakukan secara intensif dan terkoordinasi.

Hasilnya, dalam waktu kurang lebih satu jam, tumpukan sampah yang sebelumnya memenuhi badan kanal berhasil diangkat, sehingga aliran air kembali lancar dan kondisi lingkungan kembali bersih.

Baca Juga :  Cegah Bencana Sejak Dini, Pemkot Makassar Kenalkan Program SALAMA di Sekolah

Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima informasi adanya penumpukan sampah di wilayah Panakkukang.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana, mengingat sampah di kanal berpotensi memicu banjir.

“Malam ini kami turun ke Panakkukang setelah adanya laporan penumpukan sampah. Ini bagian dari pencegahan kebencanaan. Kami langsung berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan segera menurunkan tim ke lapangan,” ujar Fadli.

Dengan sinergi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kota Makassar berharap persoalan sampah di aliran kanal dapat ditangani secara cepat dan berkelanjutan.

Aksi nyata ini, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam operasi tersebut, BPBD Makassar mengerahkan sekitar 30 personel serta empat unit perahu untuk mempercepat proses pembersihan di area kanal.

Ia menekankan pentingnya aksi cepat sebagai pemicu keterlibatan berbagai pihak dalam menyelesaikan persoalan sampah.

Baca Juga :  Banjir Tak Lagi Separah Dulu, Pemkot Makassar Tetap Perkuat Kesiapsiagaan

“Kita tahu volumenya cukup banyak, tetapi yang terpenting adalah ada tindakan awal untuk memicu gerakan bersama,” katanya.

“Kita kerja tim, mulai dari yang bisa diangkat, lalu dilanjutkan hingga akhirnya seluruh tumpukan sampah bisa dibersihkan,” lanjut dia.

Fadli juga mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah sekitar Panakkukang dan sekitarnya, untuk lebih disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya.

Menurutnya, persoalan sampah di aliran air tidak hanya berdampak pada kebersihan, tetapi juga berpotensi menimbulkan bencana.

“Kami berharap masyarakat bisa lebih peduli. Karena jika dibiarkan, kondisi seperti ini bisa memicu banjir. Kita harus bersatu menjaga lingkungan,” imbuh dia.

Dia menambahkan, BPBD Makassar akan terus siap membantu dalam penanganan kondisi serupa, termasuk melalui dukungan armada perairan yang dimiliki untuk menjangkau titik-titik kanal dan sungai.

“BPBD siap turun kapan pun dibutuhkan, termasuk di wilayah perairan seperti kanal ini. Ini bagian dari kesiapsiagaan kami dalam mendukung penanganan di lapangan,” tutupnya.

Berita Terkait

Jaga Estetika Kota, Pemkot Makassar Bersihkan Sampah dan Drainase di Bawah Tol Pettarani
Fokus Green Economi: Tim Peneliti MoRA The AIR Funds UIN Alauddin Makassar Gelar FGD Wakaf Hutan di Kabupaten Wajo
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar Laksanakan Penanaman Bibit di Hutan Wakaf Kabupaten Wajo
Perkuat Implementasi Smart Forest Management, Fakultas Pertanian UIT Ikuti ToF Inventarisasi Hutan Nasional (IHN) 2.0
Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Pertanian UIT Kunjungi TPS 3R Rusunawa Mariso
Munafri dan Kepala Daerah Se-Sulsel Rakor Bersama Kementerian LH, Teken Komitmen Atasi Sampah
Solusi Darurat Sampah: DLH Makassar Fokus Pembenahan Armada dan Penguatan Infrastruktur di TPA
Pemkot Makassar Maksimalkan Urban Farming, Libatkan Warga hingga Komunitas Tingkat Lorong
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:27 WIB

Jaga Estetika Kota, Pemkot Makassar Bersihkan Sampah dan Drainase di Bawah Tol Pettarani

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:20 WIB

Fokus Green Economi: Tim Peneliti MoRA The AIR Funds UIN Alauddin Makassar Gelar FGD Wakaf Hutan di Kabupaten Wajo

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:20 WIB

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar Laksanakan Penanaman Bibit di Hutan Wakaf Kabupaten Wajo

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:13 WIB

Perkuat Implementasi Smart Forest Management, Fakultas Pertanian UIT Ikuti ToF Inventarisasi Hutan Nasional (IHN) 2.0

Senin, 27 April 2026 - 13:35 WIB

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Pertanian UIT Kunjungi TPS 3R Rusunawa Mariso

Berita Terbaru