Jelang Pemilihan RT/RW, DPRD Makassar Antisipasi Kecurangan dengan Membuka Posko

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 00:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menyatakan komitmennya mengawal ketat pelaksanaan pemilihan langsung Ketua RT dan RW yang dijadwalkan berlangsung September 2025.

Sebagai bentuk pengawasan partisipatif, DPRD akan membuka posko aduan masyarakat di kantor DPRD dan sejumlah titik rawan pelanggaran.

Anggota DPRD Makassar dari Fraksi Mulia, Muchlis Misbah, mengatakan posko tersebut akan menjadi saluran resmi bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan pelanggaran dalam proses pemilihan.

“Kita ingin memastikan proses demokrasi di tingkat paling bawah ini berjalan jujur, adil, dan bebas intervensi. Posko ini akan terbuka bagi siapa saja yang ingin menyampaikan aduan,” kata Muchlis, Rabu (16/07/2025).

Baca Juga :  DPRD Makassar Tegaskan Isu Wali Kota Kabur Sebelum Paripurna Adalah Informasi Sesat

Muchlis menegaskan, pemilihan RT dan RW bukan sekadar seremoni administratif, melainkan fondasi penting demokrasi lokal.

“Ini cikal bakal partisipasi warga dalam pemerintahan kota. DPRD hadir untuk memastikan proses ini tidak hanya sah secara hukum, tapi juga bermartabat,” ujarnya.

Pemilihan tahun ini akan mengadopsi skema baru: Ketua RT dipilih langsung oleh warga, lalu para Ketua RT akan memilih Ketua RW, yang selanjutnya akan memilih Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).

Menurut Muchlis, saat ini draft Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait teknis pemilihan masih dalam tahap finalisasi dan konsultasi di Kementerian Hukum dan HAM, serta harmonisasi di Biro Hukum Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  DPRD Makassar Desak Disdik Tegas Soal Distribusi Seragam Gratis

“Kalau semua berjalan lancar, pemilihan bisa dilaksanakan tepat waktu pada September 2025,” ujarnya.

DPRD juga tengah memetakan wilayah yang dinilai rawan kecurangan. Di titik-titik tersebut, posko pengawasan akan disiapkan untuk menerima laporan langsung dari masyarakat.

“Kami mengundang masyarakat ikut terlibat. Jika merasa proses tidak adil atau dicurangi, silakan datang ke posko kami. Semua laporan akan kami tindak lanjuti,” tutup Muchlis. (*)

Berita Terkait

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani
Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis
Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata
Appi Tegaskan PSEL Makassar Tunggu Arahan Pusat, Aspirasi Warga Tamalanrea Jadi Pertimbangan
Temui Walikota, Direksi Perumda Parkir Paparkan Penataan Area Parkir Tiga Kawasan Strategis
Sekda Jeneponto Buka FGD I Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Allu dan Tanetea
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata

Berita Terbaru