Kini Listrik 24 Jam Hadir di Samalona, Walikota Munafri: Ini Bukti Pemerintah Hadir di Kepulauan

- Jurnalis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat memberikan paket sembako setelah Program Energize Listrik Desa di pulau samalona

Foto: Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat memberikan paket sembako setelah Program Energize Listrik Desa di pulau samalona

Makassar, allnatsar.id – Warga Pulau Samalona, Kota Makassar, kini menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh setelah diresmikannya program elektrifikasi pulau oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan PT PLN (Persero).

Peresmian yang menjadi bagian dari Program Energize Listrik Desa untuk 80 lokasi di Sulawesi Selatan itu dipusatkan di Pulau Samalona, Jumat (24/10/2025), dan turut dihadiri Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, dan jajaran PLN.

Program strategis ini menggunakan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap Hybrid berbasis solar panel yang mampu beroperasi selama 24 jam penuh.

Teknologi ini, sebagai solusi tepat menghadirkan pasokan listrik yang stabil, ramah lingkungan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat kepulauan yang selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan energi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan PLN yang telah merealisasikan kebutuhan vital masyarakat kepulauan.

Menurutnya, pengadaan listrik tidak hanya berdampak pada akses penerangan semata, tetapi juga membuka ruang kemajuan ekonomi masyarakat pesisir.

“Program yang telah diinisiasi Pak Gubernur bersama PLN untuk menghadirkan listrik di pulau-pulau melalui super sun ini adalah bukti hadirnya negara sampai ke wilayah pulau. Kami juga berterima kasih untuk pak Presiden Prabowo Subianto,” ucapnya.

Ia menjelaskan, saat ini. Kota Makassar memiliki delapan pulau dan masih ada empat pulau terluar yang membutuhkan sentuhan infrastruktur dasar.

“Bahkan ada satu pulau yang selama ini hanya menikmati listrik maksimal enam jam sehari. Karena itu kami sangat membutuhkan dukungan PLN untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dsri sisi energi,” tutur Munafri.

Baca Juga :  Festival Muara Jadi Top Event di Makassar, Munafri: Kita Rawat Budaya Lokal Pertemuan Sungai dan Laut

Mantan bos PSM itu juga menegaskan, bahwa keberadaan listrik menjadi fondasi untuk menggerakkan ekonomi masyarakat pulau, termasuk pengembangan sektor perikanan, UMKM, hingga pariwisata bahari yang menjadi unggulan kawasan Kepulauan Sangkarrang.

Dengan beroperasinya sistem PLTS hybrid di Pulau Samalona, masyarakat kini dapat menikmati penerangan sepanjang hari dan malam.

Pelaku usaha wisata dapat meningkatkan layanan akomodasi dan kuliner, nelayan bisa menyimpan hasil tangkapan ikan lebih lama dengan fasilitas pendingin, dan anak-anak sekolah mendapat kesempatan belajar lebih nyaman di malam hari.

“Insya Allah keberadaan listrik ini membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh warga, sekaligus membuka peluang usaha baru dan peningkatan pendapatan masyarakat,” jelas Appi.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Makassar juga menyampaikan bahwa kegiatan peresmian bertepatan dengan agenda rutin Gerakan Makassar Jumat Bersih, sebuah program kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Jajaran Pemkot ikut turun langsung membersihkan kawasan Pulau Samalona sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan destinasi wisata bahari.

“Hari ini kami hadir di sini tidak hanya untuk peresmian program listrik, tetapi juga membawa semangat kolaborasi melalui gerakan Jumat Bersih,” ungkapnya.

“Ini adalah upaya kami mendekatkan pemerintah dengan masyarakat, hadir memberi manfaat nyata, sekaligus memastikan potensi wisata pulau terkelola dengan baik,” lanjut Munafri.

Sedangkan, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi terhadap program elektrifikasi pulau yang kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah terluar.

Baca Juga :  Jajaki Kerjasama, Makassar dan India Siap Bahas Langkah Bahas Budaya, Bahasa, dan Keberagaman

Program ini dinilai sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayahyang g selama ini menghadapi tantangan akses geografis.

Andi Sudirman Sulaiman mengungkapkan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas perhatian terhadap daerah kepulauan melalui pengembangan energi baru terbarukan (EBT).

Ia juga mengapresiasi keterlibatan langsung PT PLN (Persero) dalam mendukung penyediaan listrik di wilayah terpencil.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah mencanangkan program energi baru terbarukan untuk wilayah-wilayah terpencil dan kepulauan. Program ini luar biasa karena langsung di-handle oleh PLN. Biasanya, daerah harus menangani sendiri,” ujarnya.

Gubernur menekankan pentingnya keberlanjutan pemanfaatan energi listrik, bukan hanya sekadar membangun, namun memastikan ada pihak yang bertanggung jawab dalam pemeliharaan.

“Yang memasang harus juga merawat. Kadang ada bantuan dipasang, tapi tidak jelas siapa yang memelihara. Alhamdulillah sekarang sistemnya sudah lebih baik, sehingga program bisa berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Andi Sudirman menyampaikan rencananya untuk mendorong Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai pulau hijau (Green Island) yang menjadi percontohan penerapan energi ramah lingkungan di Indonesia.

Menurutnya, program elektrifikasi berbasis energi terbarukan bukan hanya menghadirkan keadilan energi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memerdekakan wilayah terpencil dari ketertinggalan.

“Masih banyak wilayah yang kesulitan pelayanan pendidikan, air bersih, termasuk listrik. Melalui EBT, kita ingin memastikan saudara-saudara kita di pulau-pulau terpencil bisa hidup lebih layak,” tutupnya.

Berita Terkait

Jelang Hajatan Makassar Tuan Rumah IGS, Munafri Harap Kolaborasi APINDO Gaet Investasi
Sinergi Disdukcapil dan P2KB Jeneponto Sukses Padankan 13.823 Data Keluarga Risiko Stunting
Berebut Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan
Hadiri Sannipata Waisak, Wali Kota Makassar Tegaskan Makassar Rumah Bersama dan Kota Toleransi
Iduladha 2026: Pemkot Makassar Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat dan Cleaning Service
Maknai Idul Adha, Appi Ajak Warga Makassar Rawat Persatuan dan Semangat Berbagi kepada Sesama
Appi-Aliyah Akan Salat Idul Adha Bersama Ribuan Warga di Lapangan Karebosi
Perkuat Sinergi Pembangunan Desa, Apdesi Merah Putih Jeneponto Gelar Rapat Konsolidasi Bersama Bupati
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:53 WIB

Jelang Hajatan Makassar Tuan Rumah IGS, Munafri Harap Kolaborasi APINDO Gaet Investasi

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:19 WIB

Sinergi Disdukcapil dan P2KB Jeneponto Sukses Padankan 13.823 Data Keluarga Risiko Stunting

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:31 WIB

Berebut Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan

Senin, 1 Juni 2026 - 14:47 WIB

Hadiri Sannipata Waisak, Wali Kota Makassar Tegaskan Makassar Rumah Bersama dan Kota Toleransi

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:23 WIB

Iduladha 2026: Pemkot Makassar Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat dan Cleaning Service

Berita Terbaru