Opini WTP Jadi Bukti Tata Kelola Keuangan Baik Pemkot Makassar

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025 - 23:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, bersama Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Tahun Anggaran 2024 dari BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan.

Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, bersama Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Tahun Anggaran 2024 dari BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan.

Makassar, allnatsar.id – Pemerintah Kota Makassar kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024. Capaian ini menandai keberhasilan Pemkot Makassar mempertahankan predikat WTP sebanyak sembilan kali sejak pertama kali diraih pada 2015.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari komitmen seluruh jajaran pemerintah kota dalam menerapkan prinsip tata kelola keuangan yang baik, transparan, dan akuntabel. Ia menyatakan bahwa opini WTP bukan sekadar prestasi administratif, melainkan cerminan dari integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Opini WTP ini adalah bukti nyata bahwa kita mampu mengelola keuangan daerah secara bertanggung jawab dan transparan. Kami akan terus menjaga dan meningkatkan standar ini demi kesejahteraan masyarakat Makassar,” ujar Munafri.

Dalam proses evaluasi, BPK memberikan beberapa rekomendasi untuk perbaikan, yang akan segera ditindaklanjuti oleh Pemkot Makassar. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam memperbaiki dan menyempurnakan sistem pengelolaan keuangan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Buka Pintu Cari Nahkoda Baru Direksi Perusda

Capaian opini WTP ini juga sejalan dengan upaya Pemkot Makassar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, diharapkan pembangunan kota dapat berjalan lebih efektif dan efisien, serta memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh warga Makassar.SUARACELEBES

Baca Juga :  Temui Wali Kota Munafri, Seniman Makassar Satukan Spirit Kearifan Lokal Hidupkan Kembali MAF

Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh aparatur pemerintah kota untuk terus bekerja keras dan menjaga integritas dalam setiap aspek pelayanan publik. Pemkot Makassar berkomitmen untuk menjadikan tata kelola keuangan yang baik sebagai fondasi utama dalam mewujudkan visi kota yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Pemkot Makassar-Kemenhub Rakor Bahas Percepatan Revitalisasi Terminal Daya
Antisipasi Rumah Kosong Saat Mudik Idul Fitri, Munafri Imbau Warga Lapor ke RT/RW
37 Tahun Berkarir Hingga Asisten I, Andi Muh Yasir, Tinggalkan Warisan Pengabdian
Wali Kota Makassar Ingatkan Perumda: Jangan Hanya Kejar Laba, Utamakan Layanan
Realisasi Belanja Negara Tumbuh Signifikan hingga Akhir Januari 2026, Tembus Rp227 Triliun
Dialogis dan Humanis Tanpa Gesekan, Penataan PKL Makassar Dapat Dukungan Ikatan Ahli Perencanaan
Sinergi Pemkot–Kemenhaj, Pemberangkatan Jemaah Haji Makassar Dimatangkan
Dirjen Kemendagri, Kupas Regulasi Penggunaan Anggaran BTT di Hadapan SKPD Pemkot Makassar
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:38 WIB

Pemkot Makassar-Kemenhub Rakor Bahas Percepatan Revitalisasi Terminal Daya

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:15 WIB

Antisipasi Rumah Kosong Saat Mudik Idul Fitri, Munafri Imbau Warga Lapor ke RT/RW

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:53 WIB

37 Tahun Berkarir Hingga Asisten I, Andi Muh Yasir, Tinggalkan Warisan Pengabdian

Sabtu, 28 Februari 2026 - 03:54 WIB

Wali Kota Makassar Ingatkan Perumda: Jangan Hanya Kejar Laba, Utamakan Layanan

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:03 WIB

Realisasi Belanja Negara Tumbuh Signifikan hingga Akhir Januari 2026, Tembus Rp227 Triliun

Berita Terbaru