Makassar, allnatsar.id – Perumda Parkir Makassar Raya menerima kunjungan studi tiru dari Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) bersama Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo Raya di Kantor UPP Anjungan Pantai Losari, Makassar, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengalaman (sharing session) sekaligus diskusi strategis mengenai implementasi elektronifikasi pengelolaan parkir on-street maupun off-street di Kota Makassar. Langkah ini dilakukan untuk mendukung percepatan digitalisasi pelayanan publik serta mewujudkan tata kelola perparkiran yang modern, transparan, dan akuntabel.
Rombongan TP2DD dan BI Solo Raya diterima langsung oleh Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, bersama jajaran Direksi, Dewan Pengawas, serta Pejabat Struktural.
Point utama dalam pertemuan tersebut yakni membahas Digitalisasi perparkiran yang diposisikan sebagai reformasi pelayanan publik yang mengedepankan efisiensi operasional, transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan transaksi bagi masyarakat. Selain itu pengaplikasian penerapan sistem pembayaran elektronik dan integrasi teknologi ditujukan untuk mengoptimalkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar.
Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh TP2DD dan BI Solo Raya.
“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi antardaerah dalam mendorong transformasi digital sektor perparkiran. Perumda Parkir Makassar Raya terus berkomitmen menghadirkan sistem pelayanan parkir yang semakin modern melalui penerapan elektronifikasi pembayaran, penguatan sistem pengawasan, serta integrasi teknologi,” ujar Adi Rasyid Ali.
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo Raya, Pramudya Wicaksana, mengapresiasi inovasi yang telah diterapkan di Kota Makassar dalam mendukung Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
“Kota Makassar telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendorong digitalisasi sektor perparkiran. Berbagai inovasi yang dikembangkan Perumda Parkir Makassar Raya menjadi referensi yang sangat baik bagi daerah lain dalam mempercepat implementasi elektronifikasi transaksi dan memperkuat tata kelola pelayanan publik,” ungkap Pramudya Wicaksana.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan BUMD ini, diharapkan ekosistem pembayaran digital di sektor transportasi dan perparkiran dapat terus berkembang secara inklusif, profesional, dan berkelanjutan.







