Sambut Sejumlah Kepala Daerah di Balaikota, Munafri Sharing Program Zero Waste Makassar

- Jurnalis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menerima kunjungan kerja sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia di Balaikota Makassar, 8 Agustus 2025.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menerima kunjungan kerja sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia di Balaikota Makassar, 8 Agustus 2025.

MAKASSAR, allnatsar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyambut hangat kunjungan kerja sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia di Balaikota, Jumat (8/08/2025).

Diantaranya hadir bersilaturahmi Wali Kota Dumai, Wakil Wali Kota Samarinda, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Wakil Wali Kota Kendari, Wakil Bupati Pulang Pisau, Wakil Bupati Magetan, serta Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab, penuh kehangatan dan tawa, serta diwarnai pertukaran gagasan antar daerah.

Dalam perbincangan informal tersebut, Munafri-Aliyaj dan para kepala daerah berbagi pengalaman dan tantangan dalam membangun kota dan kabupaten masing-masing, termasuk berbagai inovasi pengelolaan lingkungan hingga strategi pengembangan wilayah.

Sebagai bentuk penyambutan khas, Munafri-Aliyah menjamu para tamu dengan kuliner tradisional Sulawesi Selatan, salah satunya adalah barongko—olahan pisang yang dibungkus daun pisang dan dikukus. Mereka menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap kekayaan kuliner Makassar. Beberapa kepala daerah juga sempat membagikan kesan positif mereka setelah berwisata ke pulau-pulau kecil di sekitar Makassar.

Baca Juga :  Tiga Besar Calon Sekda Makassar, Andi Zulkifly, Hendra, dan Dahyal, Siapa Terpilih?

Dalam diskusi yang lebih serius, Munafri memperkenalkan program unggulan Kota Makassar di bidang pengelolaan sampah. Ia memaparkan pendekatan komprehensif yang tengah dikembangkan, yakni integrasi antara urban farming, budidaya maggot, dan pembentukan badan usaha berbasis lingkungan.

“Kami di Makassar sedang membangun sistem pengelolaan sampah dari hulu ke hilir berbasis rumah tangga. Target akhirnya adalah zero waste household,” jelas Munafri.

Munafri juga menceritakan kunjungannya ke salah satu badan usaha pengelola maggot milik warga di Kecamatan Panakkukang. Di sana, sampah organik diolah melalui proses budidaya maggot yang berlangsung antara dua minggu hingga dua bulan.

“Maggot-nya ada yang langsung jadi pakan, ada juga yang dikeringkan. Ini memberi nilai tambah ekonomi bagi warga,” ujarnya.

Ia merindukan, volume sampah harian di Makassar mencapai 1.000–1.500 ton, di mana lebih dari separuhnya adalah sampah organik.

Baca Juga :  Makassar Mantapkan Langkah Jadi Kota Keterbukaan Informasi, Kominfo Genjot Kapasitas PPID

“Itulah yang kami fokuskan untuk diolah di sumbernya. Sementara yang non-organik kami arahkan ke TPA dan bank sampah,” terang Munafri.

Diskusi pun mengalir ke rencana produksi energi dari sampah. Wali Kota menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan kajian pengelolaan energi berbasis limbah, yang diharapkan dapat menyuplai kebutuhan listrik lokal.

“Pemerintah kita kedepannya akan sanggup menyuplai beban daya dengan memanfaatkan potensi energi dari sampah. Tentu tipping fee-nya tidak murah,” jelasnya.

Munafri juga mengenalkan adanya industri daur ulang di Makassar yang mengelola sampah plastik menjadi produk bernilai guna.

“Kami dorong target 100 ton sampah plastik per hari untuk didaur ulang. Ini bagian dari dukungan kami terhadap ekonomi sirkular,” tambahnya.

Ia menutup sambutannya informalnya dengan menyampaikan terima kasih atas kunjungan para kepala daerah dan berharap Makassar dapat menjadi ruang kolaborasi antar kota dan kabupaten di Indonesia dalam mengembangkan inovasi dan kebijakan berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

Takziah Hari Ketiga H. Achmadin Rahman Dipadati Ratusan Pelayat
Klarifikasi MPO dan Pendiri PPI kab. Jeneponto,Kasus Hukum Hardianto Haris Murni Persoalan Pribadi, Tak Ada Kaitannya dengan Organisasi
Teguhkan Persatuan Bangsa, OKP dan Ormas Makassar Gelar FGD Kebangsaan “Dari Makassar, Kita Jaga Indonesia”
PT Roda Mas Baja Inti , Dugaan Peredaran Besi Tak Sesuai SNI 2052:2024.
Hadir di Pernikahan Herman Kumis, Raja Gowa ke-39 Berikan Pesan Khusus untuk Kedua Mempelai
Terpilih Aklamasi, Andi Iwan Darmawan Aras Nakhodai DPD HNSI Sulsel Periode 2026-2031
Resmi Dilantik, MD KAHMI Takalar Periode 2025–2030 Siap Berkolaborasi Bangun Daerah
Menuju Kancah Global, Mahmud La Kaiya Usung Visi “PATSi UMI Go Internasional” di Kongres II
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 10:10 WIB

Takziah Hari Ketiga H. Achmadin Rahman Dipadati Ratusan Pelayat

Kamis, 3 September 2026 - 06:12 WIB

Klarifikasi MPO dan Pendiri PPI kab. Jeneponto,Kasus Hukum Hardianto Haris Murni Persoalan Pribadi, Tak Ada Kaitannya dengan Organisasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Teguhkan Persatuan Bangsa, OKP dan Ormas Makassar Gelar FGD Kebangsaan “Dari Makassar, Kita Jaga Indonesia”

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:12 WIB

PT Roda Mas Baja Inti , Dugaan Peredaran Besi Tak Sesuai SNI 2052:2024.

Senin, 6 Juli 2026 - 18:26 WIB

Hadir di Pernikahan Herman Kumis, Raja Gowa ke-39 Berikan Pesan Khusus untuk Kedua Mempelai

Berita Terbaru