Transformasi Digital UMKM Jadi Katalis Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan

- Jurnalis

Jumat, 2 Mei 2025 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CEO CV Riuh Berempat Indonesia, memaparkan proyek digitalisasi UMKM bertajuk

CEO CV Riuh Berempat Indonesia, memaparkan proyek digitalisasi UMKM bertajuk "Thynk Unlimited" dalam Forum Bisnis Daerah BPD HIPMI Sulsel di Makassar

Makassar, allnatsar.id — Ekonomi Sulawesi Selatan tengah mengalami pergeseran signifikan seiring semakin kuatnya penetrasi digital dalam aktivitas usaha, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dalam Forum Bisnis Daerah yang diselenggarakan oleh BPD HIPMI Sulsel, berbagai gagasan inovatif bermunculan. Salah satu yang mencuri perhatian adalah presentasi dari CEO CV Riuh Berempat Indonesia, Sulaiman Hanan, yang memperkenalkan proyek Thynk Unlimited sebagai solusi digital terpadu untuk UMKM di Sulsel.

Sulaiman Hanan menyoroti kenyataan di lapangan bahwa banyak pelaku UMKM di Sulawesi Selatan masih menjalankan usaha mereka secara konvensional. Pengelolaan stok, pencatatan keuangan, dan pemasaran masih dilakukan secara manual, sehingga usaha sulit berkembang dan tidak kompetitif di pasar digital yang semakin terbuka. Menurutnya, transformasi digital tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga membuka akses pasar yang jauh lebih luas.

“Banyak UMKM kita tidak tahu bagaimana memanfaatkan teknologi sederhana seperti social media ads, SEO, hingga dashboard penjualan. Padahal, teknologi ini bisa meningkatkan omzet mereka secara signifikan. Di sinilah kami hadir,” ujar Sulaiman Hanan dalam pemaparannya.

Baca Juga :  Munafri Panen Raya Cabai Rawit di Pesantren Gombara

Thynk Unlimited hadir sebagai platform berbasis web dan aplikasi mobile yang didesain khusus untuk UMKM. Aplikasi ini mencakup fitur manajemen pelanggan (CRM), analitik usaha berbasis AI, sistem keuangan otomatis, dan integrasi langsung dengan marketplace populer. Fokus utamanya adalah pada pelaku UMKM di sektor kuliner, kreatif, dan perdagangan—sektor yang selama ini tumbuh pesat namun belum terdigitalisasi optimal.

Menurut data yang dipaparkan, Indonesia memiliki lebih dari 212 juta pengguna internet, namun sebagian besar UMKM belum mampu menjangkau pasar digital secara efektif. Di Sulawesi Selatan, tantangan terbesar terletak pada minimnya keterampilan digital, kurangnya akses pelatihan, dan rendahnya adopsi teknologi dasar oleh pelaku usaha.

Untuk mendukung pengembangan platform ini, CV Riuh Berempat Indonesia mengajukan pendanaan sebesar Rp100 juta. Dana tersebut dialokasikan 60% untuk pengembangan sistem digital (baik web maupun aplikasi), 30% untuk pemasaran dan akuisisi pengguna melalui iklan digital dan kemitraan strategis, serta 10% untuk legalitas dan operasional. Proyeksi pengembalian investasi (ROI) ditargetkan dalam jangka waktu 12 bulan melalui model freemium, yaitu kombinasi antara langganan premium dan monetisasi iklan.

Sulaiman menjelaskan, “Kami tidak hanya menciptakan aplikasi, tapi juga membangun ekosistem. Kami akan memberikan pelatihan, pendampingan, dan pemetaan kebutuhan digital UMKM agar solusi ini benar-benar bisa diterapkan dan memberi dampak nyata.”

Potensi dampak yang ditargetkan dari proyek ini antara lain peningkatan efisiensi operasional UMKM hingga 40%, perluasan jangkauan pasar ke seluruh wilayah Indonesia bahkan mancanegara, serta peningkatan literasi digital di kalangan pelaku usaha mikro.

Baca Juga :  Prabowo Lantik Jimly Asshiddiqie Jadi Ketua Komisi Reformasi Polri

Forum ini juga menjadi ajang strategis untuk mempertemukan pemilik usaha, investor, pengembang teknologi, dan pemerintah daerah. Diharapkan, kolaborasi dari berbagai pihak dapat mempercepat akselerasi digitalisasi ekonomi di Sulawesi Selatan.

Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya teknologi dalam dunia usaha, Sulawesi Selatan kini berada pada momentum emas untuk menjadi pusat ekonomi digital di kawasan timur Indonesia. Dan melalui inisiatif seperti Thynk Unlimited, para pelaku UMKM dapat lebih percaya diri menghadapi tantangan bisnis modern dengan solusi yang konkret, terukur, dan inklusif.

Berita Terkait

TAPD dan Banggar DPRD Jeneponto Matangkan Penyempurnaan LKPJ APBD 2025
Wali Kota Munafri Resmikan MCH Kedua di Jalan Nusantara, Jadi Ruang Tumbuh Anak Muda Kreatif
Munafri: APBD Bukan Sekadar Angka, Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat
Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Jamuan Resmi The 9th ASCN Annual Meeting dan BEC Awards 2026 di Banyuwangi
Spanyol Rajai Dunia: Gol Drama Ferran Torres Tumbangkan Argentina di Final Piala Dunia 2026
Drama 10 Gol di Miami: Hat-trick Bukayo Saka Bawa Inggris Segel Tempat Ketiga Piala Dunia 2026
Jadi Buruan Pecinta Kuliner, Bakso Raksasa Haji Adi Kini Hadir di BTP Makassar
Magis Messi dan Mental Juara Argentina Hancurkan Mimpi 60 Tahun Inggris, Albiceleste Amankan Tiket Final Piala Dunia
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:20 WIB

TAPD dan Banggar DPRD Jeneponto Matangkan Penyempurnaan LKPJ APBD 2025

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:44 WIB

Munafri: APBD Bukan Sekadar Angka, Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:16 WIB

Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Jamuan Resmi The 9th ASCN Annual Meeting dan BEC Awards 2026 di Banyuwangi

Senin, 20 Juli 2026 - 06:06 WIB

Spanyol Rajai Dunia: Gol Drama Ferran Torres Tumbangkan Argentina di Final Piala Dunia 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:13 WIB

Drama 10 Gol di Miami: Hat-trick Bukayo Saka Bawa Inggris Segel Tempat Ketiga Piala Dunia 2026

Berita Terbaru