Wujudkan Makassar Zero Waste, Melinda Aksa Tinjau Pengelolaan Sampah Kecamatan Mamajang

- Jurnalis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 05:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa saat meninjau pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Kecamatan Mamajang

Foto: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa saat meninjau pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Kecamatan Mamajang

Makassar, allnatsar.id — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, meninjau langsung pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Kecamatan Mamajang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan (SMEP) TP PKK Kecamatan Mamajang di Kantor Kecamatan Mamajang, Kamis (16/10/2025).

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan SMEP, Melinda menekankan pentingnya kegiatan SMEP sebagai sarana evaluasi dan sinergi antarstruktur PKK agar setiap kegiatan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“SMEP bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, tetapi merupakan bentuk komitmen kita untuk terus memperbaiki, memperkuat, dan memastikan setiap program PKK benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Melinda juga mengajak seluruh jajaran PKK dan pemerintah kecamatan untuk terus mendukung program Wali Kota Makassar dalam mewujudkan Makassar Zero Waste 2027.

“Kami dari Tim Penggerak PKK, khususnya yang ada di kecamatan, berharap agar di tingkat kelurahan dapat mendukung berbagai program, termasuk pengelolaan sampah berbasis biopori dan budidaya maggot, serta menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan rutin Jumat Bersih,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Jajaki Kerjasama dengan PT Itochu, Bahas Pengelolaan Sampah dan Lampu Jalan

Ia menekankan pentingnya peran PKK dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah secara mandiri. Menurutnya, jika setiap kelurahan memiliki sistem pengelolaan sampah yang baik, maka hal tersebut dapat menjadi contoh positif bagi warga di sekitarnya.

“Kantor kelurahan sebaiknya punya pengelolaan sampah sendiri, supaya bisa menjadi contoh dan tempat belajar bagi warga di tingkat RT/RW,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Mamajang, Andi Irdan Pandita, menjelaskan bahwa pihaknya telah melaksanakan berbagai inovasi dalam pengelolaan sampah di wilayahnya.

“Kami punya pengelolaan sampah teba modern (lubang biopori besar), komposter, budidaya maggot, serta pemilahan sampah organik dan anorganik di setiap titik lingkungan,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan terima kasih atas dukungan TP PKK Kota Makassar yang terus memberikan arahan dan pendampingan dalam penerapan program lingkungan di Kecamatan Mamajang.

Baca Juga :  Sinergi Disdukcapil dan P2KB Jeneponto Sukses Padankan 13.823 Data Keluarga Risiko Stunting

“Pendampingan dari TP PKK Kota sangat membantu kami untuk menyinergikan program lingkungan dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan,” tambahnya.

Usai memberikan arahan, Melinda Aksa meninjau langsung lokasi pengelolaan sampah di sekitar Kantor Kecamatan Mamajang, mulai dari area teba modern, komposter, hingga lokasi budidaya maggot.

Melinda mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Kecamatan Mamajang dan berharap inovasi tersebut dapat diperluas serta diterapkan di seluruh kelurahan hingga ke tingkat RT/RW.

“Ini sangat bagus dan perlu dikembangkan. Saya berharap pengelolaan seperti ini bisa menjadi contoh bagi wilayah lain di Makassar agar semangat menciptakan lingkungan bersih dan berkelanjutan semakin kuat,” tuturnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi evaluasi dan pendampingan oleh pengurus TP PKK Kota Makassar bersama TP PKK Kecamatan Mamajang, sebagai bagian dari agenda rutin SMEP TP PKK Kota Makassar tahun 2025.

Berita Terkait

Sinergi Disdukcapil dan P2KB Jeneponto Sukses Padankan 13.823 Data Keluarga Risiko Stunting
Berebut Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan
Suara Emak-Emak Menggema, Warga Tamalanrea Tolak PSEL di Lingkungan Mereka
Appi: Ekonomi Sirkular Bergerak di Makassar, Sampah Disulap Jadi Produk Bernilai Tinggi
Pimpin Rakor CSR: Bupati Jeneponto Tekankan Program Tepat Sasaran untuk Masyarakat
Genjot Perwali Inklusif, Munafri: Tak Boleh Ada Fasilitas Publik yang Abaikan Penyandang Disabilitas di Makassar
TPU di Kota Overkapasitas, Pemkot Makassar Siapkan Lahan Ekspansi ke Wilayah Penyangga
Pemkot Makassar Susun Roadmap Terintegrasi Penanganan ODGJ Berbasis Kolaborasi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:19 WIB

Sinergi Disdukcapil dan P2KB Jeneponto Sukses Padankan 13.823 Data Keluarga Risiko Stunting

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:31 WIB

Berebut Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:40 WIB

Suara Emak-Emak Menggema, Warga Tamalanrea Tolak PSEL di Lingkungan Mereka

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:03 WIB

Appi: Ekonomi Sirkular Bergerak di Makassar, Sampah Disulap Jadi Produk Bernilai Tinggi

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:58 WIB

Pimpin Rakor CSR: Bupati Jeneponto Tekankan Program Tepat Sasaran untuk Masyarakat

Berita Terbaru