Ringankan Beban Warga, Pemkot Makassar Salurkan 800 Ton Beras dari Pemerintah Pusat

- Jurnalis

Selasa, 22 Juli 2025 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung proses penyaluran bantuan pangan beras di Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Selasa (22/7/2025).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung proses penyaluran bantuan pangan beras di Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Selasa (22/7/2025).

MAKASSAR, allnatsar.id — Pemerintah Kota Makassar, mulai menyalurkan bantuan pangan beras dari pemerintah pusat melalui Perum Bulog kepada 40.727 penerima manfaat di seluruh wilayah kota ini.

Total alokasi bantuan yang digelontorkan mencapai 800 ton untuk jatah dua bulan. Penyaluran ini dipusatkan di Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Selasa (22/7/2025), dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

“Disini tercatat sebanyak 274 penerima bantuan menerima total 5.480 kilogram beras, dengan masing-masing keluarga memperoleh 20 kilogram beras untuk dua bulan — setara dengan 10 kilogram per bulan,” jelas Munafri.

Ia menyampaikan, bantuan pangan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Ia juga menekankan pentingnya akurasi data dalam penyaluran bantuan.

Seluruh data penerima diambil dari Kementerian Sosial dan telah melalui proses verifikasi yang ketat.

Baca Juga :  Sambut Ramadan, Wali Kota Munafri Keluarkan Edaran Wajib Tutup Sementara Karaoke, Refleksi dan Panti Pijat Mulai 17 Februari 2026

“Kami juga menerapkan sistem double check di lapangan untuk memastikan bantuan benar-benar sampai ke yang berhak,” harap Appi dalam kegiatan tersebut.

Pemkot Makassar berkomitmen untuk terus mengawal distribusi bantuan agar berjalan lancar dan merata. Munafri juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, Bulog, dan jajaran Pemkot yang terus berupaya menjamin ketahanan pangan warga Makassar secara berkelanjutan.

Kualitas beras yang disalurkan juga menjadi perhatian. Munafri memastikan bahwa beras yang dibagikan merupakan jenis dengan kualitas baik yang telah melalui seleksi dari Bulog.

“Penyaluran bantuan ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam mengurangi pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan pangan,” katanya.

“Warga penerima pun dapat mengalokasikan penghasilannya untuk keperluan penting lainnya,” tambah politisi Golkar ini.

Appi menegaskan pentingnya validasi data penerima manfaat sebagai langkah utama dalam memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Gratiskan Iuran Sampah, Begini Penjelasan dan Prosedurnya

Ia menegaskan bahwa data penerima bantuan berasal dari data nasional yang telah melalui proses verifikasi ketat. Data ini benar-benar datang dari kementerian, data tunggal yang sangat valid.

“Data ini harus tervalidasi agar tidak menjadi perbincangan atau menimbulkan kecurigaan,” ujar Munafri.

Terkait dampak dari penyaluran beras ini, Munafri menyebut bantuan tersebut menjadi bentuk substitusi atas pengeluaran rutin masyarakat.

Tentu ini sangat berguna. Artinya, setiap bulan masyarakat bisa mengalihkan uang yang biasanya dipakai untuk beli beras ke kebutuhan lainnya.

Menurut Munafri, kehadiran bantuan pangan ini juga membantu menjaga daya beli masyarakat.

“Ini bentuk intervensi pemerintah yang kita harapkan, supaya daya beli tetap terjaga. Sehingga uang yang dimiliki masyarakat bisa dipakai untuk kebutuhan lain,” jelasnya.

Berita Terkait

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani
Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis
Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata
Appi Tegaskan PSEL Makassar Tunggu Arahan Pusat, Aspirasi Warga Tamalanrea Jadi Pertimbangan
Temui Walikota, Direksi Perumda Parkir Paparkan Penataan Area Parkir Tiga Kawasan Strategis
Sekda Jeneponto Buka FGD I Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Allu dan Tanetea
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata

Berita Terbaru