Pemkot Makassar Kejar Sertifikasi Aset, Gandeng Kejaksaan dan BPN untuk Tuntaskan Masalah

- Jurnalis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat  meninjau salah satu lokasi aset Pemerintah Kota Makassar

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat meninjau salah satu lokasi aset Pemerintah Kota Makassar

Makassar, allnatsar.id  – Pemerintah Kota Makassar mempercepat proses sertifikasi seluruh aset bangunan milik daerah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kepastian hukum atas kepemilikan aset sekaligus memudahkan intervensi pembangunan.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengingatkan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) untuk serius menginventarisasi dan mensertifikatkan seluruh aset bangunan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Langkah ini dinilai krusial mengingat masih banyak bangunan pemerintah yang belum memiliki sertifikat resmi. Bahakan memberikan tugas berat kepada Dinas dan Kecamatan yang dianggap punya leading sektor.

“Dinas Pendidikan beserta para camat tolong maksimalkan semua sertifikat terhadap sekolah yang kita miliki, seluruh kantor kelurahan, dan kecamatan yang dimiliki,” seruan Munafri, Kamis (14/8/2025).

Ia menegaskan percepatan tersebut akan dilakukan dengan menggandeng kejaksaan, kepolisian, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui kesepakatan bersama (MoU).

Baca Juga :  Dukung Pulau, Pemkot Makassar Buka Akses Pendidikan dan Transportasi

Upaya ini juga mencakup penuntasan aset sekolah, kantor kelurahan, kecamatan, hingga puskesmas, serta dipadukan dengan penataan ruang dan penguatan rencana detail tata ruang (RDTR).

“Kalau bisa, kita sama-sama usulkan membuat MoU sebagai proses percepatan untuk memaksimalkan aset bersama kejaksaan, kepolisian, dan BPN,” tutur Appi.

Instruksi tersebut menjadi penegasan komitmen Pemkot Makassar dalam memperkuat tata kelola aset, meningkatkan efisiensi pendapatan daerah, dan memastikan seluruh program pembangunan berjalan tepat waktu.

Politisi Golkar itu menekankan, sertifikasi aset sangat penting agar proses perbaikan dan intervensi pembangunan bisa dilakukan tanpa hambatan hukum.

“Saya butuh semua sekolah karena kita perlu intervensi dalam proses perbaikan. Kalau tidak ada alas haknya, akan susah kita intervensi,” imbuh Munafri.

Baca Juga :  Wali Kota Munafri Usulkan Sertifikasi Otomatis Aset Publik kepada Menteri ATR/BPN

“Termasuk puskesmas, dimaksimalkan alas haknya. Dan yang lebih penting lagi adalah penataan ruang dan RDTR,” tambahnya.

Selain itu, ia menyoroti proyek-proyek mangkrak agar segera dituntaskan. Munafri berharap pada perubahan anggaran tahun berjalan, setiap OPD sudah bisa memaksimalkan serapan anggaran.

“Proyek mangkrak dimaksimalkan. Saya harap di perubahan sudah bisa dimaksimalkan untuk merubah serapan semua SKPD. Tolong yang paling bawah segera di-push,” tandasnya.

Munafri juga memberikan instruksi kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk mengoptimalkan digitalisasi layanan dan meminta dukungan Bank Indonesia (BI) dalam pelacakan transaksi.

“Maksimalkan digitalisasi, minta surat ke Bank Indonesia untuk semua transaksi supaya bisa kita tracking perusahaan,” ujarnya.

Berita Terkait

Gandeng Dishub dan Polisi, Perumda Parkir Tata Ulang Parkiran Mall Ratu Indah
Perumda Parkir Sterilkan Jalan Mawas Pascainsiden Penikaman
Appi Terima Dua Penghargaan dari Kemendagri, Bedah Rumah TLH dan Layanan Pendidikan di Pulau
Rapat Forkopimda Bahas Kelangkaan BBM dan LPG 3 Kg, Pemkab Jeneponto Ambil Langkah Penanganan
Respons Kelangkaan LPG 3 Kg di Makassar, Munafri Minta Pertamina Tambah Pasokan dan Perketat Pengawasan
Dalam Rakor BBM Bersama Gubernur dan Pertamina, Appi Minta Kebijakan BBM Berpihak Mobilitas Pengemudi Ojol
Usai Bertamu Appi, Pertamina Janji Tingkatkan Pelayanan SPBU dan Urai Antrean Lewat Buffer Zone 24 Jam
Bertemu Appi, Dirut Pertamina Pastikan Stok BBM Ditambah dan Pelayanan SPBU Dimaksimalkan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:36 WIB

Gandeng Dishub dan Polisi, Perumda Parkir Tata Ulang Parkiran Mall Ratu Indah

Sabtu, 19 September 2026 - 05:51 WIB

Appi Terima Dua Penghargaan dari Kemendagri, Bedah Rumah TLH dan Layanan Pendidikan di Pulau

Selasa, 15 September 2026 - 11:19 WIB

Rapat Forkopimda Bahas Kelangkaan BBM dan LPG 3 Kg, Pemkab Jeneponto Ambil Langkah Penanganan

Senin, 14 September 2026 - 17:12 WIB

Respons Kelangkaan LPG 3 Kg di Makassar, Munafri Minta Pertamina Tambah Pasokan dan Perketat Pengawasan

Senin, 14 September 2026 - 13:23 WIB

Dalam Rakor BBM Bersama Gubernur dan Pertamina, Appi Minta Kebijakan BBM Berpihak Mobilitas Pengemudi Ojol

Berita Terbaru