Penguatan Tata Ruang: Makassar Bahas Penegasan Batas Wilayah Bersama Gowa

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id — Dinas Penataan Ruang Kota Makassar menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait pembahasan salah satu substansi penting dalam penyusunan Rancangan Peraturan Kepala Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Makassar, yakni sinkronisasi dan penegasan batas administratif wilayah Makassar–Gowa. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 11 Desember 2025, di Hotel Melia Makassar.

FGD tersebut dihadiri oleh perwakilan pemerintah Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, instansi vertikal, OPD terkait, serta para pemangku kepentingan yang berperan dalam pengembangan dan pengendalian pemanfaatan ruang.

Baca Juga :  DPPKB Kota Makassar Ikuti Workshop Penyusunan Laporan Keuangan Semester I Tahun 2025 pada Sistem SIPD RI

Dalam forum tersebut, Dinas Penataan Ruang menegaskan bahwa penetapan batas wilayah bukan sekadar menggarisbawahi pemisah administratif, namun berpengaruh langsung pada banyak aspek, seperti pelayanan publik, kepastian hukum pertanahan, arah pembangunan, serta penyusunan dokumen tata ruang yang lebih presisi.

FGD ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan persepsi antarwilayah, memastikan data spasial di kedua daerah selaras, dan memverifikasi kondisi faktual di lapangan. Upaya ini dinilai sangat penting mengingat pemanfaatan ruang di perbatasan Makassar–Gowa sangat dinamis dan membutuhkan kejelasan batas yang kuat sebagai dasar pengaturan.

Baca Juga :  Pabrik PT Agrinesia Raya Beroperasi, Munafri Dorong Peningkatan Ekonomi dan Lapangan Kerja

Dalam pembahasannya, peserta FGD menyampaikan berbagai pandangan dan masukan terkait kebutuhan penyesuaian batas wilayah yang lebih akurat agar dapat menjadi acuan dalam penyusunan RDTR serta pelayanan OSS-RBA.

Melalui forum ini, Pemerintah Kota Makassar berharap tercipta kesepahaman bersama yang dapat mempercepat finalisasi RDTR Kota Makassar, sehingga dokumen tersebut dapat ditetapkan secara komprehensif sebagai landasan pemanfaatan ruang yang tertib, aman, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani
Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis
Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata
Appi Tegaskan PSEL Makassar Tunggu Arahan Pusat, Aspirasi Warga Tamalanrea Jadi Pertimbangan
Temui Walikota, Direksi Perumda Parkir Paparkan Penataan Area Parkir Tiga Kawasan Strategis
Sekda Jeneponto Buka FGD I Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Allu dan Tanetea
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Gelar Ngopi Bareng, Pemkab Jeneponto Salurkan 200 Unit Pompa Air untuk Petani

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Semarak HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal Gratis

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata

Berita Terbaru