Munafri: Pemkot Makassar Siap Dukung Polisi Berantas Geng Motor, Kebutuhan Pengamanan Akan Kita Support Penuh

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin

Makassar, allnatsar.id — Pemerintah Kota Makassar menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran kepolisian atas kinerja dalam menangani aksi gerombolan geng motor yang meresahkan masyarakat di kota ini.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa langkah yang dilakukan aparat kepolisian berperan penting dalam menciptakan rasa aman serta menjaga ketertiban umum di tengah masyarakat.

“Apresiasi setinggi-tingginya kami berikan kepada jajaran Polrestabes Makassar atas tindakan cepat dan tegas dalam menyelesaikan persoalan geng motor,” ujar Munafri, kepada awak media di kantor Balai Kota Makassar, Rabu (13/5/2026).

Orang nomor satu di Kota Makassar itu menegaskan, kerja senyap dan langkah nyata aparat kepolisian, termasuk penindakan terhadap pelaku kekerasan oleh geng motor, menjadi bukti kuat komitmen Polri menjaga keamanan kota.

“Ini bukti kinerja Polrestabes Makassar dan jajaran Polsek mengatasi geng motor, ini menghadirkan rasa aman bagi masyarakat,” ujar App

Lebih lanjut, Munafri menegaskan bahwa penanganan persoalan geng motor bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian semata.

Melainkan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga sebagai garda terdepan dalam pembinaan generasi muda.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Kejar Serapan APBD Makassar 95 Persen, Kepala OPD Diminta Tinggalkan Kebiasaan Lama

“Tentu ini bukan hanya tugas kepolisian. Ini adalah tugas kita bersama,” tuturnya.

“Peran keluarga sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada anak-anak kita tentang bahaya dan konsekuensi dari tindakan kriminal seperti geng motor,” sambung Appi.

Dia juga menekankan pentingnya memperkuat pola kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat agar upaya pencegahan dan penindakan dapat berjalan lebih maksimal.

Pada kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Appi itu, menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap kebutuhan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolrestabes beserta seluruh jajaran atas dedikasi yang telah dilakukan, tentu apa yang menjadi kebutuhan untuk mendukung tugas-tugas pengamanan akan kami support secara penuh,” kata Munafri.

Dengan penguatan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, Pemerintah Kota Makassar optimistis upaya pemberantasan geng motor dapat berjalan lebih efektif serta menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga Makassar.

Appi menegaskan, sejau ini Pemerintah Kota Makassar telah menjalin koordinasi intensif dengan unsur keamanan, baik TNI-Polri maupun jajaran pemerintah wilayah mulai dari camat, lurah hingga RT/RW dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan.

Baca Juga :  Munafri Teken MoU Terapkan KUHP Baru, Pidana Kerja Sosial Siap Dijalankan di Makassar

Munafri mengingatkan bahwa persoalan geng motor harus ditangani hingga tuntas, sehingga penanganannya membutuhkan konsistensi dan kerja bersama, bukan saling menyalahkan.

Sebagai langkah penguatan keamanan berbasis masyarakat, Pemerintah Kota Makassar juga akan mendorong kembali pengaktifan pos keamanan lingkungan (pos kamling) di setiap wilayah.

“Pos kamling akan kita aktifkan kembali. Kami akan memastikan camat, lurah hingga RT/RW bergerak bersama menjaga lingkungan masing-masing demi menciptakan rasa aman,” ungkapnya.

Terkait kebijakan aparat kepolisian yang akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan, termasuk kemungkinan tindakan terukur di lapangan, Munafri menyatakan hal tersebut merupakan bagian dari kewenangan dan prosedur internal kepolisian.

Merujuk pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab utama Polri, dengan dukungan koordinasi dari pemerintah daerah.

“Itu, tentu menjadi ranah kepolisian. Saya melihat itu bagian dari prosedur atau protap yang mereka miliki. Kita serahkan kepada aturan yang berlaku di institusi kepolisian,” jelasnya.

Berita Terkait

Pemkab Jeneponto dan Pengadilan Negeri Perkuat Kerja Sama untuk Akses Keadilan Masyarakat
Wakapolres Instruksikan Tindak Tegas APMS Nakal
Gelar Sweeping Rutin, UPTP Samsat Jeneponto Catat Peningkatan Signifikan Pajak Kendaraan
Putusan MA Inkracht: SK Pencopotan Batal Demi Hukum, Prof Ichsan Ali Wajib Dipulihkan Kedudukannya
Jemput Bola di Car Free Day, UPT Samsat Jeneponto Panen Apresiasi Warga
SPMP Resmi Laporkan Tambang Galian C Ilegal ke Mapolres Takalar, Desak Penutupan dan Penyitaan Alat Berat
PT Roda Mas Baja Inti , Dugaan Peredaran Besi Tak Sesuai SNI 2052:2024.
Lumpuhnya Penegakan Hukum Polresta Gowa: SPMP Desak Kapolda Sulsel Copot Kanit Tipidter dan Bentuk Tim Khusus Brantas Tambang Ilegal
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Pemkab Jeneponto dan Pengadilan Negeri Perkuat Kerja Sama untuk Akses Keadilan Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 15:02 WIB

Wakapolres Instruksikan Tindak Tegas APMS Nakal

Rabu, 2 September 2026 - 10:00 WIB

Gelar Sweeping Rutin, UPTP Samsat Jeneponto Catat Peningkatan Signifikan Pajak Kendaraan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Putusan MA Inkracht: SK Pencopotan Batal Demi Hukum, Prof Ichsan Ali Wajib Dipulihkan Kedudukannya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Jemput Bola di Car Free Day, UPT Samsat Jeneponto Panen Apresiasi Warga

Berita Terbaru