Menghadapi Tekanan Geopolitik Global, Pemerintah dan Bank Indonesia Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Rupiah

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi AI untuk visualisasi kondisi Rupiah

ilustrasi AI untuk visualisasi kondisi Rupiah

Jakarta, allnatsar.id – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tengah mengalami tekanan hebat akibat dinamika ekonomi dan geopolitik global. Berdasarkan data pasar keuangan terkini, kurs Rupiah menyentuh level psikologis baru di kisaran Rp18.029 per dolar AS, Jumat (5/6/2026).

Kondisi ini menempatkan Rupiah dalam posisi defensif, dipicu oleh kombinasi sentimen eksternal yang kuat dan lonjakan permintaan valuta asing (valas) di dalam negeri.

Eskalasi Geopolitik di Timur Tengah mengakibatkan ketegangan global yang memicu lonjakan harga minyak dunia dan meningkatkan risiko inflasi global.

Investor cenderung menarik modal dari negara berkembang (capital outflow) dan mengalokasikannya ke aset aman (safe haven) seperti dolar AS.

Kebutuhan Valas Domestik yang Tinggi mengakibatkan terjadinya lonjakan permintaan dolar di pasar domestik yang dipengaruhi oleh siklus musiman korporasi, seperti repatriasi dividen (pengiriman keuntungan ke luar negeri) oleh perusahaan asing serta pembayaran kewajiban Utang Luar Negeri (ULN).

Baca Juga :  Munafri Pastikan Perlindungan Pekerja Buruh, Berikan Hak di Program Jaminan Hari Tua

Pemerintah meminta masyarakat dan pelaku usaha untuk tetap tenang dan optimistis. Melalui keterangan resmi dari Istana Kepresidenan, pemerintah menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih sangat kuat, tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang terjaga dan tingkat inflasi nasional yang berada di level aman.

Guna meredam volatilitas nilai tukar, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara intensif menjalankan strategi terintegrasi melalui Kementerian Keuangan melanjutkan langkah pengetatan dan efisiensi belanja negara agar anggaran lebih tajam serta adaptif dalam menahan guncangan eksternal.

Baca Juga :  Jangan Asal Serahkan KTP: Kemendagri Ingatkan Risiko Kebocoran Data Pribadi

Bank Indonesia memastikan kehadirannya di pasar keuangan dengan melakukan intervensi guna menjaga kecukupan likuiditas valas di dalam negeri. BI memperketat aturan dengan memberlakukan batas (threshold) tunai beli valas terhadap Rupiah tanpa underlying asset (tujuan transaksi yang jelas) menjadi maksimal sebesar USD 25.000 per pelaku per bulan.

Pemerintah dan BI terus mendorong penggunaan mata uang lokal dalam kerja sama perdagangan bilateral (seperti dengan Tiongkok, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan UEA) guna mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS.

Pemerintah berkomitmen untuk terus memonitor pergerakan pasar dari waktu ke waktu dan siap merumuskan kebijakan relaksasi maupun stimulus sektoral demi memastikan roda perekonomian domestik tetap tumbuh secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Tak Ingin Masyarakat Jadi Korban, Appi Desak Pertamina dan Pengelola SPBU Atur Jadwal Antrean Bus dan Truk
Munafri Bawa Makassar Raih Apresiasi Nasional, Sekolah Pulau Direvitalisasi, Tunjangan Guru Diperkuat
Wakapolres Instruksikan Tindak Tegas APMS Nakal
Kunjungi KBRI Tokyo, Aliyah Mustika Ilham Bahas Penguatan Kerja Sama Makassar–Jepang
Gelar Sweeping Rutin, UPTP Samsat Jeneponto Catat Peningkatan Signifikan Pajak Kendaraan
MTQ VIII Korpri Nasional Resmi Ditutup, Kepala BKN Sebut Makassar Sukses Jadi Penyelenggara
Munafri Buka Cooperative Expo 2026, Dorong Koperasi Bertransformasi dan Modern
Tampil di TV Nasional, Appi Ungkap MCH Jadi Etalase Bakat dan Potensi Anak Muda Makassar
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:50 WIB

Tak Ingin Masyarakat Jadi Korban, Appi Desak Pertamina dan Pengelola SPBU Atur Jadwal Antrean Bus dan Truk

Kamis, 10 September 2026 - 15:53 WIB

Munafri Bawa Makassar Raih Apresiasi Nasional, Sekolah Pulau Direvitalisasi, Tunjangan Guru Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 15:02 WIB

Wakapolres Instruksikan Tindak Tegas APMS Nakal

Kamis, 3 September 2026 - 09:34 WIB

Kunjungi KBRI Tokyo, Aliyah Mustika Ilham Bahas Penguatan Kerja Sama Makassar–Jepang

Rabu, 2 September 2026 - 10:00 WIB

Gelar Sweeping Rutin, UPTP Samsat Jeneponto Catat Peningkatan Signifikan Pajak Kendaraan

Berita Terbaru