Sinergi Konservasi Fakultas Pertanian UIT dan Balai TN Bantimurung Bulusaraung: Dari Ruang Kuliah untuk Kelestarian Alam

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dekan Fakultas Pertanian UIT bersama Kepala Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung

Dekan Fakultas Pertanian UIT bersama Kepala Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung

Maros, allnatsar.id – Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (Babul) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Fakultas Pertanian Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar. Kemitraan ini ditandai dengan kesepakatan bersama untuk memperkuat pengelolaan kawasan konservasi dan perlindungan keanekaragaman hayati melalui optimalisasi pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Langkah ini diambil sebagai wujud nyata integrasi antara dunia akademik dan praktisi lapangan dalam menjaga kelestarian alam. Kedua belah pihak berkomitmen penuh agar seluruh aktivitas yang dilakukan nantinya tetap berpegang teguh pada asas dan prinsip konservasi, serta sejalan dengan regulasi pengelolaan Kawasan Suaka Alam (KSA) dan Kawasan Pelestarian Alam (KPA).

Kepala Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Abdul Rajab, S.TP, M.P menyambut baik sinergi ini. Kehadiran insan akademis diharapkan mampu memberikan injeksi energi baru, inovasi, serta pendekatan ilmiah dalam menghadapi tantangan pengelolaan kawasan yang dinamis.

“Kolaborasi ini adalah jembatan penting. Keanekaragaman hayati yang melimpah di TN Bantimurung Bulusaraung membutuhkan dukungan riset dan pengkajian yang mendalam agar pengelolaannya dapat berbasis data dan sains secara berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, Fakultas Pertanian UIT akan menyelaraskan program-program akademiknya untuk mendukung program pembangunan kehutanan di wilayah kerja Balai TN Bantimurung Bulusaraung. Kolaborasi ini akan diwujudkan dalam berbagai bentuk kegiatan konkret, antara lain:

  • Pendidikan dan Pengajaran: Penyelarasan materi berbasis studi kasus nyata di lapangan.

  • Penelitian dan Pengkajian: Fasilitasi bagi dosen dan mahasiswa untuk membedah potensi serta solusi konservasi.

  • Pengabdian Masyarakat & KKN: Program pemberdayaan masyarakat di sekitar penyangga kawasan taman nasional.

  • Magang Institusional: Memberikan pengalaman kerja praktis bagi mahasiswa di dunia konservasi kehutanan.

Baca Juga :  BPBD Makassar Siaga Lakukan Mitigasi dan Penanganan Darurat Bencana

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Indonesia Timur, Dr.Ir.Asikin Muchtar, M.Si.,M.H menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya sekadar formalitas di atas kertas. Lebih dari itu, ini adalah komitmen untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.

“Kami ingin memastikan mahasiswa dan dosen kami tidak hanya belajar di dalam ruang kelas. Dengan fasilitasi dari Balai TN Bantimurung Bulusaraung, mereka dapat langsung mempraktikkan ilmu, melakukan pertukaran data, serta menghasilkan informasi yang berguna bagi kebijakan konservasi ke depan,” ungkapnya.

Melalui pertukaran data dan informasi yang transparan serta akurat, kerja sama ini diharapkan mampu melahirkan inovasi baru dalam pengelolaan kawasan wisata alam sekaligus menjaga kelestarian ekosistem karst dan keanekaragaman hayati unik yang ada di Bantimurung Bulusaraung.

Berita Terkait

Bupati Jeneponto Buka Festival Literasi 2026, Kukuhkan Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten
Munafri-Aliyah Peringati United Nations Day Bersama Anak PAUD di Summarecon
Bantu Pendidikan Anak Kurang Mampu, Wali Kota Makassar Siapkan Beasiswa untuk Siswa SD-SMP
Hutan Wakaf dan Ekonomi Hijau: Upaya UNISAD Sengkang Mendorong Pembangunan Berkelanjutan
Munafri Sambut Baik Kolaborasi UI-Unhas, Perkuat Diplomasi Pelajar Hingga ASN
Fakultas Pertanian Universitas Indonesia Timur Gelar PKM di Desa Gunung Silanu, Dorong Kemandirian Pangan Berbasis 4D
MTsN 2 Jeneponto Gelar Diklat Paskibra Gabungan, Cetak Generasi Muda yang Disiplin dan Berjiwa Pemimpin
Appi: Pendidikan Berkualitas Tak Hanya Soal Infrastruktur, SDM dan Adaptasi Jadi Kunci
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Bupati Jeneponto Buka Festival Literasi 2026, Kukuhkan Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Munafri-Aliyah Peringati United Nations Day Bersama Anak PAUD di Summarecon

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Bantu Pendidikan Anak Kurang Mampu, Wali Kota Makassar Siapkan Beasiswa untuk Siswa SD-SMP

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Hutan Wakaf dan Ekonomi Hijau: Upaya UNISAD Sengkang Mendorong Pembangunan Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Munafri Sambut Baik Kolaborasi UI-Unhas, Perkuat Diplomasi Pelajar Hingga ASN

Berita Terbaru