BPBD Makassar Mantapkan Program JITU-PASNA dan Normalisasi, Wujud Siaga, Tanggap, dan Peduli Pasca Bencana

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar terus menunjukkan keseriusannya dalam menjaga keselamatan masyarakat. Melalui program JITU-PASNA (Kajian Kebutuhan Pasca Bencana) dan Normalisasi, BPBD hadir tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga memastikan pemulihan berlangsung cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar, SE., M.M, menjelaskan bahwa JITU-PASNA merupakan langkah strategis untuk mengidentifikasi kebutuhan nyata di lapangan setelah bencana. Dengan metode ini, bantuan yang disalurkan bisa benar-benar tepat guna dan sesuai kondisi korban terdampak.

Baca Juga :  Mendagri Tito Apresiasi Pemkot Makassar Masukkan PBG dan BPHTB di Mal Pelayanan Publik

“Tujuannya agar pemulihan pasca bencana berjalan lebih terarah, cepat, dan efisien, tanpa ada sumber daya yang terbuang sia-sia. Kami selalu turun langsung meninjau lokasi, seperti di Jalan Candrawasih Lorong 15, Mamajang,” ungkap Fadli, Jumat (12/9/2025).

Selain itu, BPBD Makassar juga menjalankan program Normalisasi, yakni pemulihan lingkungan agar kembali aman digunakan masyarakat. Misalnya pasca kebakaran, tim BPBD bekerja sama membersihkan puing, memastikan saluran air berfungsi, hingga mengembalikan kondisi sekitar menjadi layak huni.

“Normalisasi sering kali tidak terlihat, padahal ini sangat penting. Lingkungan yang aman dan bersih adalah bagian dari pemulihan yang menyeluruh,” tambahnya.

Baca Juga :  Dari Rumah hingga Kantor, Siap Berhias untuk HUT Kota Makassar: Semangat Kebersamaan dan Kearifan Lokal

Lebih jauh, Fadli menegaskan bahwa slogan “Siaga, Tanggap, dan Peduli” bukan sekadar semboyan, melainkan komitmen nyata BPBD Makassar. Ia juga mengajak warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan mendukung upaya bersama dalam menghadapi potensi bencana.

“Sinergi antara BPBD dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memperkuat ketahanan menghadapi bencana. Dengan program JITU-PASNA dan Normalisasi, kami ingin memastikan setiap warga merasa aman dan terlindungi,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Appi Tegaskan PSEL Makassar Tunggu Arahan Pusat, Aspirasi Warga Tamalanrea Jadi Pertimbangan
Temui Walikota, Direksi Perumda Parkir Paparkan Penataan Area Parkir Tiga Kawasan Strategis
Sekda Jeneponto Buka FGD I Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Allu dan Tanetea
Perumda Parkir Patroli Jukir Liar di Panakkukang dan Manggala
Sekda Pimpin Rapat Lintas Sektor, Pemkot Makassar Perkuat Penanganan Kabut Asap
Bupati Jeneponto Pimpin Rapat Forkopimda, Bahas Deteksi Dini Kamtibmas dan Antisipasi Dampak Kabut Asap
Kedepankan Solusi, Pemkot Makassar Fasilitasi Truk Angkut Ternak Babi di Panaikang
Mudahkan Warga Kenali Jukir Resmi, Perumda Parkir Makassar Bagikan Rompi Resmi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Appi Tegaskan PSEL Makassar Tunggu Arahan Pusat, Aspirasi Warga Tamalanrea Jadi Pertimbangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Temui Walikota, Direksi Perumda Parkir Paparkan Penataan Area Parkir Tiga Kawasan Strategis

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Sekda Jeneponto Buka FGD I Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Allu dan Tanetea

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Perumda Parkir Patroli Jukir Liar di Panakkukang dan Manggala

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Sekda Pimpin Rapat Lintas Sektor, Pemkot Makassar Perkuat Penanganan Kabut Asap

Berita Terbaru