DPPKB Makassar Pelajari Inovasi Program TAMASYA dari Pemkot Yogyakarta

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, allnatsar.id — Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Kota Makassar, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta dalam rangka berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait pelaksanaan program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak).

Dalam kunjungan yang berlangsung di kantor DP3AP2KB Kota Yogyakarta tersebut, Kadis PP dan KB Makassar didampingi oleh Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, A. Dewi Ratnasari, S.Sos., M.Si, dan disambut hangat oleh Sekretaris DP3AP2KB Kota Yogyakarta, Sarmin, beserta jajaran pejabat terkait.

Baca Juga :  Aliyah Mustika Ilham: Kolaborasi Pelajar dan Pemerintah Kunci Sukses Makassar Unggul

Pertemuan tersebut membahas strategi implementasi, tantangan, serta capaian program TAMASYA, yang telah menjadi salah satu inovasi unggulan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam memperkuat pengasuhan anak berbasis keluarga dan lingkungan.

“Kami ingin belajar langsung dari Kota Yogyakarta yang telah berhasil menjalankan program TAMASYA. Program ini memiliki kesamaan visi dengan arah kebijakan DPPKB Makassar dalam membangun keluarga tangguh dan lingkungan yang ramah anak,” ujar A. Irwan Bangsawan.

Dalam diskusi, kedua pihak sepakat bahwa penguatan peran keluarga dalam pengasuhan anak merupakan kunci membangun generasi yang sehat dan berkarakter. Selain itu, berbagai aspek teknis seperti mekanisme pendampingan keluarga, pelibatan komunitas, dan sinergi lintas sektor juga menjadi fokus pembahasan.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Teken MoU dengan Kab/Kota, Perkuat Sinergi Antar Daerah

Kepala DPPKB Makassar berharap hasil kunjungan ini dapat menjadi inspirasi untuk mengembangkan model TAMASYA versi Makassar yang disesuaikan dengan karakteristik sosial masyarakat setempat.

“Kami akan adaptasikan praktik baik ini agar bisa diterapkan secara efektif di Kota Makassar, terutama di kawasan padat penduduk yang membutuhkan dukungan dalam pengasuhan anak,” tambahnya.

Berita Terkait

Kemarau dan Krisis Air, Munafri Bersama Warga Makassar Salat Istisqa Memohon Hujan
Pemkot Makassar Cari Identitas Visual HUT ke-419, Sayembara Dibuka hingga 5 September
Kunjungi KBRI Tokyo, Aliyah Mustika Ilham Bahas Penguatan Kerja Sama Makassar–Jepang
24 ASN Jeneponto Ikuti Ujian Dinas dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat, Kepala BKPSDM Turun Memantau
Pendataan Perlinsos Digital Makassar Naik ke Peringkat 20, Sudah Jangkau 138 Ribu KK
Masyarakat Diminta Lebih Berhati-hati Menggunakan Media Sosial di Tengah Derasnya Arus Informasi
Sebut Negara Represif dan Gagal: BEM UNM Desak Pengesahan RUU Perampasan Aset Hingga Reformasi Pendidikan
Pemkab Jeneponto Perkuat Kolaborasi Strategis melalui Kesepakatan Bersama dengan ITB Nobel Indonesia dan Kantor Pertanahan
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:17 WIB

Kemarau dan Krisis Air, Munafri Bersama Warga Makassar Salat Istisqa Memohon Hujan

Jumat, 4 September 2026 - 09:16 WIB

Pemkot Makassar Cari Identitas Visual HUT ke-419, Sayembara Dibuka hingga 5 September

Kamis, 3 September 2026 - 09:34 WIB

Kunjungi KBRI Tokyo, Aliyah Mustika Ilham Bahas Penguatan Kerja Sama Makassar–Jepang

Selasa, 1 September 2026 - 14:29 WIB

24 ASN Jeneponto Ikuti Ujian Dinas dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat, Kepala BKPSDM Turun Memantau

Selasa, 1 September 2026 - 10:47 WIB

Pendataan Perlinsos Digital Makassar Naik ke Peringkat 20, Sudah Jangkau 138 Ribu KK

Berita Terbaru