DPRD Makassar Dukung QRIS, Ingatkan Pemkot soal Kesiapan Lapangan

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 00:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatasar.id – DPRD Kota Makassar menyatakan dukungannya terhadap penerapan sistem pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di berbagai sektor layanan publik. Namun, mereka mengingatkan agar Pemerintah Kota (Pemkot) tidak hanya fokus pada seremoni peluncuran, tetapi juga memastikan kesiapan teknis di lapangan.

Program digitalisasi layanan ini resmi dimulai dengan peluncuran QRIS di sektor terminal, pasar tradisional, dan PDAM oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Senin (28/7), di Pasar Niaga Daya, Kecamatan Biringkanaya.

Anggota Komisi B DPRD Makassar, Umiyati, menilai langkah ini sebagai terobosan penting, namun harus dibarengi dengan infrastruktur dan sumber daya yang memadai.

“Digitalisasi itu penting, tapi jangan hanya tampak canggih di permukaan. Pertanyaannya, apakah semua juru parkir sudah punya perangkat untuk akses QRIS? Apakah di pasar perangkatnya tersedia? Di PDAM, bagaimana sistem integrasinya?” ujar Umiyati, Senin (4/8/2025).

Ia menekankan pentingnya perangkat pendukung, seperti ponsel pintar bagi para juru parkir, serta kelengkapan identitas berupa ID card dengan barcode QRIS yang mencantumkan lokasi tugas.

Baca Juga :  Ketua DPRD Makassar Supratman Dukung Pemilihan Langsung RT/RW, Desak Pemkot Tepati Janji

Menurutnya, ini bukan hanya soal kenyamanan pengguna, tetapi juga soal keamanan dan kepercayaan publik. “Masyarakat harus tahu siapa yang resmi dan mana yang tidak. Ini bagian dari sistem yang sehat,” imbuhnya.

Selain kesiapan teknis, edukasi kepada masyarakat juga dianggap krusial. Umiyati menyebut warga Makassar cukup adaptif terhadap teknologi, tetapi tetap membutuhkan informasi yang jelas dan mudah diakses.

“Tak perlu event besar. Cukup kampanye informatif di media sosial dan papan informasi di titik-titik layanan. Yang penting, masyarakat paham dan tidak merasa dipaksa,” tegasnya.

DPRD mengingatkan agar transformasi digital ini tidak menjadi proyek yang hanya berhenti di atas panggung. Kesiapan infrastruktur dan operator menjadi kunci keberhasilan.

“Kalau alatnya tidak siap, operatornya bingung, masyarakat jadi korban. Ini bisa menimbulkan antipati terhadap program yang sebenarnya sangat baik,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Makassar Dorong Perbaikan Armada Sampah dan Fasilitas Kelurahan

Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin sebelumnya menegaskan bahwa penerapan QRIS bukan sekadar soal teknologi, tetapi juga reformasi budaya birokrasi.

“Dengan QRIS, tidak ada lagi permainan angka. Setiap transaksi tercatat otomatis. Ini adalah langkah nyata menuju pelayanan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” kata Appi, sapaan akrabnya.

Ia juga menyoroti dampak positif sistem ini bagi pelaku UMKM, seperti kemudahan pencatatan keuangan dan pengurangan transaksi tunai yang rawan kesalahan.

“Bayangkan, tidak perlu bawa uang tunai, tidak ada lagi kembalian berupa permen. Ini mempermudah masyarakat sekaligus mendisiplinkan sistem,” tambahnya.

DPRD menegaskan bahwa mereka siap mengawal implementasi kebijakan ini secara serius. “Program bagus ini jangan berhenti di panggung peluncuran. Kami di DPRD siap mengawal agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat,” tutup Umiyati. (*)

Berita Terkait

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Pertanian UIT Kunjungi TPS 3R Rusunawa Mariso
STAI DDI Jeneponto Gelar Seminar Proposal Penelitian Mahasiswa Tahun Ajaran 2025–2026
Fokus Perkuat UMKM Lokal, KKN Berdampak Angkatan IV INTI Turun ke Enam Kecamatan
Kadis Dikbud Jeneponto Ikuti Pendampingan Perencanaan SPM Pendidikan 2026 di Makassar
Kemdiktisaintek Umumkan Penerima Pendanaan Riset 2026, Anggaran Capai Rp1,7 Triliun
Bupati Jeneponto Resmikan Reading Corner SDN 20 Bangkala, Dorong Penguatan Literasi Siswa Sejak Dini
Laksanakan Ujian Akhir, Kepsek SMK Negeri 3 Jeneponto Targetkan Siswa Lulus Berkualitas
Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Jeneponto Jalani Ujian Akhir, Sekolah Pastikan Berjalan Tertib dan Lancar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 13:35 WIB

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Pertanian UIT Kunjungi TPS 3R Rusunawa Mariso

Sabtu, 18 April 2026 - 20:07 WIB

STAI DDI Jeneponto Gelar Seminar Proposal Penelitian Mahasiswa Tahun Ajaran 2025–2026

Kamis, 16 April 2026 - 15:30 WIB

Fokus Perkuat UMKM Lokal, KKN Berdampak Angkatan IV INTI Turun ke Enam Kecamatan

Selasa, 14 April 2026 - 11:34 WIB

Kadis Dikbud Jeneponto Ikuti Pendampingan Perencanaan SPM Pendidikan 2026 di Makassar

Jumat, 10 April 2026 - 10:33 WIB

Kemdiktisaintek Umumkan Penerima Pendanaan Riset 2026, Anggaran Capai Rp1,7 Triliun

Berita Terbaru