DPRD Makassar Kawal Janji Seragam Gratis untuk Siswa

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id – Di ruang rapat Komisi D DPRD Kota Makassar, percakapan berlangsung serius. Para legislator berbincang dengan pejabat Dinas Pendidikan, membedah satu per satu program yang menyangkut hajat hidup ribuan pelajar di ibu kota Sulawesi Selatan.

Di tengah diskusi itulah, satu kabar mencuat: seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP akan resmi bergulir tahun ini.

Kabar itu datang dari mulut Muchlis Misbah, anggota Komisi D yang juga legislator Partai Hanura. Dengan nada optimis, ia menyebut program ini sebagai langkah konkret Pemerintah Kota Makassar dalam meringankan beban ekonomi keluarga dan mempertegas komitmen di sektor pendidikan.

Baca Juga :  DPRD Makassar Dukung QRIS, Ingatkan Pemkot soal Kesiapan Lapangan

Menurut data yang diterimanya dari Plt Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Andi Bukti Djufrie, program seragam gratis ini akan menjangkau 314 sekolah dasar dan 55 sekolah menengah pertama. Total anggaran yang disiapkan tak main-main: Rp18 miliar.

Bagi Muchlis, seragam sekolah bukan hanya atribut belajar, melainkan simbol keadilan sosial.

“Tidak semua orang tua punya kemampuan ekonomi yang sama. Apalagi ketika tahun ajaran baru tiba, seragam baru menjadi beban tersendiri,” ujarnya, Kamis, 10 April 2025.

Gagasan ini memang bukan hal baru dalam wacana kebijakan pendidikan. Namun di masa kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham, janji itu ditarik dari dokumen visi-misi ke arena kebijakan nyata.

Baca Juga :  Wali Kota-Wawali Apresiasi Laporan Reses DPRD, Aspirasi Warga Jadi Arah Kebijakan Ditindaklanjuti

Pemerintah Kota ingin menghadirkan pendidikan yang tak sekadar gratis di atas kertas, tapi juga terasa nyata dalam keseharian murid dan orang tuanya.

Langkah ini dipandang sebagai salah satu strategi untuk mengurangi angka putus sekolah, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri siswa dari keluarga prasejahtera yang kerap merasa tersisih di tengah hiruk-pikuk sekolah negeri yang makin kompetitif. (*)

Berita Terkait

Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo NTT Berpotensi Tsunami, BMKG Resmi Cabut Peringatan Dini
Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Karya Bakti di Taman Makam Pahlawan
Pemkot Makassar Targetkan Ducting Sharing Mulai Uji Coba Tahun Ini, Kabel Fiber Optik Ditata ke Bawah
Rapat Perdana Usai Dilantik, Dr. Aspa Muji Pimpin Persiapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jeneponto
Dari Pj Sekda ke Sekda Definitif, Dr. Aspa Muji Resmi Dilantik Bupati Paris Yasir
Dua Kelurahan Makassar Jadi Pilot Project Sadar HAM, Appi Harap Jadi Replikasi ke 153 Kelurahan
Munafri: PSEL Proyek Strategis Nasional Kami Dijalankan, Lokasi Masih Dimatangkan
Dapat Saran dari Menko Pangan, Appi Beberkan Progres TPA 93 Persen dan PSEL Masuk Pendampingan APH
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo NTT Berpotensi Tsunami, BMKG Resmi Cabut Peringatan Dini

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Karya Bakti di Taman Makam Pahlawan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Pemkot Makassar Targetkan Ducting Sharing Mulai Uji Coba Tahun Ini, Kabel Fiber Optik Ditata ke Bawah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Rapat Perdana Usai Dilantik, Dr. Aspa Muji Pimpin Persiapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jeneponto

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Dari Pj Sekda ke Sekda Definitif, Dr. Aspa Muji Resmi Dilantik Bupati Paris Yasir

Berita Terbaru