Menkeu Purbaya Putuskan PSEL Makassar Tak Ditender Ulang, Proyek PSN Tetap Dibangun di Tamalanrea

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa

Makassar, allnatsar.id — Pemerintah pusat memastikan proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Makassar, Sulawesi Selatan, tetap dilanjutkan tanpa proses tender ulang.

Kepastian itu disampaikan Menteri Keuangan sekaligus Ketua Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP), Purbaya Yudhi Sadewa, saat memimpin sidang debottlenecking secara daring, Kamis (7/5/2026).

Dalam arahannya, Purbaya meminta proyek strategis nasional (PSN) tersebut segera direalisasikan di Kecamatan Tamalanrea oleh investor Shanghai SUS Environment bersama PT Grand Puri Indonesia (GPI) dalam konsorsium PT Sarana Utama Synergy (SUS), yang sebelumnya telah memenangkan proses tender.

“Tidak usah lelang lagi, kan sudah selesai (tender), lanjut saja. Tidak usah dipersulit lagi. Nanti Anda (PT SUS) jalankan di lahan yang sama (Tamalanrea). Kita ingin PSEL ini jalan dengan cepat,” tegas Purbaya sebelum menutup sidang.

Ia menekankan bahwa pemerintah pusat ingin percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern tersebut karena menjadi bagian dari agenda strategis nasional.

Baca Juga :  Rotasi Jabatan di Pemkot Makassar, Munafri Tekankan Semangat Baru dan Pelayanan Maksimal

Menurutnya, keberadaan lahan yang sudah tersedia harus dimanfaatkan agar proyek tidak kembali terhambat persoalan administratif.

“Yang penting ini harus jalan. Bapak Presiden pengen PSEL ini jalan. Ini sudah ada lahannya, kenapa kita pusing-pusing. Kalau bisa dipakai, pakai saja. Pemkot tidak usah beli,” tambahnya.

Selain itu, Purbaya meminta agar pelaksanaan proyek tetap mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Ia meminta penyesuaian teknis dan skema kerja sama dibahas lebih lanjut bersama Pemerintah Kota Makassar agar sinkron dengan regulasi terbaru.

Perpres Nomor 109 Tahun 2020 sendiri diterbitkan pemerintah untuk mempercepat realisasi proyek-proyek strategis nasional di berbagai sektor, termasuk pembangunan instalasi pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL).

Regulasi tersebut menempatkan proyek PSEL sebagai bagian penting dalam upaya pemerataan pembangunan, penguatan infrastruktur, serta penciptaan lapangan kerja nasional.

Baca Juga :  Percepat Solusi Sampah, Walikota Makassar, Appi Turun Langsung ke TPA Antang

Sejumlah media nasional sebelumnya juga menyoroti bahwa pemerintah terus mendorong percepatan proyek PSN karena dinilai memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.

Dalam publikasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian disebutkan, proyek-proyek PSN diarahkan untuk mempercepat investasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik, termasuk pengelolaan lingkungan dan energi berkelanjutan.

Keputusan pemerintah untuk melanjutkan PSEL Makassar tanpa tender ulang dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pusat ingin mengakhiri polemik panjang proyek tersebut.

PSEL Makassar diharapkan mampu menjadi solusi terhadap persoalan penumpukan sampah perkotaan sekaligus menghasilkan energi listrik ramah lingkungan bagi masyarakat Sulawesi Selatan.

Dengan keputusan ini, proyek PSEL Makassar kini memasuki tahap percepatan realisasi setelah sebelumnya mengalami berbagai hambatan administratif dan teknis.

Pemerintah pusat berharap seluruh pihak terkait dapat segera menyelesaikan penyesuaian regulasi dan percepatan konstruksi agar proyek strategis tersebut segera beroperasi.

Berita Terkait

Makassar Tuan Rumah, Wali Kota Munafri Sambut 1.173 Peserta MTQ KORPRI Nasional
Dosen UNM Latih Kreativitas Seni Digital Siswa SMP Ranggong Daeng Romo Berbasis Aplikasi SketchBook
Muballigh Diajak Jadi Penggerak Perubahan, Melinda Aksa Paparkan Transformasi Pengelolaan Sampah Makassar
Wagub Sulsel Dorong Penguatan Sinergi Pemerintah, Dukung Pemberdayaan Perempuan di Jeneponto
Pemerintah Percepat Penanganan Bencana NTT, Total 253 Ton Logistik Tiba di Wilayah Terdampak
Bupati Jeneponto Pimpin Rapat Forkopimda, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Musim Kemarau
Mendiktisaintek Tunjuk Prof. Budu Jadi Pelaksana Tugas Kepala LLDIKTI Wilayah IX
Semangat Kemerdekaan 2026, Wali kota Appi Bawa Pelayanan Publik ke Genggaman Warga
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Makassar Tuan Rumah, Wali Kota Munafri Sambut 1.173 Peserta MTQ KORPRI Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Dosen UNM Latih Kreativitas Seni Digital Siswa SMP Ranggong Daeng Romo Berbasis Aplikasi SketchBook

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Muballigh Diajak Jadi Penggerak Perubahan, Melinda Aksa Paparkan Transformasi Pengelolaan Sampah Makassar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Wagub Sulsel Dorong Penguatan Sinergi Pemerintah, Dukung Pemberdayaan Perempuan di Jeneponto

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Pemerintah Percepat Penanganan Bencana NTT, Total 253 Ton Logistik Tiba di Wilayah Terdampak

Berita Terbaru