Perdana Disalurkan, Program Seragam Gratis Pemkot Makassar Sasar Delapan Sekolah

- Jurnalis

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, allnatsar.id — Pemerintah Kota Makassar mulai merealisasikan program prioritasnya di bidang pendidikan, yakni pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa baru tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Pada penyaluran perdana ini, sebanyak delapan sekolah menjadi sasaran awal, menandai komitmen Pemkot dalam meringankan beban ekonomi orang tua siswa sekaligus mendorong pemerataan akses pendidikan.

Sebanyak 1.000 pasang seragam dibagikan di delapan sekolah pada tahap awal program yang menjadi salah satu prioritas dalam visi besar “MULIA” Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham.

Penyerahan simbolis dilakukan di SMP Negeri 3 Makassar, akan disaksikan langsung oleh Wali Kota Munafri dan Wakil Wali Kota Aliyah (Munafri-Aliyah).

Selain SMPN 3, distribusi juga berlangsung serentak di tiga SMP lainnya (SMPN 40, SMP 46, dan SMP 48) serta empat SD, yakni SD Aroepala, SD Sambung Jawa, SD Lariang Bangi, dan SD Gunung Sari Baru.

Baca Juga :  Kolaborasi Pemerintah Kota, TNI-Polri dan Warga Sukses Bersihkan Kanal Sinrijala

“Besok penyerahan simbolis di 4 sekolah yakni. SMP 3, SMP 46. Dan SD Sambung Jawa, SD Lariang Bangi,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, Minggu (20/7/2025).

Menurutnya, komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menjamin akses pendidikan yang merata dan terjangkau mulai dibuktikan melalui realisasi program seragam sekolah gratis bagi siswa baru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di tahun ajaran 2025/2026.

Dia mengatakan, program ini merupakan salah satu janji politik pasangan Appi–Aliyah yang kini diwujudkan sebagai langkah nyata meringankan beban orang tua serta mendukung pemerataan pendidikan di Kota Makassar.

“Program ini bagian dari visi besar MULIA dari pak Wali dan ibu Wawali untuk menciptakan pendidikan yang inklusif, tanpa hambatan ekonomi,” ujarnya.

“Jadi, Pemkot Makassar memastikan tidak ada anak Makassar yang terkendala sekolah hanya karena persoalan pakaian seragam,” tambah Achi.

Dijelaskan, tahap awal seragam sekolah di distribusikan secara bertahap kepala Sekolah SD dan SMP di Makassar. Total sebanyak 1.000 pasang seragam dibagikan langsung ke sekolah-sekolah.

Baca Juga :  BPPMDDT Makassar dan BNN Sulsel Bersinergi Wujudkan “Desa Bersinar”, Bebas dari Narkotika

“Tahap awal secara simbolis 1000 pasang seragam Sekolah. Dibagi untuk murid baru di SMP,” jelasnya.

Lebih lanjut Achi Sulaiman menjelaskan, bahwa program ini menyasar seluruh siswa baru di SD dan SMP Negeri se-Kota Makassar, dan akan dilakukan secara bertahap hingga seluruh penerima mendapatkan haknya.

Selanjutnya, pada Hari Anak Nasional, 23 Juli 2025, seragam juga akan kembali disalurkan ke beberapa sekolah lainnya.

“Distribusi oleh kami Dinas Pendidikan Kota Makassar, ke sekolah masing-masing, untuk memastikan transparansi dan ketepatan sasaran,” ungkapnya.

Selain sebagai bentuk keberpihakan pada rakyat, program seragam gratis juga diyakini dapat meningkatkan angka partisipasi sekolah dan memperkuat semangat belajar siswa.

“Pendidikan adalah hak semua anak, dan menjadi prioritas utama dalam pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan,” tukasnya.

Berita Terkait

Perkuat Implementasi Smart Forest Management, Fakultas Pertanian UIT Ikuti ToF Inventarisasi Hutan Nasional (IHN) 2.0
Mengintegrasikan Teori di Balik Tongkonan: Field Trip Ekowisata Mahasiswa Pertanian UIT ke Toraja
Universitas Indonesia Timur (UIT) Kukuhkan Posisi di Peringkat 5 Besar Pemenang Hibah Penelitian dan PKM Klaster Pratama LLDIKTI IX
Tekan Angka Anak Putus Sekolah, Bupati Jeneponto Kumpulkan OPD Bahas Penanganan ATS 2026 Jeneponto
Lintas Profesi Bersatu di Yudisium Pascasarjana Unifa: Dari Politikus Hingga Pejabat Daerah
Munafri Tegas soal Zonasi SPMB 2026: Jangan Pindah KK, Hadirkan Pemerataan
Tingkatkan Budaya Baca dan Literasi, Dinas Perpustakaan Jeneponto Gelar Bimtek Literasi Informasi
SPMB Makassar 2026 Resmi Dibuka, Disdik Siapkan Sistem Transparan dan Anti Manipulasi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:13 WIB

Perkuat Implementasi Smart Forest Management, Fakultas Pertanian UIT Ikuti ToF Inventarisasi Hutan Nasional (IHN) 2.0

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:19 WIB

Mengintegrasikan Teori di Balik Tongkonan: Field Trip Ekowisata Mahasiswa Pertanian UIT ke Toraja

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:49 WIB

Universitas Indonesia Timur (UIT) Kukuhkan Posisi di Peringkat 5 Besar Pemenang Hibah Penelitian dan PKM Klaster Pratama LLDIKTI IX

Senin, 11 Mei 2026 - 15:54 WIB

Tekan Angka Anak Putus Sekolah, Bupati Jeneponto Kumpulkan OPD Bahas Penanganan ATS 2026 Jeneponto

Senin, 11 Mei 2026 - 15:23 WIB

Lintas Profesi Bersatu di Yudisium Pascasarjana Unifa: Dari Politikus Hingga Pejabat Daerah

Berita Terbaru