Respons Cepat BPBD Kota Makassar Tangani Kebakaran di Rappocini, 9 Jiwa Terdampak

- Jurnalis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id — Suasana pagi di Jl. Pelita Raya 2, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, mendadak panik setelah kobaran api muncul dari sebuah warung coto pada Jumat (10/10/2025) sekitar pukul 08.30 Wita.
Api diduga berasal dari kebocoran kompor gas yang kemudian menyambar bangunan sekitar dan menjalar dengan cepat ke toko kelontong yang berdekatan.

Warga yang panik segera berhamburan keluar dan melapor ke posko pemadam kebakaran. Tak lama berselang, Tim BPBD Kota Makassar bersama DAMKARMAT, TNI, POLRI, dan relawan tiba di lokasi dan melakukan pemadaman serta evakuasi.
Setelah sekitar satu jam berjibaku melawan api, kebakaran berhasil dipadamkan pada pukul 09.30 Wita.

Baca Juga :  BPBD Kota Makassar Bersama Tim Gabungan Evakuasi Korban Tenggelam di Pintu Air Indah Bosowa

Dari hasil asesmen awal, 1 unit rumah permanen (warung + kontrakan) hangus terbakar, 1 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan, dan 9 jiwa dari beberapa kepala keluarga terdampak. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.

“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi. Setelah api padam, kami melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan darurat,” ujar salah satu petugas BPBD di lapangan.
BPBD juga telah menyalurkan bantuan berupa terpal untuk kebutuhan mendesak di area terdampak.

Baca Juga :  Kebakaran Hanguskan Dua Bangunan di Rappocini, BPBD Makassar Bergerak Cepat Tangani Dampak

Diketahui, area tersebut merupakan tempat usaha yang beroperasi selama 24 jam dengan sistem kerja shift, sehingga sebagian besar pekerja tidak tinggal menetap di lokasi. Meski demikian, kebakaran tetap menimbulkan kerugian material yang cukup besar.

BPBD Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan bagi warga terdampak, baik dalam bentuk logistik, rehabilitasi, maupun dukungan psikososial (trauma healing) apabila diperlukan.
Masyarakat juga diimbau untuk selalu memastikan keamanan penggunaan alat masak berbahan gas, terutama di lingkungan padat penduduk, guna mencegah peristiwa serupa terulang.

Berita Terkait

Pemkot Makassar Tuntaskan BAST Renovasi, DPRD Segera Tempati Gedung Sementara di Pettarani
Komdigi Apresiasi Munafri, MCH Nabuka Nusantara Jadi Ruang Kreatif Anak Muda Makassar
Dirjen Keuda Kemendagri Dukung Program Prioritas Makassar, APBD Harus Berdampak Untuk Publik
Pemkab Jeneponto dan Dewan Profesor Unhas Bahas Solusi Ilmiah untuk Percepatan Pembangunan Daerah
SI-PAKATAU Diluncurkan, Bupati Paris Yasir Harap Inovasi Perlindungan Tenaga Kerja Maritim Benar-Benar Dirasakan Masyarakat
Awasi Tata Ruang dari Pesisir hingga Pulau, Distaru Makassar Hadirkan Inovasi Railing Besi
Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Jamuan Resmi The 9th ASCN Annual Meeting dan BEC Awards 2026 di Banyuwangi
Pemkab Jeneponto Bahas Rencana Pembangunan Industri Pakan Ternak, Sambut Tim Verifikasi Lapangan SSIC 2026
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:18 WIB

Pemkot Makassar Tuntaskan BAST Renovasi, DPRD Segera Tempati Gedung Sementara di Pettarani

Senin, 27 Juli 2026 - 08:06 WIB

Komdigi Apresiasi Munafri, MCH Nabuka Nusantara Jadi Ruang Kreatif Anak Muda Makassar

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:03 WIB

Dirjen Keuda Kemendagri Dukung Program Prioritas Makassar, APBD Harus Berdampak Untuk Publik

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:38 WIB

Pemkab Jeneponto dan Dewan Profesor Unhas Bahas Solusi Ilmiah untuk Percepatan Pembangunan Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:13 WIB

SI-PAKATAU Diluncurkan, Bupati Paris Yasir Harap Inovasi Perlindungan Tenaga Kerja Maritim Benar-Benar Dirasakan Masyarakat

Berita Terbaru