Wali Kota Makassar: Potensi Pariwisata Makassar Harus Dikelola Lebih Terorganisir untuk Mendongkrak Ekonomi Kota

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam kegiatan Rembuk Daerah atau Tudang Sipulung Pentahelix Pariwisata Makassar yang digelar oleh Tourism Community di Hotel Four Points

Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam kegiatan Rembuk Daerah atau Tudang Sipulung Pentahelix Pariwisata Makassar yang digelar oleh Tourism Community di Hotel Four Points

Makassar, allnatsar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan Rembuk Daerah atau Tudang Sipulung Pentahelix Pariwisata Makassar yang digelar oleh Tourism Community di Hotel Four Points, Senin (15/9/2025). Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme, dengan diskusi yang hangat dan interaktif antara berbagai elemen masyarakat, termasuk akademisi, praktisi, komunitas, asosiasi, dan pelaku industri pariwisata.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri Arifuddin menyampaikan optimisme besar terhadap potensi pariwisata Makassar yang masih sangat besar. Ia menekankan pentingnya pengelolaan yang lebih terorganisir agar dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi perekonomian kota, termasuk dalam hal mendatangkan devisa.

“Kita harus melihat pariwisata dari sisi yang berbeda, apa yang kita punya dan tidak dimiliki tempat lain. Itu yang harus kita maksimalkan,” ungkapnya. Munafri juga membandingkan pariwisata Indonesia dengan Eropa dan negara maju, yang sudah lama mengoptimalkan keunikan dan kekhasan masing-masing daerah sebagai daya tarik wisata.

Tiga Fokus Utama Pengembangan Pariwisata Makassar

Baca Juga :  Perkuat Keamanan Laut ALKI II, Bakamla Bangun Stasiun Maritim di Makassar, Minta Dukungan Pemkot

Wali Kota Makassar tersebut menguraikan tiga fokus utama Pemkot dalam mengembangkan sektor pariwisata kota. Pertama, adalah pembangunan infrastruktur yang mendukung destinasi wisata. Infrastruktur yang baik, menurutnya, akan membuat wisatawan lebih nyaman dan memudahkan mereka untuk menjelajahi berbagai destinasi yang ada di Makassar.

Kedua, Pemkot Makassar juga akan memperkuat regulasi yang mendukung pengembangan pariwisata. Regulasinya harus jelas dan terarah, serta melibatkan masyarakat dalam proses pengembangan tersebut agar lebih berkelanjutan.

Ketiga, fokus pada pencarian dan pengembangan destinasi wisata baru. Munafri menekankan bahwa Makassar memiliki banyak potensi yang belum terekspos secara maksimal, sehingga perlu adanya upaya untuk menemukan dan mengembangkan destinasi-destinasi baru yang dapat menarik minat wisatawan.

Selain itu, Munafri juga mengungkapkan rencana Pemkot Makassar untuk mendukung event-event berskala nasional dan internasional. Pemkot merencanakan penganggaran hingga Rp5 miliar per bulan untuk mendukung kegiatan tersebut. Hal ini bertujuan agar Makassar menjadi tuan rumah bagi berbagai acara besar, yang diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung, baik untuk menghadiri acara maupun berkunjung ke destinasi wisata kota.

Baca Juga :  Munafri Minta Dukungan Pusat Perkuat Industri, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Makassar

“Menghadirkan event besar adalah salah satu cara untuk menarik lebih banyak orang datang ke Makassar. Namun, kita juga harus memastikan bahwa mereka tetap memiliki alasan untuk berkunjung ke destinasi wisata kita,” lanjutnya.

Munafri juga menegaskan pentingnya sinergi antara berbagai elemen masyarakat dalam mengembangkan pariwisata di Makassar. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, praktisi, komunitas, dan pelaku industri pariwisata, diharapkan sektor ini dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

“Kami siap mendukung dengan sumber daya yang ada, agar industri pariwisata dan ekonomi kreatif semakin hidup dan memberi manfaat luas,” tutupnya.

Melalui Tudang Sipulung Pentahelix Pariwisata Makassar ini, diharapkan dapat menghasilkan masukan yang konstruktif dan bermanfaat untuk pengembangan pariwisata Makassar, serta meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian kota di masa depan.

Berita Terkait

Dua Tahun Kepemimpinan Appi, Keringanan Pajak Hingga hingga 75 Persen ke Veteran dan Warga Kurang Mampu
APBD Perubahan Makassar Rp5,26 Triliun, Perlindungan Pekerja Rentan Diperkuat
Aliyah Mustika Ilham Buka Pembekalan Pra-CPMI, Tekankan Migrasi Aman dan Kompetensi Kerja
HIPMI Sulsel Gandeng Coach Armala, Perkuat Kaderisasi Kepemimpinan Pengusaha Muda
Usai Bertamu Appi, Pertamina Janji Tingkatkan Pelayanan SPBU dan Urai Antrean Lewat Buffer Zone 24 Jam
Kunjungi KBRI Tokyo, Aliyah Mustika Ilham Bahas Penguatan Kerja Sama Makassar–Jepang
Gelar Sweeping Rutin, UPTP Samsat Jeneponto Catat Peningkatan Signifikan Pajak Kendaraan
Munafri Buka Cooperative Expo 2026, Dorong Koperasi Bertransformasi dan Modern
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Dua Tahun Kepemimpinan Appi, Keringanan Pajak Hingga hingga 75 Persen ke Veteran dan Warga Kurang Mampu

Rabu, 30 September 2026 - 22:14 WIB

APBD Perubahan Makassar Rp5,26 Triliun, Perlindungan Pekerja Rentan Diperkuat

Rabu, 30 September 2026 - 17:31 WIB

Aliyah Mustika Ilham Buka Pembekalan Pra-CPMI, Tekankan Migrasi Aman dan Kompetensi Kerja

Senin, 28 September 2026 - 20:29 WIB

HIPMI Sulsel Gandeng Coach Armala, Perkuat Kaderisasi Kepemimpinan Pengusaha Muda

Minggu, 13 September 2026 - 22:01 WIB

Usai Bertamu Appi, Pertamina Janji Tingkatkan Pelayanan SPBU dan Urai Antrean Lewat Buffer Zone 24 Jam

Berita Terbaru

Opinion

Ketika Asap dari Seberang Pulau Sampai ke Langit Makassar

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:19 WIB