Wali Kota Munafri Temui Delegasi Lima Negara, Tawarkan Investasi di Makassar

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama delegasi luar negeri dan jajaran Pemkot Makassar menggelar jamuan makan siang dalam rangka mempererat hubungan kerja sama investasi di Surabaya

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama delegasi luar negeri dan jajaran Pemkot Makassar menggelar jamuan makan siang dalam rangka mempererat hubungan kerja sama investasi di Surabaya

SURABAYA, allnatsar.id – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025 yang berlangsung di Exhibition Hall Grand City Convex Surabaya, Jawa Timur, 6-10 Mei 2025.

Namun sebelum mengikuti Munas APEKSI 2025, wali kota yang akrab disapa Appi itu memanfaatkan peluang dengan menemui duta besar utusan dari berbagai negara di kota pahlawan tersebut.

Usai bertemu Konjen Amerika Serikat di Surabaya Christopher Green, Wali Kota Munafri bersama rombongan melanjutkan pertemuan dengan delegasi dari Belanda, Singapura, dan Inggris.

Pertemuan bersama tiga negara tersebut dirangkaikan dengan agenda makan siang. Berlangsung di Layar Resto Jalan KH Abdul Wahab Siamin Surabaya.

Turut hadir, Daryl Thio dan Annisa (ESG Singapore), Mario Law dan Andika (NBSO Belanda), Erlin (UK Embassy Surabaya), dan Charly (Director EDC).

Usai makan siang, Appi bertolak ke Kantor KOTRA Korea Selatan di Jalan Mayjen Sungkono Surabaya bertemu Director Kotra, Boreum Lee.

Wali Kota Munafri mengatakan bahwa pertemuan dengan delegasi dari berbagai negara bertujuan menarik minat investor asing untuk tidak ragu berinvestasi di Kota Makassar.

“Pertemuan dengan beberapa perwakilan negara. Jadi kami mengajak berinvestasi, artinya kalau mereka tertarik ke Indonesia timur, peluang bisnis dan pembangunan terbuka lebar, kata Appi, Rabu (7/5/2025).

Menurut Appi, peluang pengembangan bisnis di Kota Makassar sangat besar dan menjadi daya tarik bagi investor asing.

Baca Juga :  Munafri Paparkan Program Makassar Creative Hub di Forum Internasional WCSMF 2025

Ia menyarankan agar perwakilan negara sahabat membuka kantor di Makassar sebagai pintu masuk strategis untuk menjangkau wilayah Indonesia Timur.

Kata dia, perwakilan negara yang ditemui memiliki latar belakang dan spesialisasi masing-masing dalam bidang investasi. Bahkan beberapa di antaranya sudah pernah berkunjung ke Makassar sebelumnya.

“Hari ini ada empat negara, setelah Konjen Amerika, Kami bertemu perwakilan negara lain dari Belanda, Inggris, dan Singapura, lanjut Korsel,” ungkap Appi menambahkan.

Appi berharap, melalui pertemuan ini para investor tertarik berkolaborasi dengan berbagai program Pemkot Makassar, termasuk pembangunan stadion dan transformasi layanan publik.

“Mudah-mudahan pertemuan ini mereka kembali lagi untuk kita memastikan apa yang menjadi bentuk kolaborasi, dengan berbagai macam program yang kami canangkan. Termasuk pembangunan stadion, transformasi publik, dan sanitasi lingkungan. Jadi, stadion masuk,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Makassar Helmy Budiman, mengatakan kunjungan ke delegasi negara di Surabaya membahas berbagai peluang kerja sama, terutama di bidang investasi dan pengembangan kota.

Baca Juga :  Wamendagri Ajak Pemuda Jadi Pemimpin Berintegritas di Indonesia Youth Summit 2025

Pada pertemuan tersebu, Helmy menyebut ada beberapa proyek yang ditawarkan oleh Pemkot Makasar yang sejalan dengan Visi-Misi Pemerintahan Munafri-Aliyah lima tahun ke depan.

“Tentu, fokus pak wali kota sangat banyak. Di sektor pendidikan, kesehatan, kemudian infrastruktur yang ada di Kota Makassar. Termasuk yang kita tawarkan pengelolaan sampah dan stadion di Untia, penting juga kita bahas,” terangnya.

Helmy pun berharap pertemuan ini tidak berhenti di sini. Tapi ada tindak lanjut ke depannya.

“Kita berharap pembangunan ke depan tidak mengandalkan APBD kita, tetapi membutuhkan kolaborasi, pastinya negara-negara yang bisa membantu kita,” tutup Helmy.

Berita Terkait

Gerak Cepat Munafri, THR ASN hingga PPPK Paruh Waktu dan Penuh Waktu Waktu Mulai Dicairkan
Pemkot Makassar Tetapkan Zakat Fitrah 2026: Mulai Rp40 Ribu – Rp56 Ribu, Setara 4 Liter Beras per Jiwa
Pemkot Makassar Percepat Penanganan Banjir Manggala, Drainase Blok 8 dan 10 Dibehani
Tegaskan Makassar Lakomotif Pembangunan Indonesia Timur, Munafri Fokuskan RKPD 2027 pada Empat Pilar
Wali Kota Makassar Tekankan Standarisasi Layanan dan Keselamatan Transportasi
Perkuat Soliditas: KNPI Sulsel Gelar Silaturahmi Pengurus di Bawah Kepemimpinan Fadel Muhammad Taufan
DJP Sulselbartra Apresiasi Pemkot Makassar, Munafri Jadi Panutan Lapor SPT Lebih Awal
Pemkot Makassar-Kemenhub Rakor Bahas Percepatan Revitalisasi Terminal Daya
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 03:28 WIB

Gerak Cepat Munafri, THR ASN hingga PPPK Paruh Waktu dan Penuh Waktu Waktu Mulai Dicairkan

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Pemkot Makassar Tetapkan Zakat Fitrah 2026: Mulai Rp40 Ribu – Rp56 Ribu, Setara 4 Liter Beras per Jiwa

Senin, 9 Maret 2026 - 13:28 WIB

Pemkot Makassar Percepat Penanganan Banjir Manggala, Drainase Blok 8 dan 10 Dibehani

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:58 WIB

Tegaskan Makassar Lakomotif Pembangunan Indonesia Timur, Munafri Fokuskan RKPD 2027 pada Empat Pilar

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:37 WIB

Wali Kota Makassar Tekankan Standarisasi Layanan dan Keselamatan Transportasi

Berita Terbaru