Makassar, allnatsar.id – Suasana duka menyelimuti kawasan Jalan Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Minggu (14/6/2026) malam.
Seorang wanita muda berinisial ANA ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar kosnya dengan luka gorok pada bagian leher.
Ketua PK KNPI Kecamatan Tamalate, Iqra Sarbakti Nur beserta jajaran pengurus mendatangi lokasi kejadian setelah peristiwa tersebut diketahui.
Kehadiran jajaran KNPI di lokasi merupakan bentuk empati dan duka cita yang mendalam terhadap korban serta keluarga yang ditinggalkan.
“Kami sangat berduka dan prihatin atas musibah ini. Kehadiran kami di sini sebagai bentuk simpati kepada korban dan keluarga. Kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian agar ditangani secara profesional dan transparan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Ketua PK KNPI Tamalate di lokasi kejadian.
Ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar kosnya dengan luka gorok pada bagian leher.
Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abdul Latif, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian membenarkan adanya tindak pidana pembunuhan tersebut.
Pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan warga terkait dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh suami korban pada Minggu (14/6/2026) malam sekitar pukul 21.30 WITA.
“Pelaku yang merupakan suami korban sendiri sudah kami amankan. Saat ini, kami juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam yang diduga digunakan pelaku untuk membunuh istrinya, telepon seluler, serta pakaian korban,” ujar Iptu Abdul Latif.
Sementara itu, Ketua RT 1, RW 4 Kelurahan Mannuruki, M. Muzakar (58), mengungkapkan bahwa korban dan suaminya adalah warga pendatang yang baru sekitar setahun mengontrak di lingkungannya.
Selama ini, menurut keterangan warga, tidak terdengar adanya keributan besar yang mencurigakan di rumah kontrakan tersebut.
“Mereka baru sekitar setahun di sini dan sudah dikaruniai satu orang anak. Kami tetangga cukup terkejut dengan kejadian ini karena sebelumnya tidak terdengar ada kegaduhan di kediaman mereka,” ungkap Muzakar.
Saat ini, jasad korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim forensik.
Kasus ini kini ditangani sepenuhnya oleh pihak Polsek Tamalate untuk mendalami motif serta proses hukum lebih lanjut atas tindakan sang suami tersebut.









