Efisiensi Anggaran MBG 2026: Pemerintah Komitmen Jaga Kualitas Tanpa Bebani APBN

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, allnatsar.id Pemerintah terus melakukan optimalisasi terhadap pelaksanaan program prioritas nasional, Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa proyeksi kebutuhan anggaran untuk program MBG pada tahun 2026 diperkirakan berada di bawah angka Rp 260 triliun.

Angka ini merupakan revisi ke bawah dari proyeksi awal, yang menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam melakukan penajaman anggaran tanpa mengorbankan kualitas nutrisi maupun tujuan utama program dalam meningkatkan kesejahteraan gizi masyarakat.

Penyesuaian anggaran ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Kementerian Keuangan dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang. Purbaya menegaskan bahwa inisiatif efisiensi ini muncul langsung dari hasil evaluasi internal BGN.

Baca Juga :  Wakil Walikota Makassar Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG Polres Pelabuhan Makassar

“Hasil evaluasi BGN menunjukkan bahwa masih terdapat ruang efisiensi yang signifikan dalam pelaksanaan program ini. Kami telah membahas rencana ini bersama Kepala BGN, dan detail mengenai efisiensi tersebut akan disampaikan langsung oleh pihak lembaga kepada publik,” ujar Purbaya.

Langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk menjalankan program kerakyatan secara efektif dan berkelanjutan. Dengan melakukan efisiensi, pemerintah tidak hanya berupaya mencapai target gizi nasional, tetapi juga menjaga disiplin fiskal agar postur APBN tetap sehat dan berdaya tahan.

Baca Juga :  Munafri - Aliyah Saksikan Menag RI, Resmikan RS UIN Alauddin di Makassar

Program MBG, yang menjadi salah satu pilar utama dalam membangun sumber daya manusia unggul, kini memiliki model operasional yang lebih ramping dan terukur. Fokus pemerintah tetap konsisten: memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan dampak maksimal bagi penerima manfaat, terutama bagi generasi muda Indonesia, dengan manajemen biaya yang lebih cerdas dan transparan.

Langkah efisiensi ini diharapkan dapat menjadi preseden baik bagi pengelolaan program-program nasional lainnya, di mana optimalisasi anggaran justru menjadi kunci dalam memperluas cakupan dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Berita Terkait

Makassar Tuan Rumah, Wali Kota Munafri Sambut 1.173 Peserta MTQ KORPRI Nasional
Dosen UNM Latih Kreativitas Seni Digital Siswa SMP Ranggong Daeng Romo Berbasis Aplikasi SketchBook
Pemerintah Percepat Penanganan Bencana NTT, Total 253 Ton Logistik Tiba di Wilayah Terdampak
Jelang 17 Agustus, Munafri Perkuat Tiga Pilar Jaga Kamtibmas, Geng Motor Jadi Perhatian
BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat
Makassar Perkuat Toleransi, Wali Kota Munafri Sambut Peserta Rakernas BAMAGNAS ke-V
Enam Talenta Siswa Makassar Tembus FLS3N Nasional, Wali Kota Siapkan Beasiswa sebagai Apresiasi
Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Jamuan Resmi The 9th ASCN Annual Meeting dan BEC Awards 2026 di Banyuwangi
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Makassar Tuan Rumah, Wali Kota Munafri Sambut 1.173 Peserta MTQ KORPRI Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Dosen UNM Latih Kreativitas Seni Digital Siswa SMP Ranggong Daeng Romo Berbasis Aplikasi SketchBook

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Pemerintah Percepat Penanganan Bencana NTT, Total 253 Ton Logistik Tiba di Wilayah Terdampak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Jelang 17 Agustus, Munafri Perkuat Tiga Pilar Jaga Kamtibmas, Geng Motor Jadi Perhatian

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:53 WIB

BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat

Berita Terbaru