Sigap! BPBD Makassar Evakuasi Balita 3 Tahun yang Terpisah Saat Bermain

- Jurnalis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, allnatsar.id – Kepanikan sempat melanda warga Jl. Nuri Baru Lorong 14, Kelurahan Bonto Rannu, Kecamatan Mariso, setelah seorang anak berusia tiga tahun bernama Nurul Alfifa dilaporkan terpisah dari teman-temannya saat bermain, Selasa siang (26/8/2025) sekitar pukul 12.30 WITA.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar segera bergerak cepat melakukan pencarian setelah menerima laporan dari warga setempat. Upaya evakuasi dilakukan dengan mengerahkan perahu karet serta ambulans untuk memastikan keselamatan korban.

Beruntung, Nurul berhasil ditemukan dalam keadaan hidup, sadar, dan bernapas normal. Tim medis yang melakukan pemeriksaan awal memastikan bahwa tidak ada luka serius ataupun memar yang ditemukan pada tubuh korban. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke tempat yang lebih aman dengan pengawasan warga dan aparat di lokasi.

Baca Juga :  BPBD Kota Makassar Perkuat Mitigasi Bencana dengan Teknologi Early Warning System (EWS) Banjir

Pelapor lapangan, Rusdi Kasitrantip, menyampaikan bahwa kondisi Nurul Alfifa stabil dan tetap mendapatkan perhatian penuh dari tim BPBD maupun warga sekitar. “Alhamdulillah anaknya ditemukan dalam kondisi selamat. Saat ini masih dalam pemantauan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

 

Insiden ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya para orang tua, untuk senantiasa meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di area publik, terutama di sekitar lokasi yang rawan seperti pinggir sungai, dermaga, ataupun jalanan padat penduduk.

BPBD Kota Makassar juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak lengah dalam menjaga anak-anak. “Kami mengingatkan agar setiap orang tua atau pendamping selalu mendampingi anak-anak mereka. Kejadian seperti ini bisa saja berulang jika tidak ada pengawasan yang ketat,” tegas salah satu anggota tim BPBD di lokasi.

Dengan adanya respons cepat dari tim BPBD Kota Makassar, insiden ini dapat ditangani dengan baik tanpa menimbulkan korban jiwa. Warga setempat pun memberikan apresiasi atas kesigapan tim evakuasi yang langsung turun tangan begitu menerima laporan.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Dorong Aksi Nyata Mahasiswa Unhas, Inovasi Sampah hingga UMKM

Kasus ini menegaskan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya keselamatan anak-anak yang rentan terhadap risiko di area terbuka.

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Jeneponto Gelar RDP Bahas Program Pendidikan dan Kebudayaan 2026
Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 Berlangsung Khidmat
Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Pertanian UIT Kunjungi TPS 3R Rusunawa Mariso
Hadiri HUT KPI Gereja Toraja, Appi: Kota Makassar Dibangun dengan Semangat Kebersamaan
Wali Kota Makassar Isi WFH Bersama SKPD Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah
Pemkab Jeneponto Perpanjang Kontrak Ratusan PPPK, Bupati Tekankan Disiplin dan Kinerja
Dari Desa untuk Negeri, TMMD ke-128 Jeneponto Fokus Bangun Infrastruktur dan Kesejahteraan
Wali Kota Makassar Hadiri Rakor Pengembangan Infrastruktur Dasar, Fokus PSEL di Antang
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 17:06 WIB

Komisi IV DPRD Jeneponto Gelar RDP Bahas Program Pendidikan dan Kebudayaan 2026

Senin, 27 April 2026 - 13:48 WIB

Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 Berlangsung Khidmat

Senin, 27 April 2026 - 13:35 WIB

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Pertanian UIT Kunjungi TPS 3R Rusunawa Mariso

Senin, 27 April 2026 - 10:08 WIB

Hadiri HUT KPI Gereja Toraja, Appi: Kota Makassar Dibangun dengan Semangat Kebersamaan

Sabtu, 25 April 2026 - 06:43 WIB

Wali Kota Makassar Isi WFH Bersama SKPD Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah

Berita Terbaru