Makassar, allnatsar.id – Sekretaris Forum Ketahanan Nasional (FORTANAS) Kota Makassar, Hary Satrian atau Ian, angkat bicara menanggapi pernyataan Anggota DPR RI Komisi III dalam RDP bersama Baharkam terkait evaluasi kinerja dan persiapan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.
Ian menyampaikan bahwa memang dalam beberapa waktu terakhir masyarakat Kota Makassar dihebohkan dengan fenomena tembak-tembak jeli yang dilakukan oleh sejumlah remaja. Ia mengingatkan agar kondisi tersebut tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu yang berpotensi merusak tatanan kehidupan masyarakat di Kota Makassar.
“Kami melihat akhir-akhir ini Makassar cukup dihebohkan dengan aksi tembak-tembak jeli yang dilakukan oleh sejumlah remaja. Hal ini perlu menjadi perhatian bersama agar jangan sampai dimanfaatkan oleh oknum yang ingin merusak tatanan masyarakat Kota Makassar,” ujarnya.
Ian juga menyampaikan apresiasi kepada aparat kepolisian yang selama ini terus berupaya menjaga kondusifitas dan keamanan di Kota Makassar. Menurutnya, langkah-langkah yang dilakukan oleh kepolisian patut didukung oleh seluruh elemen masyarakat.
“Kami tentu mengapresiasi aparat kepolisian yang selama ini telah bekerja keras menjaga kondusifitas Kota Makassar. Upaya tersebut perlu didukung bersama oleh masyarakat agar keamanan tetap terjaga,” katanya.
Lebih lanjut, Ian menegaskan bahwa pernyataan Andi Amar Ma’ruf tidak dimaksudkan untuk mendiskreditkan aparat kepolisian. Justru sebaliknya, pernyataan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan pengingat bagi semua pihak agar lebih waspada terhadap potensi gangguan keamanan di tengah masyarakat.
“Pernyataan beliau bukan untuk mendiskreditkan aparat kepolisian, melainkan sebagai bentuk kepedulian agar kita semua lebih waspada dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban di Kota Makassar,” tutup Ian.







