GOWA MEMANAS: Bentrok Massa Pecah di Depan DPRD Saat Sidang RDP Pansus

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tangkapan layar hati damai media saat RDPU di DPRD Gowa

tangkapan layar hati damai media saat RDPU di DPRD Gowa

Gowa, allnatsar.id — Ketegangan politik di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memuncak pada Senin (11/5/2026). Massa pro dan kontra terlibat bentrok di depan gedung DPRD Gowa saat berlangsungnya Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan kasus asusila yang menyeret Bupati Gowa, Husniah Talenrang.

Ketegangan bermula sekitar pukul 10.00 WITA ketika kelompok massa yang mengatasnamakan Aliansi Gowa Damai menggelar aksi orasi. Dalam tuntutannya, mereka menegaskan bahwa isu video asusila yang menimpa bupati merupakan bentuk rekayasa politik untuk menjatuhkan kredibilitas pimpinan daerah.

Namun, situasi yang semula kondusif mendadak berubah anarkis. Sekelompok warga yang mengenakan seragam adat muncul di lokasi dan melakukan penyerangan terhadap para pengunjuk rasa. Sehingga memaksa aparat keamanan bertindak cepat untuk melerai kedua belah pihak.

Baca Juga :  Husniah Talenrang Dicopot, Ashabul Kahfi Ditunjuk Pimpin PAN Sulsel

Di dalam gedung legislatif, DPRD Gowa tetap melanjutkan agenda RDP meskipun situasi di luar memanas. Pihak pimpinan DPRD memutuskan untuk menggelar sidang secara tertutup dengan pertimbangan isu yang dibahas menyangkut ranah pribadi dan nama baik kepala daerah dan untuk mencegah kebocoran informasi yang belum terverifikasi yang dapat memicu eskalasi massa lebih besar.

Hingga berita ini diturunkan, gedung DPRD Gowa masih dijaga ketat oleh ratusan personel kepolisian dari Polres Gowa. Penjagaan berlapis dilakukan guna mengantisipasi bentrokan susulan antara kedua kubu.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Tegaskan Komitmen Jaga Ketahanan Pangan Lewat Gerakan Pangan Murah

Di sisi lain, tekanan terhadap legislatif terus mengalir. Kelompok kontra mendesak DPRD Gowa untuk segera mengambil langkah konkret, termasuk kemungkinan pengusulan pemberhentian sementara, demi kejelasan status kepemimpinan di Kabupaten Gowa.

“Kami meminta DPRD bertindak tegas. Daerah ini butuh kepastian hukum dan moral dari seorang pemimpin,” ujar salah satu koordinator aksi di lapangan.

Pihak Pemerintah Kabupaten Gowa maupun perwakilan Bupati Husniah Talenrang belum memberikan keterangan resmi tambahan terkait insiden bentrokan maupun jalannya RDP di DPRD hari ini.

Berita Terkait

Kemendagri Setujui, Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut, 24 Peserta Siap Ikuti Tahap Wawancara
Akhiri Praktik Lama, Munafri Terapkan Karier ASN Transparan Berbasis Digital Lewat Sistem Merit
Lindungi 81 Ribu Pekerja Rentan, RT/RW hingga Pekerja Seni, Kota Makassar Digganjar di Tingkat Nasional
Menkeu Purbaya Putuskan PSEL Makassar Tak Ditender Ulang, Proyek PSN Tetap Dibangun di Tamalanrea
Jangan Asal Serahkan KTP: Kemendagri Ingatkan Risiko Kebocoran Data Pribadi
Presiden Prabowo dan Menteri ESDM Bahlil Hadiri KTT ASEAN ke-48 di Filipina, Bahas Ketahanan Energi Kawasan
Mantan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Kembali Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Bibit Nanas
PSG Tantang Arsenal di Final Liga Champions 2026, Duel Raksasa Eropa Siap Membara
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 17:25 WIB

GOWA MEMANAS: Bentrok Massa Pecah di Depan DPRD Saat Sidang RDP Pansus

Senin, 11 Mei 2026 - 17:07 WIB

Kemendagri Setujui, Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut, 24 Peserta Siap Ikuti Tahap Wawancara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:31 WIB

Akhiri Praktik Lama, Munafri Terapkan Karier ASN Transparan Berbasis Digital Lewat Sistem Merit

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:24 WIB

Lindungi 81 Ribu Pekerja Rentan, RT/RW hingga Pekerja Seni, Kota Makassar Digganjar di Tingkat Nasional

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:57 WIB

Menkeu Purbaya Putuskan PSEL Makassar Tak Ditender Ulang, Proyek PSN Tetap Dibangun di Tamalanrea

Berita Terbaru